Kota PadangPadang adalah kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatera dan ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini merupakan pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia.
Pahami
[sunting]Padang, ibukota provinsi Sumatera Barat, kota ini juga sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara serta sebagian besar digunakan oleh wisatawan sebagai titik akses ke Pantai Bungus, tempat berselancar di Kepulauan Mentawai, perbukitan yang berada di Bukittinggi, dan Taman Nasional Kerinci Seblat.
Sebagian mengatakan kota ini sangat menyenangkan dengan panorama, baik dengan arsitektur yang bagus, pantai Padang khas dan orang-orang sangat ramah. Kota ini juga menjadi rumah bagi makanan Padang lezat dan kota ini diisi dengan restoran dan warung pinggir jalan.
Menuju ke sini
[sunting]Dengan pesawat
[sunting]- 1 Bandar Udara Internasional Minangkabau (PDG IATA) (berlokasi 23 km arah barat laut dari Kota Padang). Gerbang utama menuju ke Sumatera Barat dengan penerbangan rutin antara Sumatera dan Jawa (dilayani oleh Garuda-Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink, dan Wings Air), serta ke Kuala Lumpur (AirAsia). Penerbangan langsung ke Padang bisa dari: Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Surabaya, Bengkulu kemudian dari luar negeri dari Kuala Lumpur.

- 2 Stasiun Kereta Api BIM (Stasiun BIM), Katapiang, Kec. Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. dari Bandara pengunjung dapat memilih menggunakan KAI lokal menuju pusat Kota Padang, harga tiket Kereta Api Bandara (KA BIM) Padang dari Stasiun Padang ke Bandara Minangkabau (BIM) adalah Rp10.000 per penumpang, sementara tarif untuk perjalanan antar-stasiun singgah (seperti dari Stasiun Air Tawar ke Tabing) adalah Rp5.000, menggunakan kereta Sibinuang, dan pembayaran wajib cashless. Pembelian tiket bisa langsung di loket atau melalui aplikasi.
- Bus Damri Airport (Damri Bandara), Katapiang, Kec. Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. menghubungkan bandara tersebut dengan kota Padang dengan tarif Rp 25.000 per orang. Rutenya melewati hotel-hotel besar di Padang. Bus berangkat dari kota setiap jam mulai pukul 04:30 dan yang terakhir pukul 18:00. Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit tergantung pada lalu lintas.
- . Taksi lokal, taksi online, ojek online dan mobil sewaan juga tersedia di bandara BIM untuk menuju Pusat Kota Padang atau ke daerah lainnya.
Dengan Bus
[sunting]Terdapat beberapa kendaraan umum yang bisa digunakan untuk menuju ke kota ini misalnya Trans padang untuk kendaraan di dalam kota dan mini bus travel untuk antar kota/kabupaten.
Wisata Alam (Natural Tourism)
[sunting]Goa Kelelawar Padayo

Lihat
[sunting]- 1 Museum Adityawarman (Museum Adityawarman), Jl Diponegoro, ☏ +62 751 31523. 07.30-15.00. Museum milik negara yang mengeksplorasi sejarah & budaya daerah dalam bangunan beratap menara tradisional. Tersedia teks dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Rp5.000.
- 2 Taman Budaya Sumatera Barat (Tambud), JL. P Diponegoro No.31, ☏ (0751) 22752. 09.00-17.00. merupakan sebuah bangunan yang menjadi pusat kesenian Pulau Sumatra, khususnya Kota Padang, Sumatra Barat. Dulunya tempat ini merupakan sebuah lapangan yang dijadikan sebagai sarana olahraga, khususnya bola kaki dan juga tempat diadakannya "Padang Fair", yang dirancang sebagai ajang promosi dagang dan industri tahunan.
- 3 Pantai Air Manis (Pantai Air Manis), JL. Air Manis, ☏ (0751) 22752. merupakan bagian dari kekayaan sejarah dan mitos di daerah Padang, Sumatera Barat. Pantai ini dikenal karena alamnya yang indah dan mempunyai cerita legendaris yang menarik, yakni legenda Batu Malin Kundang. Ada sebuah pulau pasang surut dari pantai di sini, dengan air dan pasir yang bersih (menurut standar Indonesia). 5.000-15.000.
- 4 Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi (Masjid Raya Sumatera Barat), Jl Khatib Sulaiman. 24 Jam. Masjid ini memiliki nama lain yaitu Masjid Mahligai Minang. Desain dari masjid ini dirancang oleh seorang arsitek bernama Rizal Muslimin, yang didasarkan pada tiga simbol kehidupan yaitu mata air, bulan sabit dan rumah gadang. Secara keseluruhan bangunan masjid dirancang dengan memadukan aspek tradisional masyarakat setempat dan kebudayaan Islam dengan konsep modern. Hal ini sejalan dengan falsafah adat masyarakat Minangkabau yaitu “Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah”. Falsafah ini berarti adat dan agama adalah dua hal yang senantiasa berjalan beriringan.
- 5 Masjid Raya Ganting (Masjid Raya Gantiang), Jl. Ganting No.1. 24 Jam. Ini adalah masjid tertua di Padang dan salah satu yang tertua di Indonesia. Bangunan Masjid Raya Ganting memiliki gaya arsitektur Timur Tengah dan Eropa awalnya dibangun sangat sederhana pada tahun 1790. Bangunan dibuat dari bahan kayu dan atap dari rumbia. Atas prakarsa dari tokoh masyarakat setempat yaitu angku Gapuak (saudagar), Angku Syeh Haji Uma (tokoh masyarakat), dan angku Syeh Kepala Koto (ulama) bersepakat untuk mendirikan masjid yang lebih baik lagi pada tahun 1805. Masjid didirikan di atas tanah wakaf dari masyarakat suku Chaniago dan biayanya diperoleh dari para saudagar yang berasal dari Padang, Sibolga, Medan, Aceh, dan ulama Minangkabau.
- 6 Pantai Padang (Taplau), Jl. Samudera No.16. 24 Jam. merupakan sebuah pantai yang terletak di Kota Padang, Sumatra Barat. Pantai ini sering disebut sebagai Taplau, yakni singkatan dari tapi lauik yang artinya tepi laut dalam bahasa Minang. Pantai ini berada di kawasan perkotaan yang padat di Kecamatan Padang Barat, terbentang dari Kelurahan Purus hingga muara Sungai Batang Arau. Pemandangannya yang indah membuat pantai ini ramai dikunjungi orang, terutama ketika sunset. Banyak juga wisatawan yang berselancar ketika ombak di pantai sedang tinggi. Pantai ini semakin menarik wisatawan karena adanya Monumen IORA (Indian Ocean Rim Association) dan Monumen Merpati Perdamaian yang cocok untuk dimanfaatkan sebagai spot berfoto-foto dan tentunya jadi tempat kulineran juga.
- 7 Jembatan Siti Nurbaya (Jemsit), Jl. Kp. Batu, Batang Arau. 24 Jam. jembatan yang membentang sepanjang 156 meter di atas Sungai Batang Arau, Kota Padang, Sumatra Barat. Jembatan ini menghubungkan pusat kota dengan seberang Padang. Mengambil nama dari novel klasik Siti Nurbaya karya Marah Rusli, jembatan ini adalah akses menuju Gunung Padang, salah satu latar tempat Siti Nurbaya.
- 8 Masjid Al-hakim (Masjid Taplau), Jl. Samudera, ☏ (0751) 442603. 24 Jam. Perpaduan arsitektur megah ala Taj Mahal serta panorama tepi pantai, menjadikan Masjid Al Hakim Padang sebagai salah satu masjid terindah di Tanah Minang. di kawasan masjid juga ada mini market dan umkm lokal.
Lakukan
[sunting]Bersantai adalah hal utama yang bisa dilakukan di sini. Kota ini sebagian besar merupakan kota administratif. Sejujurnya, tidak banyak yang bisa dilakukan di pusat kota. Namun, jika Anda pergi ke pusat kota, beberapa tempat menarik menanti untuk dijelajahi. Tempat-tempat ini antara lain Pulau Sikuai, Sungai Lubuk Minturun (sebuah 'jacuzzi alami'), dan Teluk Bungus (sungai air kristal), semuanya terletak di Padang selatan.
Biliar/biliar adalah olahraga populer dan ada beberapa tempat yang tersebar di sekitarnya.
Kehidupan malamnya relatif sepi karena Padang adalah kota kecil dengan komunitas Muslim yang cukup taat. Bar tersedia di beberapa hotel, tetapi jangan berharap ada alkohol.
Jika Anda bisa menemukan jalan ke Pecinan dan menikmati kripik Padang (kerupuk, tersedia dalam dua rasa: pedas dan manis), itu juga bisa menjadi ide yang bagus. Di Pecinan, Anda juga bisa menjelajahi perpaduan makanan Minang-Tionghoa.
- dMess, Jl Thamrin No 5 (Terletak di belakang area restoran). 11:00-02:00. Aula biliar yang luas dengan 21 meja berstandar internasional.
- Mendaki Bukit Gado-gado. Disarankan: sepatu yang bagus, celana panjang, tongkat pendakian, air, makanan ringan, dan obat nyamuk. Hindari jika hujan. Mulailah lebih awal untuk menghindari panas. Rute beragam: beton, tanah, aspal. Banyak bagian yang curam dan bisa sangat licin jika setelah hujan. Mulailah dari Jembatan Siti Nurbaya, ambil salah satu dari dua jalur (tangga) menanjak dan belok kiri di jalan (tidak di banyak rumah di sekitar). Anda akan melihat beberapa makam Tionghoa, berjalanlah ke kanan dari 'Mushalla Nurul Ikhlas'. Tangganya banyak lumut, yang dapat membuatnya lebih licin jika baru saja hujan. Ada tanda 'Selamat Datang' tepat sebelum tempat istirahat dengan tanda 'Anak Nagari Bukit Kandang'. Jalan beton yang sedikit lebih jauh akan digantikan oleh jalan tanah saja. Di persimpangan berikutnya, terus lurus. Lewati rumah/toko biru kecil, dengan kemungkinan anjing-anjing menggonggong. Di rumah berpenghuni berikutnya, teruslah di jalan setapak di sebelah kirinya. Tanyakan jika tidak yakin. Sebagian jalan setapak tidak begitu jelas, terawat dengan baik. Ikuti bukit. Anda akan melihat beberapa pohon karet sebelum mencapai tujuan. Puncak antena dicapai setelah total pendakian 60–75 menit. Di sebelah kiri, pemandangan Padang. Di sebelah kanan, antena dan rumah media (PT. Iindostar Padang Televisi, Bukit Gado Gado) dan jalan menurun. Dalam perjalanan menurun, Anda dapat menggunakan jalan sebelumnya, atau jalan lain, juga kurang lebih merupakan campuran jalan aspal dan tanah. Lebih banyak aspal, lebih banyak jalan memutar dan lebih panjang tetapi juga beberapa pemandangan pantai dan pulau-pulau terdekat. Jalan tanah mungkin tidak terlalu terlihat/terawat. Bahkan ketika kembali ke jalan utama, sepertinya tidak ada angkot/minibus kembali (atau sebagian 402). Jalur yang lebih panjang (aspal sampai jalan utama, potong jalan beton kecil sebelum Masjid Jabaldiin – sekitar 2 jam. Gratis.
- Mendaki Gunung Padang
Berselancar
[sunting]Pantai Air Manis adalah tempat berselancar yang sangat bagus untuk pemula dengan ombak yang tenang dan tidak terlalu besar. Tempat ini juga berfungsi selama musim sepi, tetapi ombaknya bisa tidak konsisten. Ada beberapa pilihan untuk menyewa papan selancar di sepanjang pantai. Harga sekitar Rp50.000/papan/hari. Petunjuk arah: Angkot dari pasar ke pantai, tarif Rp5.000, perjalanan terakhir pukul 17.00.
Beli
[sunting]Ada banyak toko di pinggir jalan, seperti di tempat lain di Indonesia. Ada dua mal, Minang Plaza, yang lebih kecil dan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan supermarket dan pakaian dasar Anda. Ada sedikit makanan Barat di Plaza Andalas, yaitu Papa Ron's Pizza.
Berbelanja di Andalas sedikit lebih baik, tetapi saat ini, mal-malnya lebih sederhana, kebanyakan produk dan toko lokal lokal. Tidak ada peritel besar di sini. Merek-merek terkenal tidak mudah ditemukan. Anda bisa menemukan beberapa perlengkapan selancar di Plaza Andalas - tapi hanya itu saja.
Ada juga Gramedia di seberang jalan dari Plaza Andalas.
- Ramayana (Plaza Andalas), Jl Pemuda. Kawasan perbelanjaan, terkenal di kalangan warga lokal. Anda bisa mendapatkan barang-barang murah di sini.
- Basko Grand Mall, Jl Prof Dr Hamka. KFC, Pizza Hut, J.CO, Bread Talk, Matahari, Solaria, Foodmart, dll. Basko Grand Mall
Makan
[sunting]Padang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki kuliner yang lezat. Contohnya yaitu Sate Padang, Lontong Padang, Ayam pop, Rendang, nasi Padang dan banyak makanan tradisional lainnya.
- Sate Itjap, Jln. Rasuna Said no. 99 Telp +62 812-6633-868, Padang 25114 Indonesia (Berjarak 1,2 km dari ibukota Kota Padang), ☏ +62 812-6633-868. Satu porsi sate seharga Rp.30.000.
- Lamun Ombak, Jl. Khatib Sulaiman 99, Padang 25137 Indonesia (Berjarak 3,6 km dari ibukota Kota Padang). Rata-rata harga menu makanan di restoran ini, berkisar 15 ribu - 80 ribu rupiah.
- Sate Pono, Jl. Gajah Mada No. 30, Padang Utara, Padang (Berjarak 850 m dari ibukota Kota Padang). Satu porsi sate rata-rata seharga Rp 16.000.
Minum
[sunting]- Teh Talua
- Kopi Susu Kawa
- Teh Telur Tapai
- Tomat TOP
- Kalikih Santan
- Kopi Kawa
- Aia Aka
- Aia Sampayang