Lompat ke isi

Reset GPX untuk halaman ini
Dari Wikiwisata

Korea Selatan (한국, 韓國 Hanguk), resminya Republik Korea (대한민국, 大韓民國 Daehan Minguk) adalah negara yang berada di Asia Timur. Korea Selatan menguasai sebagian daerah selatan semanjung Korea, dengan Korea Utara di utara, Tiongkok di sebelah lautan bagian barat dan Jepang yang berada di sebelah timur.

Dikenal sebagai "Negeri Ginseng", Korea telah lama menjadi jembatan budaya antara negara-negara tetangganya, Tiongkok dan Jepang. Korea Selatan telah bangkit dari bayang-bayang masa lalunya yang penuh gejolak dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama dunia. Budaya pop Korea Selatan telah sangat populer di Asia Timur dan Tenggara sejak pergantian abad ke-21, dan telah menjadi populer secara global sejak tahun 2020-an, yang mendorong peningkatan jumlah wisatawan ke negara ini. Meskipun modern, orang Korea juga sangat bangga dengan sejarah dan tradisi mereka, dan ada banyak situs bersejarah yang terpelihara dengan baik yang dapat memberikan penggemar sejarah sekilas pandang ke masa lalu kuno.

Wilayah

[sunting]

Korea Selatan terbagi menjadi sembilan provinsi, seperti yang tercantum di bawah ini. Kota-kota terbesar merupakan wilayah pemerintahan yang terpisah, tetapi Wikiwisata memasukkannya ke dalam provinsi yang paling relevan.

Wilayah di Korea Selatan - Peta dengan kode warna
 Gyeonggi
Mengelilingi Seoul dan tertutup oleh perluasan perkotaan, dengan Zona Demiliterisasi Korea di dekatnya.
 Gangwon
Keajaiban alam dengan Taman Nasional Seoraksannya, pantai, dan resor ski.
 Chungcheong Utara (juga dikenal sebagai Chungbuk)
Sebuah provinsi tanpa pantai yang dipenuhi pegunungan dan taman nasional.
 Chungcheong Selatan (juga dikenal sebagai Chungnam)
Bagian barat tengah negara ini. Daerah datarnya terdiri dari hamparan sawah. Titik pertemuan jalur kereta api dan jalan raya utama dan terkenal dengan sumber air panasnya.
 Gyeongsang Utara
Provinsi terbesar dan daerah terkaya untuk situs sejarah dan budaya, seperti Andong, Gyeongju dan kepulauan Ulleungdo
 Gyeongsang Selatan
Terkenal dengan kota-kota tepi laut dan pantai-pantainya yang indah, tempat sebagian besar warga Korea menghabiskan liburan musim panasnya.
 Jeonbuk (sebelumnya bernama Jeolla Utara)
Terkenal dengan makanan lezat.
 Jeonnam (sebelumnya bernama Jeolla Selatan)
Banyak pulau kecil dan pemandangan alam yang indah, makanan yang fantastis (terutama makanan laut di sepanjang pantai) dan bagus untuk memancing. dengan makanan lezat.
 Jeju
pulau bulan madu di Korea Selatan, terbentuk oleh gunung berapi. Pemandangan indah dengan bunga-bunga liar dan menunggang kuda.

Kota

[sunting]
Peta
Peta Korea Selatan
  • 1 Seoul (서울) ibu kota Korea Selatan yang dinamis berusia 600 tahun, perpaduan antara budaya kuno dan modern
  • 2 Busan (부산, 釜山) kota kedua dan tujuan pantai utama
  • 3 Chuncheon (춘천, 春川) ibu kota provinsi Gangwon, dikelilingi oleh danau dan pegunungan dan terkenal dengan hidangan lokal, dakgalbi dan makguksu
  • 4 Daegu (대구, 大邱) kota kosmopolitan, kaya dengan tradisi dan pemandangan kuno
  • 5 Daejeon (대전, 大田) kota metropolitan yang besar dan dinamis di Provinsi Chungnam
  • 6 Gwangju (광주, 光州) Kota terbesar di provinsi Gwangju
  • 7 Gyeongju (경주, 慶州) ibu kota kuno Kerajaan Silla
  • 8 Incheon (인천, 仁川) pelabuhan tersibuk kedua di negara ini, lokasi bandara internasional terbesar di negara ini
  • 9 Jeonju (전주, 全州) dulunya merupakan ibu kota spiritual Dinasti Joseon, kini menjadi pusat seni terkemuka yang dipenuhi dengan museum, kuil Buddha kuno, dan monumen bersejarah

Pahami

[sunting]
Ibukota Seoul
Mata uang Won Korea Selatan (KRW)
Korean mun
Populasi 51,4 million (2017)
Kelistrikan 220±13 Volt / 60±0,2 hertz (Schuko, Europlug)
Kode negara +82
Zona waktu Waktu Standar Korea, UTC+9, Asia/Seoul
No. Darurat 112 (kepolisian), 119 (Layanan medis darurat, pasukan pemadam kebakaran), 113 (kontra-intelijen)
Lajur kemudi kanan

Terletak di bagian selatan Semenanjung Korea, Korea Selatan adalah negara dengan pemandangan alam yang memukau dan perpaduan antara tradisi yang telah berusia berabad-abad dan masyarakat kontemporer. Negara ini memiliki catatan sejarah yang telah berlangsung lebih dari 5.000 tahun.

Sejarah

[sunting]

Sejarah Korea bermula dari zaman Paleolitik Awal sampai dengan sekarang. Kebudayaan tembikar di Korea dimulai sekitar tahun 8000 SM, dan zaman neolitikum dimulai sebelum 6000 SM yang diikuti oleh zaman perunggu sekitar tahun 2500 SM. Kemudian Kerajaan Gojoseon berdiri tahun 2333 SM. Baru pada abad ke-3 SM Korea mulai terbagi-bagi menjadi banyak wilayah kerajaan.

Pada tahun satu Masehi, Tiga Kerajaan Korea seperti Goguryeo, Silla dan Baekje mulai mendominasi Semenanjung Korea dan Manchuria. Tiga kerajaan ini saling bersaing secara ekonomi dan militer. Koguryo dan Baekje adalah dua kerajaan yang terkuat, terutama Goguryeo, yang selalu dapat menangkis serangan-serangan dari Dinasti-dinasti Cina. Kerajaan Silla perlahan-lahan menjadi kuat dan akhirnya dapat menundukkan Goguryeo. Untuk pertama kalinya Semenanjung Korea berhasil disatukan oleh Silla pada tahun 676 menjadi Silla Bersatu. Para pelarian Goguryeo yang selamat mendirikan sebuah kerajaan lain di sisi timur laut semenanjung Korea, yakni Balhae.

Silla Bersatu akhirnya runtuh di akhir abad ke-9, yang juga mengakhiri masa kekuasaan Tiga Kerajaan. Kerajaan yang baru, Dinasti Goryeo, mulai mendominasi Semenanjung Korea. Kerajaan Balhae runtuh tahun 926 karena serangan bangsa Khitan dan sebagian besar penduduk serta pemimpinnya, Dae Gwang hyun, mengungsi ke Dinasti Goryeo. Selama masa pemerintahan Goryeo, hukum yang baru dibuat, pelayanan masyarakat dibentuk, serta penyebaran agama Buddha berkembang pesat. Tahun 993 sampai 1019 suku Khitan dari Dinasti Liao meyerbu Goryeo, tetapi berhasil dipukul mundur. Kemudian pada tahun 1238, Goryeo kembali diserbu pasukan Mongol dan setelah mengalami perang hampir 30 tahun, dua pihak akhirnya melakukan perjanjian damai.

Pada tahun 1392, Taejo dari Joseon mendirikan Dinasti Joseon setelah menumbangkan Goryeo. Raja Sejong (1418-1450) mengumumkan penciptaan abjad Hangeul. Antara 1592-1598, dalam Perang Imjin, Jepang menginvasi Semenanjung Korea, tetapi dapat dipatahkan oleh prajurit pimpinan Admiral Yi Sun-shin. Lalu pada tahun 1620-an sampai 1630-an Dinasti Joseon kembali menderita serangan dari (Dinasti Qing).

Pada awal tahun 1870-an, Jepang kembali berusaha merebut Korea yang berada dalam pengaruh Tiongkok. Pada tahun 1895 Maharani Myeongseong dibunuh oleh mata-mata Jepang. Pada tahun 1905, Jepang memakasa Korea untuk menandatangani Perjanjian Eulsa yang menjadikan Korea sebagai protektorat Jepang, lalu pada 1910 Jepang mulai menjajah Korea. Perjuangan rakyat Korea terhadap penjajahan Jepang dimanifestasikan dalam Pergerakan 1 Maret dengan tanpa kekerasan. Pergerakan kemerdekaan Korea yang dilakukan Pemerintahan Provisional Republik Korea lebih banyak aktif di luar Korea seperti di Manchuria, Cina dan Siberia.

Korea Selatan secara resmi dimulai ketika pembentukan negara Korea Selatan pada 15 Agustus 1945, meskipun Syngman Rhee telah mendeklarasikan pembentukannya di Seoul pada 13 Agustus.

Setelah Penjajahan Jepang di Korea yang berakhir karena kekalahan Jepang pada Perang Dunia II tahun 1945, Korea dibagi menjadi dua wilayah berdasarkan garis 38 derajat lintang utara sesuai dengan perjanjian yang diadakan oleh PBB. Uni Soviet di bagian utara dan Amerika Serikat di bagian selatan. Uni Soviet dan Amerika Serikat tidak berhasil mencapai kesepakatan mengenai implementasi penyatuan Korea. Hal ini mengakibatkan pembentukan pemerintahan yang terpisah dengan masing-masing pemerintah mengklaim memiliki wilayah resmi atas seluruh Korea.

Sejarah Korea Selatan dalam perkembangannya diwarnai oleh pemerintahan yang demokratis dan otokratis secara bergantian. Republik pertama yang awalnya diklaim sebagai pemerintahan yang demokratis lama kelamaan menjadi otokratis hingga akhirnya jatuh pada tahun 1960. Republik kedua yang benar-benar demokratis harus dijatuhkan oleh rezim militer yang otokratis dalam waktu yang singkat. Republik keenam merupakan pemerintahan yang stabil dan menganut asas demokrasi liberal.

Masyarakat

[sunting]
Gerbang Namdaemun, Seoul

Korea Selatan adalah negara yang sangat homogen, dengan lebih dari 95% penduduk mengidentifikasi diri mereka sebagai etnis Korea dan berbicara bahasa Korea. Namun, demografi berubah, dengan imigran telah melewati angka satu juta untuk pertama kalinya dalam sejarah. Minoritas terbesar adalah orang Tionghoa, berjumlah sekitar 440.000, meskipun mayoritas dari mereka adalah warga negara Tionghoa etnis Korea. Ada komunitas yang lebih kecil dari penduduk Tionghoa Han kelahiran lokal yang jumlahnya lebih dari 26.000, sebagian besar merupakan keturunan imigran awal abad ke-20 dari Shandong, yang dikenal sebagai Hwagyo (화교) dalam bahasa Korea. Ada juga pekerja dari Mongolia, Bangladesh, Asia Tenggara, dan bagian lain dunia. Sebuah komunitas yang terdiri dari 20.000 guru bahasa Inggris dari negara-negara anglophone tersebar di seluruh negeri. 30.000 personel militer Amerika yang telah lama bertugas di sini. Ekonomi Korea Selatan yang besar dan berkembang telah menarik orang-orang dari seluruh dunia. Pusat keuangan terkemuka Seoul telah membawa banyak pekerja keuangan dari Amerika Utara, Eropa, dan Jepang. Di daerah pedesaan, para petani mencari istri dari negara lain seperti Cina, Vietnam, dan Filipina untuk mengatasi kekurangan wanita Korea di pedesaan, dan komunitas ini dapat dilihat bahkan di kota-kota terkecil saat ini.

Budaya

[sunting]
Dekorasi istana kerajaan, Changdeokgung, Seoul

Karena telah lama berkecimpung dalam dunia budaya Tiongkok, pengaruh Tiongkok yang substansial terlihat jelas dalam budaya tradisional Korea. Meskipun demikian, masih banyak perbedaan mendasar yang tersisa, dan Korea telah mempertahankan identitas budaya yang berbeda dari negara tetangganya yang lebih besar. Orang Korea sangat bangga dengan warisan mereka dan perlawanan mereka terhadap dominasi luar.

Selama dinasti Joseon, filosofi dominan Korea adalah bentuk Konfusianisme yang ketat, mungkin bahkan lebih ketat daripada filosofi aslinya di Tiongkok. Orang-orang dipisahkan ke dalam hierarki yang kaku, dengan raja sebagai puncak, elit pejabat dan prajurit, dan sekelompok kecil bangsawan (양반 yangban) di bawahnya, kelas menengah pegawai negeri sipil kecil (중인 chungin) di bawah mereka, dan kemudian populasi besar rakyat jelata (상민 sangmin) di bagian bawah. Yang terdidik lebih unggul daripada yang tidak terdidik, wanita melayani pria, dan semua orang berpegang pada peran yang ditentukan atau menghadapi konsekuensi yang berat. Korea mengadopsi versi sistem ujian kekaisaran yang diciptakan dan digunakan di Tiongkok untuk memilih pejabat, menciptakan semacam meritokrasi pra-modern untuk pemerintah seperti mitranya di Tiongkok, meskipun, tidak seperti versi Tiongkok, versi Korea sebagian besar dibatasi pada kelas yangban dan chungin. Agama Buddha ditekan terutama karena korupsi dan keserakahan yang meluas dari para biksu dan kuil selama tahap-tahap memudarnya dinasti Goryeo. Meski Dinasti Joseon berakhir pada tahun 1910, warisannya tetap hidup dalam budaya Korea: pendidikan dan kerja keras dinilai di atas segalanya, karyawan diharapkan untuk patuh tanpa syarat kepada atasan mereka, dan kaum wanita masih berjuang untuk mendapatkan perlakuan yang sama.

Orang Korea percaya bahwa hal yang paling membedakan mereka dari budaya Asia lainnya adalah kuliner, bahasa, dan aksara Hangul mereka. Orang luar akan melihat modernitas ekstrem mereka, yang diimbangi oleh kegembiraan artistik dan arsitektur yang berkembang dengan baik. Tidak ada yang tidak dihias jika dapat dihindari, dan mereka memiliki bakat untuk desain interior yang bergaya. Korea Selatan juga memiliki industri film dan TV yang dinamis, dan negara ini merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang film lokalnya memiliki pangsa pasar yang lebih besar daripada film Hollywood.

Warga Korea Selatan berpegang teguh pada banyak tradisi kuno yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu, namun anehnya, mereka sering terobsesi dengan teknologi terkini. Perangkat konsumen dengan teknologi canggih yang dikembangkan di Korea sering kali lebih maju beberapa tahun dibandingkan negara lain di dunia.

Hari libur

[sunting]

Tanggal Tahun Baru Imlek

Tahun Ular dimulai pada 3 Februari 2025 pukul 22:10 di Tiongkok, dan Tahun Baru Imlek jatuh pada 29 Januari 2025.

  • Tahun Kuda akan dimulai pada 3 Februari 2026 pukul 20:02 di Tiongkok, dan Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 17 Februari 2026.
  • Tahun Kambing akan dimulai pada 4 Februari 2027 pukul 01:46 di Tiongkok, dan Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 6 Februari 2027.

Berbeda dengan kepercayaan banyak orang, perubahan zodiak tidak terjadi pada hari pertama Tahun Baru Imlek, melainkan terjadi pada Li Chun (立春 lì chūn), awal musim semi tradisional Tionghoa.

Hari libur tradisional Korea sebagian besar mengikuti kalender lunar dan karenanya jatuh pada hari yang berbeda setiap tahun dari sudut pandang kalender Gregorian Barat. Dua hari libur terbesar, Tahun Baru Imlek dan Chuseok , adalah hari libur keluarga di mana semua orang kembali ke kampung halaman mereka secara massal dan semua moda transportasi penuh sesak. Sebaiknya rencanakan rencana perjalanan Anda di sekitar tanggal-tanggal ini, dan sadari bahwa pilihan makan terbaik Anda mungkin adalah bungkus mi dari 7-Eleven! Pada hari libur lainnya, Anda tidak akan melihat banyak perbedaan, namun, semua bank dan kantor pemerintah akan tutup.

  • Hari Tahun Baru (신정 Sinjeong) — 1 Januari
  • Tahun Baru Imlek (설날 Seollal, juga dikenal sebagai "Tahun Baru Korea" atau 구정 Gujeong) — hari pertama bulan Lunar pertama (Januari – Februari) — Keluarga berkumpul bersama, menyantap makanan tradisional, terutama tteokguk (떡국), dan melakukan upacara leluhur. Hari libur umum berlangsung selama tiga hari, termasuk malam sebelum dan hari kedua. Banyak toko dan restoran tutup selama tiga hari, jadi tidak cocok untuk berkunjung.
  • Hari Gerakan Kemerdekaan (삼일절 atau 3·1절 Samiljeol, secara harfiah berarti "Hari 3-1") — 1 Maret — Untuk memperingati gerakan perlawanan 1 Maret terhadap invasi Tentara Kekaisaran Jepang pada tahun 1919.
  • Hari Anak (어린이날 Eorininal) — 5 Mei — Ini adalah perayaan nilai kepribadian anak-anak dan upaya mencapai kebahagiaan mereka.
  • Hari Lahir Buddha (부처님 오신 날 Bucheonnim Osin Nal atau 사월 초파일 Sawol Chopail) — hari ke-8 pada bulan ke-4 lunar (April – Mei) — Hari libur resmi di Korea Selatan untuk memperingati kelahiran Buddha Shakyamuni (석가모니).
  • Hari Peringatan (현충일 Hyeonchung-il) — 6 Juni — Mengenang warga Korea yang telah gugur demi negara.
  • Hari Konstitusi (제헌절 Jeheonjeol) — 17 Juli — Hari Nasional Republik Korea, memperingati pemberlakuan dan pengundangan Konstitusi Republik Korea (Konstitusi) pada 17 Juli 1948.
  • Hari Pembebasan (광복절 Gwangbokjeol) — 15 Agustus — Hari ini sebenarnya adalah akhir Perang Dunia II dengan penyerahan resmi Jepang kepada pasukan Sekutu, yang juga berarti Korea memperoleh kemerdekaan setelah beberapa dekade kolonialisme Jepang.
  • Chuseok (추석, sering diterjemahkan sebagai "Thanksgiving Korea") — hari ke-15 bulan ke-8 kalender lunar (September – Oktober) — Orang Korea merayakannya dengan menyantap makanan tradisional, khususnya kue beras yang disebut songpyeon (송편) dan memainkan permainan rakyat. Hari libur umum ini berlangsung selama 3 hari dan seperti Tahun Baru Imlek, semua tempat tutup sehingga kunjungan menjadi agak membosankan.
  • Hari Pendirian Nasional (개천절 Gaecheonjeol) — 3 Oktober — Nama hari libur ini berarti "hari langit terbuka", oleh karena itu namanya. Untuk merayakan pembentukan pertama negara Korea kuno.
  • Hari Hangul (한글날 Hangeulnal) — 9 Oktober — Peringatan alfabet Korea
  • Natal (크리스마스 Keuriseumaseu, 기독탄신일 Gidoktansinil, atau 성탄절 Seongtanjeol) — 25 Desember — Hari libur umum yang dirayakan oleh pasangan muda untuk menghabiskan hari romantis bersama. Meskipun sekitar 30% penduduk negara ini beragama Kristen, sangat sedikit perayaan keagamaan yang dilakukan di media atau di jalan-jalan.

Iklim

[sunting]

Korea Selatan beriklim sedang karena berada dalam kawasan curah hujan Asia Timur. Pengaruh masa udara dari dataran Asia lebih besar terhadap cuaca di Korea Selatan dibanding pengaruh dari Samudera Pasifik. Musim dingin berlangsung 3 bulan dengan kondisi cuaca kering. Sementara musim panas singkat, namun sangat panas, basah dan lembap. Cuaca terbaik muncul pada musim semi dan musim gugur. Di DKI Seoul suhu rata-rata bulan Januari adalah −5 °C sampai −2,5 °C; pada bulan Juli berkisar dari 22.5 °C sampai 25 °C. Pulau Jeju yang terletak pada bagian paling selatan, menerima iklim yang lebih hangat daripada daratan utama, berkisar dari 2,5 °C pada bulan Januari dan 25 °C pada bulan Juli.

Listrik

[sunting]

Rumah tangga dan hotel di Korea Selatan menggunakan soket bundar ganda yang sama untuk stopkontak listrik mereka seperti kebanyakan rumah di Indonesia. Beberapa hotel mungkin menyediakan adaptor untuk Anda gunakan; mintalah di meja resepsionis.

Stopkontak listrik di Korea Selatan menerima peralatan dengan tegangan 220 V pada 60 Hz. Jika peralatan Anda memiliki tegangan 220 V (misalnya, 100-24 V yang sekarang dapat diterima oleh sebagian besar pengisi daya laptop), Anda hanya dapat menggunakan peralatan tersebut dengan adaptor steker. Jika tegangannya di bawah atau di atas tegangan ini, Anda harus membeli transformator atau adaptor tegangan sebelum meninggalkan negara asal.

Beberapa bangunan yang sangat tua dan hotel serta apartemen yang sangat baru memiliki kabel ganda dan stopkontak 110 V (dapat dikenali dari soket datar ganda yang lebih kecil) dan jenis Korea Selatan biasa, yang dibangun khusus untuk mengakomodasi orang Jepang dan Amerika.

Bicara

[sunting]
Tulisan tangan hangul dalam sebuah iklan
Lihat pula: Buku percakapan Korea

Orang Korea Selatan berbicara bahasa Korea, dan mengetahui beberapa kata bahasa ini akan sangat berguna. Bahasa ini agak berbeda secara drastis dari bahasa Barat mana pun dalam tata bahasanya, dan pengucapannya agak sulit bagi penutur bahasa Inggris untuk melakukannya dengan benar (meskipun tidak secara nada). Bergantung pada bagian negara mana yang Anda kunjungi, dialek yang berbeda digunakan, meskipun bahasa Korea standar, yang didasarkan pada dialek Seoul, dipahami dan digunakan oleh hampir semua orang. Yang paling menonjol di antara dialek-dialek tersebut, dialek Gyeongsang yang digunakan di sekitar Busan dan Daegu dianggap agak kasar dan agresif dibandingkan dengan bahasa Korea standar, dan dialek Jeju yang digunakan di Pulau Jeju dikenal hampir tidak dapat dipahami oleh penutur bahasa Korea standar.

Perbedaan antara Korea Utara dan Korea Selatan

Meskipun terpisah selama lebih dari 70 tahun, bahasa Korea di Korea Utara dan Korea Selatan pada dasarnya sama. Perbedaan utamanya adalah banyaknya kata-kata bahasa Inggris yang dipinjam oleh orang Korea Selatan, sedangkan Korea Utara menggunakan kata-kata asli atau yang berasal dari bahasa Rusia. Deskripsi struktur politik dan sosial juga sangat berbeda sebagai akibat langsung dari arah ideologis yang berbeda di kedua negara.

Sistem penulisan Korea tampak sederhana. Meskipun sekilas tampak serumit bahasa Cina atau Jepang, sistem penulisan alfabetis ini unik dan sederhana yang disebut hangul (한글 hangeul), di mana huruf-huruf ditumpuk menjadi blok-blok yang mewakili suku kata. Sistem ini dirancang oleh sebuah komite dan tampak seperti garis-garis sederhana, kotak-kotak, dan lingkaran-lingkaran kecil, tetapi sangat konsisten, logis, dan cepat dipahami. Sebuah dokumen kerajaan dari tahun 1446 yang menjelaskan hangul mengatakan bahwa "Orang bijak dapat mengenal hangul sebelum pagi berakhir; orang bodoh dapat mempelajarinya dalam waktu sepuluh hari."

Belajar membaca hangul sebelum Anda tiba di Korea akan mempermudah perjalanan, karena banyak rambu dan menu ditulis hanya dalam hangul. Lebih jauh lagi, kata-kata Korea untuk banyak produk umum sering kali merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, tetapi akan ditulis dalam hangul, seperti 주스 (juseu, "jus") atau 컴퓨터 (keompyuteo, "komputer"). Jika Anda dapat membaca hangul, Anda akan menemukan bahwa bertahan hidup di Korea sangat mudah.

Masuk

[sunting]
Peringatan Catatan: Jangan membawa biografi, buku, perangko, kartu pos Korea Utara, atau apa pun yang mengandung propaganda Korea Utara ke Korea Selatan. Barang-barang tersebut akan disita saat terlihat dan Anda dapat didenda atau dipenjara.
(Informasi diperbarui pada 31 Des 2023)

Sebelum bepergian, pelancong yang memenuhi syarat harus mengajukan permohonan K-ETA atau visa dan harus mendaftarkan informasi perjalanan dan status kesehatan mereka menggunakan sistem Q-CODE Korea Selatan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang peraturan masuk, lihat Situs Web Keselamatan Perjalanan Organisasi Pariwisata Korea.

Hindari membawa makanan ringan yang mengandung biji poppy. Meskipun biji poppy yang sudah dicuci hanya mengandung sedikit opioid, biji poppy tersebut kemungkinan akan disita berdasarkan undang-undang yang sama yang melarang impor obat-obatan terlarang.

Persyaratan masuk

[sunting]
Kebijakan visa Korea Selatan
  Korea Selatan
  Bebas visa - 180 hari
  Bebas visa - 90 hari
  Bebas visa - 60 hari
  Bebas visa - 30 hari
  Perlu visa

Warga negara Indonesia memerlukan visa agar dapat masuk ke Korea Selatan.

Mereka yang datang dari negara atau wilayah dengan pengaturan bebas visa harus menggunakan sistem otorisasi perjalanan elektronik K-ETA setidaknya 72 jam sebelum keberangkatan ke Korea Selatan. Otorisasi perjalanan elektronik dikenakan biaya ₩10.000 dan berlaku selama dua tahun.

Dengan pesawat

[sunting]

Korea Selatan memiliki banyak bandara internasional; namun, hanya sedikit yang memiliki layanan terjadwal. Korea Selatan telah mengalami hiruk pikuk pembangunan bandara selama dekade terakhir. Banyak kota besar memiliki bandara khusus yang berfungsi dan hanya menangani beberapa penerbangan dalam seminggu.

  • Bandara Internasional Incheon (ICN  IATA), sekitar 1 jam di sebelah barat Seoul, merupakan bandara terbesar di negara ini dan dilayani oleh banyak maskapai penerbangan internasional. Ada banyak pilihan untuk terbang ke sana dari berbagai lokasi di seluruh Asia, Eropa, Amerika Utara, dan bahkan rute ke Amerika Selatan dan Afrika. Bandara ini juga sering dinilai sebagai "bandara dengan pengelolaan dan desain terbaik di dunia". Ada bus antar kota langsung yang berangkat dari luar aula kedatangan internasional ke banyak lokasi di seluruh Korea Selatan. Bandara ini memiliki jalur metro (AREX ekspres 43 menit dan kereta bawah tanah semua halte 56 menit) yang langsung menuju bandara Seoul–Gimpo dan Stasiun Seoul.
  • Bandara Gimpo Seoul (GMP  IATA) menawarkan penerbangan domestik ke sebagian besar kota di Korea Selatan, dan layanan "antar-jemput kota" internasional dari Tokyo–Haneda, Beijing, Shanghai–Hongqiao, dan Taipei–Songshan cukup nyaman. Lokasinya lebih sentral ke Seoul daripada Incheon. Anda dapat menyambung dari bandara Incheon dengan kereta api atau bus limusin.
  • Busan's Bandara Internasional Gimhae (PUS  IATA) memiliki koneksi internasional dari Asia Timur dan Tenggara, serta Vladivostok, Guam, dan Saipan. Gimhae juga memiliki beberapa penerbangan sehari langsung dari/ke Seoul–Incheon, yang jauh lebih nyaman daripada pindah ke bandara Seoul–Gimpo setelah penerbangan internasional yang panjang. Layanan ini ditujukan untuk penumpang transit saja dan tidak dapat dipesan secara terpisah. Bandara ini memiliki jalur kereta ringan yang menghubungkan Gimhae dan Busan Barat.
  • Jeju (CJU  IATA) memiliki penerbangan dari banyak kota di Korea Selatan dan penerbangan internasional dari Kuala Lumpur dan kota-kota besar di Taiwan, Jepang, dan Cina. Rute Seoul (Gimpo)—Jeju merupakan koridor penerbangan tersibuk di dunia, dan pulau ini dilayani dengan baik dari bandara-bandara Korea lainnya.

Berkeliling

[sunting]
Jam sibuk di kereta bawah tanah Seoul

Korea Selatan cukup padat, dan Anda dapat pergi ke mana saja dengan sangat cepat menggunakan kereta api. Pengecualiannya adalah Jeju; rute Seoul-Jeju merupakan rute udara tersibuk di dunia. Kereta bawah tanah tersedia di enam kota, termasuk Seoul metropolitan. Perjalanan dengan bus atau taksi tersedia, meskipun layanan bus jauh lebih ekonomis.

Karena undang-undang keamanan nasional Korea Selatan mewajibkan pemrosesan navigasi hanya dilakukan di server lokal, Google Maps tidak memberikan petunjuk arah berkendara atau berjalan kaki di Korea Selatan dan juga tidak mutakhir untuk beberapa wilayah, karena tidak memiliki informasi tentang perubahan infrastruktur terkini seperti jembatan. Sebaiknya Anda memasang Naver Map dan KakaoMap di ponsel Anda untuk pencarian dan petunjuk arah dalam bahasa Inggris. Sayangnya, situs web desktop hanya tersedia dalam bahasa Korea. Perlu dicatat bahwa meskipun Naver Map memiliki lebih banyak bahasa Inggris di antarmukanya, KakaoMap secara umum memiliki detail dan pencarian jalur yang lebih baik. Keduanya memerlukan masuk log untuk hal-hal mendasar seperti menyimpan tempat menarik.

Kartu pintar

[sunting]

Kartu pintar transportasi yang paling banyak digunakan dikenal sebagai kartu T-money (티머니 Ti-meoni). Kartu ini dapat digunakan di bus lokal dan kereta bawah tanah di seluruh negeri dan taksi yang memajang logo T-money. Tarif dan transfer hingga 30 menit dihitung secara otomatis; tap masuk dan tap berhenti saat naik bus dan kereta api. (Di beberapa bus di pedesaan, Anda hanya perlu mengetuk; perhatikan penduduk setempat untuk melihat apa yang mereka lakukan.) Kartu ini bahkan memberi Anda diskon ₩100 untuk naik bus dan kereta bawah tanah, yang merupakan alasan yang lebih kuat untuk menggunakannya. Kartu ini berharga ₩3.000; dapat dibeli di toko serba ada yang memajang logo T-money dan di mesin penjual tiket di stasiun kereta bawah tanah, serta kios koran di dekat stasiun kereta bawah tanah. Anda dapat memperoleh kembali kredit Anda secara tunai setelahnya, dikurangi biaya ₩500. Beberapa toko ritel juga dapat menerima pembayaran dengan T-money, cari logonya. Dari semua kartu pintar, T-money memiliki jaringan toko terbesar yang dapat menggunakannya. T-money juga dapat digunakan pada sistem transportasi umum di seluruh negeri, jadi ini merupakan pilihan yang baik untuk bepergian di sekitar Korea Selatan. T-money tidak dapat digunakan di dalam bus antar kota, tetapi dapat digunakan di stasiun bus kota untuk membeli tiket bus ke kota-kota lain. T-money juga tidak dapat digunakan pada jaringan KTX.

Dengan kereta api

[sunting]

Operator kereta api nasional Korail (KR) menghubungkan kota-kota besar di Korea Selatan. Investasi besar telah ditanamkan untuk jaringan ini, dan kereta api kini bersaing dengan bus dan pesawat dalam hal kecepatan dan harga, dengan standar keselamatan yang tinggi dan kenyamanan yang memadai. Untuk pemesanan, tersedia aplikasi iPhone yang sederhana namun praktis dan mendukung bahasa Inggris.

Layanan andalan Korea Selatan adalah Korea Train eXpress (KTX) berkecepatan tinggi yang melayani rute Seoul ke Busan, Yeosu, Mokpo, Masan, dan Gangneung. Super Rapid Train (SRT) yang merupakan pesaingnya juga menawarkan layanan pada rute utama Seoul-Busan/Mokpo.

Kereta KTX dan SRT menggunakan teknologi TGV Perancis dan Korea untuk melaju dengan kecepatan lebih dari 300  km/jam. Kereta non-stop tercepat ini menempuh perjalanan antara Busan dan Seoul hanya dalam waktu dua jam lebih sedikit. Terdapat mesin penjual otomatis di dalam kereta yang menyediakan minuman, camilan, earphone, dan pengisi daya ponsel.

Lihat

[sunting]
Perkebunan teh di Boseong
Busan di malam hari
Seorang pria meminum teh di Desa Rakyat Hahoe

Turis Asia telah lama menganggap Korea Selatan sebagai tujuan utama untuk berbelanja, kuliner, dan wisata. Korea Selatan memang relatif baru bagi dunia Barat, tetapi popularitasnya meroket pesat. Dan bukan tanpa alasan, Korea Selatan menawarkan perpaduan yang sangat menyenangkan antara ciri khas Asia kuno dan semua fasilitas yang Anda harapkan dari sebuah negara modern berteknologi tinggi. Meskipun ukurannya kecil, negara ini menawarkan beragam objek wisata menarik, dan infrastruktur yang sangat baik memudahkan Anda untuk berkeliling.

  • Seoul, sebagian besar perjalanan dimulai di ibu kota negara yang tak pernah tidur. Kota kuno ini telah menyaksikan berabad-abad dan perang datang silih berganti, tetapi tampaknya telah bangkit lebih kuat dari sebelumnya. Dikenal populer sebagai "Keajaiban di Sungai Han", Seoul adalah salah satu ekonomi metropolitan terbesar di dunia. Seoul adalah pusat industri negara, tempat kelahiran K-pop, pusat kehidupan malam dan santapan mewah Korea Selatan, serta rumah bagi banyak museum. Koleksi sejarah dan seni yang luar biasa dari Museum Nasional Korea (국립중앙박물관) sangat mengagumkan dan kunjungan ke sana akan menjadi hari yang berharga. Kota ini telah menemukan kembali harta karun sejarahnya dan memperbaiki taman-taman kota, yang menambah pesonanya. Pusat kota Seoul, tempat kota Dinasti Joseon dulu berada, adalah tempat Anda akan menemukan sebagian besar istana , Gyeongbokgung (경복궁), Changdeokgung (창덕궁), dan Gwanghwamun (광화문). Dikelilingi oleh Tembok Benteng , dengan Namdaemun yang terkenal, salah satu dari delapan gerbang, mungkin menjadi daya tarik utamanya. Jembatan Banpo (반포대교) berubah menjadi warna-warna indah di malam hari, dan Pulau Yeouido (여의도), selain Gedung 63 yang terkenal, memiliki taman yang indah untuk bermain sepatu roda/bersepeda. Pemandangan lainnya adalah Taman Rahasia (비원), Seodaemun (서대문), atau Menara Seoul (서울타워). Untuk menjauh dari keramaian, ikuti penduduk setempat ke Cheonggyecheon (청계천), salah satu proyek pembaruan perkotaan dan ruang rekreasi publik yang populer, atau nikmati teh sore di kedai teh tradisional di Insadong.
  • Busan adalah kota kedua dan pelabuhan terpenting di negara ini. Disebut sebagai ibu kota musim panas negara ini, orang Korea berbondong-bondong mengunjungi pantai-pantai indah, restoran hidangan laut, dan festival-festival di kota ini. Pantai Haeundae (해운대) di Busan adalah yang paling terkenal di negara ini, dengan suasana yang sebanding dengan Perancis selatan atau California di musim panas.
  • Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) Pada tanggal 27 Juli 1953, Zona Demiliterisasi (DMZ) ditetapkan sebagai perjanjian gencatan senjata dengan batas wilayah sepanjang 2 km antara Korea Utara dan Korea Selatan. Panmunjeom alias Area Keamanan Bersama (JSA) adalah 'desa gencatan senjata' dari DMZ tempat wisatawan dapat melihat Korea Utara dan Selatan tanpa banyak permusuhan. Di sini Anda juga dapat memasuki salah satu bangunan yang terletak di perbatasan alias Garis Demarkasi Militer (MDL), yang berarti Anda benar-benar dapat menyeberang ke Korea Utara saat memasuki gedung-gedung tersebut. Perbatasan ditandai dengan garis tempat tentara Korea Utara dan Korea Selatan saling berhadapan dengan dingin. Tur ini mencakup jembatan yang tidak dapat kembali di dekatnya yang dulunya merupakan titik penyeberangan utama yang dikontrol antara kedua negara. Selain itu, Terowongan Agresi Ketiga, yang dibuat oleh Korea Utara (panjang 1,7 km, tinggi 2 m dan sekitar 73 m di bawah tanah), ditemukan pada tahun 1978. Terowongan ini tidak lebih dari satu jam atau 44 km dari Seoul.
  • Bukhansan hanya sepelemparan batu di utara Seoul dan merupakan salah satu taman nasional yang paling banyak dikunjungi di dunia. Dengan ketinggian sekitar 836 meter, Gunung Bukhansan merupakan landmark utama yang terlihat dari sebagian besar kota, dan taman ini merupakan rumah bagi Benteng Bukhansanseong yang indah . Pendakian populer untuk mencapai puncaknya sangat sepadan, karena Anda akan dihadiahi pemandangan kota metropolitan yang indah. Negara ini memiliki lebih dari 20 taman nasional, sebagian besar bergunung-gunung seperti Taman Nasional Seoraksan , tetapi beberapa juga berfokus pada alam laut dan pesisir. Perkebunan teh hijau yang rimbun di Boseong menawarkan tempat berlibur yang sama indah dan damainya.
  • Pulau Jeju. Jika Anda tidak keberatan dengan keramaian, pulau vulkanik semi-tropis ini menawarkan pemandangan spektakuler dan beragam wisata alam, suasana santai dan hangat (terutama di musim dingin), serta beragam aktivitas. Jangan lewatkan tabung lava , Seongsan Ilchubong , Loveland , dan gunung tertinggi di Korea Selatan, Hallasan (1.950 m).
  • Situs Dolmen Gochang, Hwasun, dan Ganghwa merupakan Warisan Dunia dan rumah bagi sebagian besar dolmen di dunia. Selain batu-batu megalitik yang mengesankan, situs ini juga telah menghasilkan koleksi temuan arkeologis yang sangat penting.
  • Gyeongju Dulunya ibu kota negara, kota ini memiliki banyak pemakaman kerajaan dan situs budaya Warisan Dunia, serta resor yang menenangkan.
  • Desa rakyat (folk villages). Jika Anda ingin melihat sedikit cerita rakyat Korea, Desa Rakyat Hahoe dekat Andong , Yangdong , Desa Rakyat Korea yang seperti museum hidup di Yongin atau Desa Hanok di Jeonju adalah yang terbaik.
  • Festival. Korea adalah negeri yang penuh festival. Ke mana pun Anda pergi, kemungkinan besar ada sesuatu yang terjadi di dekat Anda. Menyaksikan atau bahkan bergabung dalam perayaan yang meriah seringkali menjadi pengalaman yang luar biasa dan penuh warna. Festival Lumpur Boryeong (보령머드축제) adalah pilihan populer, di mana para peserta berendam dalam lumpur dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari gulat lumpur hingga melukis tubuh. Pantai di dekatnya menjadi semacam kiamat pesta.
  • Harta Karun Nasional. Korea Selatan menyimpan banyak harta karun tak berwujud milik negara, yang menjadikannya objek wisata populer.
  • Pesisir. Korea Selatan mendominasi tiga lautan, termasuk Timur dan Barat. Perairannya beragam, mulai dari keindahan alam yang terjal hingga resor pantai subtropis, termasuk Busan.

Lakukan

[sunting]
Taekkyeon, salah satu seni bela diri tertua di Korea
  • Mendaki. Dengan negara yang dipenuhi pegunungan, Korea adalah destinasi fantastis dengan banyak kesempatan mendaki. Cobalah Jirisan (지리산), Seoraksan (설악산), atau kunjungi puncak tertinggi Korea Selatan, gunung berapi Hallasan yang tidak aktif di Pulau Jeju. Tempat-tempat ini menawarkan pemandangan yang indah, jalur pendakian 1 hingga 3 hari, rambu/peta berbahasa Inggris, pondok (kebanyakan berpemanas), dan dapat diatur dengan mudah. Di musim gugur, dedaunan berubah warna menjadi indah, jadi musim terbaik untuk pergi ke sana adalah musim gugur dan semi.
  • Jjimjilbang. Orang Korea suka pemandian umum dan sauna! Jika Anda bisa melewati semua orang yang telanjang, ini adalah cara yang sangat baik untuk merasa segar setelah seharian bertamasya. Bahkan kota-kota kecil pun ada. Pemandian umum ini juga bisa digunakan untuk menginap — ini sangat praktis jika Anda lupa memesan akomodasi, semuanya sudah penuh, atau Anda sedang mencari akomodasi murah. Akhir pekan biasanya sangat ramai dengan keluarga.
  • Pemandian air panas. Sama seperti tetangga mereka di Jepang dan Taiwan, orang Korea juga menyukai pemandian air panas (온천 oncheon ), dan resor dapat ditemukan di seluruh negeri. Di beberapa tempat yang lebih tradisional, pengunjung diharuskan telanjang, tetapi ada juga taman hiburan air lengkap dengan kolam renang untuk pria dan wanita yang mengharuskan mengenakan pakaian renang. Banyak tempat juga memiliki sauna yang terhubung.
  • Berselancar Salju/Ski. Provinsi Gangwon menawarkan kesempatan bermain ski yang menyenangkan di musim dingin, yang sangat indah saat turun salju.
  • Makan. Mungkin Anda pernah mencoba BBQ Korea di negara asal Anda. Kenyataannya, makanan Korea jauh lebih beragam dan lezat. Cobalah sesuatu yang baru dan lezat setiap hari! (Hidangan laut, daging, atau vegetarian)
  • Berselancar di musim dingin. Karena kondisi pasang surut setempat, berselancar terbaik adalah di musim dingin! Pohang dan Busan adalah dua tempat yang bisa Anda coba.
  • Karaoke/Ruang Bernyanyi. Noraebang (노래방) sama dengan ruang Karaoke Jepang, populer dan sulit untuk dilewatkan di mana pun Anda pergi di kota-kota metropolitan.
  • Seni bela diri. Pelajari seni bela diri seperti Taekwondo (태권도) yang terkenal, dan yang kurang dikenal seperti Hapkido (합기도), serta seni bela diri yang menyerupai tarian, Taekkyeon (택견). Anda juga bisa menonton kompetisi atau pertunjukan — misalnya, festival budaya yang menampilkan seni bela diri tradisional.
  • Menginap di Kuil. Habiskan beberapa hari untuk bermeditasi dan belajar tentang agama Buddha di biara Korea.
  • Taman bermain air. banyak terdapat di provinsi Gyeonggi dan Gangwon, seperti Caribbean Bay di Yongin , Ocean World di Hongcheon, dengan latar yang lebih bernuansa Mesir Kuno, dan Ocean 700 di Pyeongchang. Turis dan penduduk lokal biasanya mengunjungi taman bermain air ini pada musim panas.
  • Yeondeunghoe (연등회) adalah festival tradisional yang diadakan selama hari ulang tahun Buddha ketika jalanan dihiasi dengan lentera teratai berwarna-warni dan juga dapat melibatkan parade perayaan.
  • Permainan papan Go, yang disebut baduk dalam bahasa Korea, cukup umum dan beberapa pemain profesional top dunia adalah orang Korea.

Seni pertunjukan tradisional

[sunting]

Korea secara tradisional merupakan rumah bagi dua jenis teater: talchum (탈춤) dan pansori (판소리).

Talchum adalah jenis tarian tradisional yang dibawakan oleh orang-orang yang mengenakan topeng, seringkali diiringi nyanyian. Tarian ini berasal dari Provinsi Hwanghae di wilayah yang sekarang menjadi Korea Utara, meskipun telah menyebar ke seluruh negeri. Talchum tradisional bergaya Hwanghae juga ditampilkan di Korea Selatan, seringkali oleh para pengungsi Korea Utara dan keturunan mereka.

Pansori adalah jenis penceritaan musikal yang melibatkan seorang pendongeng perempuan berbusana hanbok dan hanya diiringi oleh seorang penabuh drum, dengan pendongeng biasanya diharapkan menggunakan suara dan ekspresi wajah mereka untuk menciptakan efek dramatis. Setelah bersentuhan dengan gaya drama Barat, pansori berkembang menjadi changgeuk (창극) pada awal abad ke-20, yang pada dasarnya adalah opera Korea, dengan aktor dan orkestra pengiring, dan menggunakan set yang lebih rumit, berbeda dengan pementasan pansori yang minimalis.

Gisaeng (기생) atau kisaeng adalah padanan Korea untuk geisha Jepang (atau lebih tepatnya, pelacur yang dikenal sebagai oiran), dan secara historis merupakan pekerja seks yang terlatih dalam seni puisi, kaligrafi, dan musik, menghibur klien dengan keterampilan dan percakapan mereka. Meskipun tradisi ini sebagian besar telah punah di Korea Selatan modern, gisaeng sering ditampilkan dalam drama sejarah Korea, dan banyak seni tradisional mereka kini dihidupkan kembali.

Beli

[sunting]

Uang

[sunting]

Nilai tukar untuk Won Korea Selatan

Per Juli 2025:

  • US$1 ≈ ₩1.400
  • €1 ≈ ₩1.600
  • UK£1 ≈ ₩1.850
  • Japanese ¥100 ≈ ₩900
  • Chinese ¥1 ≈ ₩190
  • HK$1 ≈ ₩180
  • SG$1 ≈ ₩1.100

Nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu. Nilai tukar terkini untuk mata uang ini dan mata uang lainnya tersedia di XE.com

Uang kertas dan koin Korea Selatan

Mata uang Korea Selatan adalah won Korea Selatan, dilambangkan dengan (kode ISO: KRW) dan ditulis 원 (won) dalam bahasa Korea.

Uang kertas tersedia dalam denominasi ₩1.000 (biru), ₩5.000 (merah), ₩10.000 (hijau), dan ₩50.000 (kuning). Uang kertas ₩50.000 sangat praktis jika Anda perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang wajar, tetapi mungkin sulit digunakan untuk barang atau jasa dengan nilai kurang dari ₩10.000. Uang kertas ₩50.000 mungkin sulit ditemukan dan seringkali hanya tersedia di ATM yang menampilkan gambar uang kertas kuning di bagian luarnya.

"Cek" senilai ₩100.000 sering digunakan, dan beberapa cek bernilai hingga ₩10.000.000. Cek ini diterbitkan secara pribadi oleh bank dan dapat digunakan sebagai pengganti uang tunai untuk pembelian yang lebih besar, seperti pembelian kamar hotel.

Koin umumnya tersedia dalam denominasi ₩10, ₩50, ₩100, dan ₩500. Koin ₩1 dan ₩5 yang sangat langka pun ada.

Anda mungkin sesekali melihat harga dalam angka satu dan dua digit atau dengan tempat desimal - harga ini dalam ribuan won (misalnya jika Anda melihat 3,5 pada label harga atau item menu, berarti harganya ₩3.500).

Perbankan dan pembayaran

[sunting]

Pastikan untuk membawa paspor Anda setiap kali menukarkan uang. Hal ini juga berlaku di mesin otomatis yang mengeluarkan won Korea dan kartu pintar T-money.

Di sisi lain, penerimaan kartu kredit di toko, hotel, dan bisnis lainnya sangat baik, dan semua restoran serta motel, kecuali yang termurah, menerima Visa dan MasterCard. Bahkan pembelian kecil seperti ₩4.000 untuk secangkir kopi pun tidak masalah. Hal ini efektif karena kartu kredit memiliki nilai tukar yang baik. Namun, jika Anda menggunakan kartu asing, pastikan dengan bank Anda bahwa tidak ada biaya untuk transaksi luar negeri ini.

ATM ada di mana-mana, meskipun menggunakan kartu asing terkadang sulit. Namun, ada banyak ATM global khusus yang menerima kartu asing. ATM ini umumnya dapat ditemukan di Bank Shinhan/Jeju, bandara, di area yang sering dikunjungi orang asing, di kota-kota besar, beberapa stasiun kereta bawah tanah, dan di banyak toko swalayan Family Mart — biasanya ditandai dengan tombol "Foreign Card" di layar. Beberapa bank, seperti Citibank, mengenakan biaya sebesar ₩3.500 untuk kartu asing. Sebelum pergi ke pedesaan di mana kartu asing kadang tidak diterima beberapa ATM, pastikan Anda memiliki uang tunai atau sumber uang lainnya.

Kartu pintar T-money merupakan sumber pembayaran alternatif yang diterima secara luas, terutama untuk transportasi umum. Beberapa kota lain memiliki kartu pintar sendiri, dan mengisi ulang T-money di luar Seoul bisa menjadi masalah, tetapi di Bank Shinhan/Jeju hal itu seharusnya selalu memungkinkan. Anda mungkin perlu meminta bantuan kasir setempat karena menu/tombolnya hanya tersedia dalam bahasa Korea.

Jika Anda berencana tinggal di Korea Selatan untuk jangka waktu yang lebih lama, Anda mungkin ingin membuka rekening bank di bank Korea seperti Woori Bank, yang kemudian dapat digunakan di ATM bank di seluruh negeri. (Bahkan beberapa rekening non-lokal pun dapat melakukan hal ini, misalnya rekening Woori Bank yang dibuka di Tiongkok dilengkapi dengan kartu ATM yang dapat digunakan di semua ATM-nya di Korea Selatan.) Banyak bank bahkan mengizinkan Anda membuka rekening dengan visa turis, meskipun layanan yang dapat Anda akses seringkali sangat terbatas. Beberapa bank besar mungkin memiliki staf berbahasa Inggris di cabang-cabang utama mereka.

Biaya

[sunting]

Korea Selatan relatif mahal dibandingkan dengan kebanyakan negara Asia, tetapi lebih murah dibandingkan dengan negara-negara maju modern lainnya seperti Jepang dan sebagian besar negara Barat. Seorang backpacker hemat yang gemar makan, tinggal, dan bepergian ala Korea dapat dengan mudah bertahan hidup dengan kurang dari ₩60.000/hari, tetapi jika Anda menginginkan hotel kelas atas dan makanan Barat, bahkan ₩200.000/hari tidak akan cukup. Seoul lebih mahal daripada bagian lain negara ini, dan menjadi sangat mahal karena bersaing dalam banyak hal dengan Tokyo, tetapi hal ini telah mereda sejak krisis keuangan dan melemahnya yen Jepang.

Secara umum, jarang sekali membeli atau dikenakan biaya sesuatu yang nilainya kurang dari ₩100.

Memberi uang tip

[sunting]

Memberi tip tidak lazim di Korea Selatan dan tidak dipraktikkan oleh orang Korea. Memberi tip bisa dianggap sebagai penghinaan bagi orang Korea karena dianggap memberi sedekah, meskipun orang-orang umumnya memahami budaya memberi tip di Amerika dan akan memaklumi jika orang asing melakukannya.

Banyak hotel dan beberapa restoran turis menambahkan biaya layanan 10% pada tagihan mereka. Bellhop, pelayan hotel, sopir taksi, dan bar yang sering dikunjungi orang Barat tidak akan menolak tip apa pun yang Anda berikan.

Restoran terkadang menyediakan makanan atau minuman gratis kepada pelanggan sebagai tanda kemurahan hati atau sebagai penghargaan atas loyalitas pelanggan. Seperti di Jepang, hal ini secara umum dikenal sebagai "layanan".

Belanja

[sunting]
Pasar Namdaemun di Seoul

Banyak produk yang dijual di Korea Selatan akan dikenakan PPN sebesar 10%. Namun, pengunjung asing dapat mengklaim pengembalian pajak ini saat meninggalkan Korea Selatan. Di gerai ritel dengan tanda "Belanja Bebas Pajak" atau "Belanja Pengembalian Pajak", Anda dapat meminta tanda terima pengembalian pajak. Beberapa toko, seperti Olive Young, memperbolehkan Anda menunjukkan paspor (fotokopi tidak diterima) dan Anda tidak perlu membayar pajak sama sekali. Perlu diketahui bahwa toko yang menggunakan metode ini mungkin mengenakan sedikit biaya. Jika tidak, bagian pengembalian PPN akan ditambahkan ke tanda terima Anda. Bagian ini akan menunjukkan jumlah PPN yang Anda bayarkan untuk setiap barang antara ₩30.000 dan ₩200.000, dengan batas total ₩1 juta. Saat Anda meninggalkan Korea Selatan, kunjungi konter "Global Refund Korea" atau "Korea Tax Refund" di dekat toko bebas bea. Namun, untuk mendapatkan pengembalian pajak, Anda harus meninggalkan Korea dalam waktu 3 bulan setelah pembelian. Konter pengembalian dana memberi Anda pengembalian uang tunai, dalam pilihan Won, Yen, Yuan, atau USD saja.

Tawar-menawar adalah hal yang umum di pasar terbuka dan berlaku untuk semua barang yang mereka tawarkan. Namun, jangan sebutkan jumlah uang tertentu. Sebagai gantinya, katakan "ssage juseyo" (싸게 주세요, "Lebih murah, tolong"). Melakukan ini sekali atau dua kali sudah cukup. Namun, Anda jarang akan mendapatkan diskon lebih dari beberapa dolar.

Korea adalah ibu kota ginseng (인삼 insam ) dunia. Dianggap luas memiliki khasiat obat, ginseng dapat ditemukan di daerah pegunungan khusus di seluruh Korea. Pasta hitam kental yang terbuat dari ginseng sangat populer, begitu pula teh ginseng dan berbagai produk lainnya. Ada banyak jenis ginseng, dengan jenis terbaik berpotensi menghasilkan jutaan dolar AS di pelelangan. Tempat yang bagus untuk melihat berbagai jenis ginseng adalah Pasar Obat Herbal Gyeongdong di Seoul.

Pengunjung yang mencari barang-barang tradisional untuk dibawa pulang dapat menemukan beragam pilihan. Anda dapat menemukan seladon giok biru dari Dinasti Goryeo, kostum tradisional buatan tangan, layang-layang kertas, dan keramik yang menggambarkan emosi manusia dalam desainnya di berbagai pasar dan toko suvenir. Insadong di Seoul akan menjadi tempat pertama untuk berbelanja. Setelah beberapa saat, satu toko mungkin akan terlihat sama seperti toko lainnya, tetapi kemungkinan besar Anda akan menemukan apa yang Anda butuhkan.

Distrik perbelanjaan Myeongdong juga ada di Seoul

Mengikuti tren mode terkini, para pembeli dan pemilik butik memadati jalanan dan pasar setiap akhir pekan. Pusat mode yang sebagian besar berpusat di Seoul dengan tempat-tempat populer seperti Dongdaemun, Mok-dong Rodeo Street, dan Myeongdong ini dapat dibagi menjadi dua kategori besar: pasar dan department store. Pasar terjangkau dan setiap toko menawarkan pakaian trendi serupa yang menarik bagi banyak orang. Perlu diketahui juga bahwa Anda tidak dapat mencoba sebagian besar atasan. Jadi, sebaiknya pastikan ukuran Anda sebelum berbelanja di sana. Meskipun department store memiliki area atau lantai yang menjual barang diskon, harganya dianggap terlalu mahal dan sebagian besar ditujukan untuk orang yang lebih tua dan kaya.

Pakaian tradisional Korea yang dikenal sebagai hanbok (한복), yang masih dikenakan oleh warga Korea Selatan untuk acara-acara khusus dan peragaan ulang sejarah, dan dapat ditemukan di berbagai pasar pakaian. Sementara hanbok tradisional memerlukan kunjungan ke toko spesialis dan pemasangan khusus, yang membuatnya agak mahal, versi yang lebih kasual yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari dan jauh lebih murah juga dapat ditemukan. Tempat yang populer untuk mendapatkan hanbok tradisional adalah lantai dua Pasar Gwangjang di Seoul , di mana Anda dapat menemukan banyak penjahit hanbok tradisional, masing-masing dengan beragam kain untuk dipilih. Saat mengenakan hanbok, hanbok harus selalu dibungkus dari kiri ke kanan; melakukannya dari kanan ke kiri adalah kesalahan besar karena itu hanya dilakukan saat mendandani orang meninggal.

Barang elektronik seperti ponsel, tablet, laptop, dan gawai lainnya tersedia secara luas, terutama di kota-kota besar seperti Seoul dan Busan. Sebagian besar perangkat ini tersedia di sebagian besar negara Barat dan garansinya mungkin tidak berlaku di luar Korea. Anda mungkin juga harus berurusan dengan buku petunjuk dan fungsi yang ditulis dalam bahasa Korea. Penanak nasi Korea sangat populer di kalangan wisatawan dari Asia Timur - dengan lebih banyak model dan harga yang lebih murah daripada di luar negeri - tetapi perlu diketahui bahwa penanak nasi 'yang diaktifkan suara' mungkin mengharuskan Anda berbicara dalam bahasa Korea!

K-pop merupakan elemen penting dari fenomena Gelombang Korea (hallyu) yang mengguncang sebagian besar Asia pada awal abad ke-21, dan menyebar ke Barat pada tahun 2020-an. Jadi, Anda mungkin ingin streaming musik Korea terbaru dari penyanyi dan grup K-pop populer—dan temukan beberapa yang kurang dikenal. Artis K-pop dikontrak oleh agensi bakat dan perusahaan rekaman sejak usia sangat muda, dan biasanya berlatih keras selama bertahun-tahun sebelum mereka diizinkan debut. Saat ini, penyanyi K-pop direkrut tidak hanya dari Korea Selatan, tetapi juga dari seluruh Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, Thailand, dan Vietnam, serta komunitas Korea-Amerika dan Korea-Australia di luar negeri. Kontroversialnya, calon artis K-pop dipaksa menandatangani kontrak yang memberi mereka sedikit kendali atas kehidupan pribadi mereka, seringkali melarang mereka berkencan demi mempertahankan ilusi "ketersediaan" bagi penggemar mereka. Dalam hal berbelanja, ada banyak kesempatan untuk membeli merchandise—seperti poster, kaus, dan casing ponsel. Kebanyakan musik kini dinikmati dalam bentuk unduhan digital, tetapi masih ada beberapa toko musik yang menjual CD. Dan jika Anda ingin menyaksikannya secara langsung , tentu saja tidak ada tempat yang lebih baik daripada Korea Selatan.

Makan

[sunting]
Contoh makanan Korea: bibimbap dengan (dari kiri) acar, kue ikan tumis eomuk jorim, kimchi, panekuk pajeon, semangkuk sup gochujang dan doenjang

Masakan Korea semakin populer di luar Korea, terutama di kawasan Asia Timur dan AS. Masakan ini memang sulit didapat, dengan banyak hidangan pedas dan fermentasi, tetapi rasanya akan membuat ketagihan setelah Anda terbiasa. Makanan Korea jelas merupakan kelasnya sendiri, memadukan cabai pedas dan bawang putih yang melimpah dengan bahan-bahan halus seperti ikan mentah. Meskipun makanan Korea cukup rendah lemak, fakta yang dibuktikan dengan pengamatan bahwa sangat sedikit orang Korea Selatan yang kelebihan berat badan, mereka yang membatasi asupan natrium harus berhati-hati, karena masakan Korea bisa jadi tinggi garam.

Hidangan Korea umumnya terdiri dari nasi dan sup, dan kemungkinan besar berupa hidangan ikan atau daging, yang selalu disajikan dengan beragam lauk kecil yang dikenal sebagai banchan (반찬). Hidangan paling sederhana terdiri dari tiga jenis, sementara jamuan makan kerajaan biasanya terdiri dari dua puluh jenis banchan. Selain kimchi, lauk-pauk yang umum antara lain tauge (콩나물 kongnamul), bayam (시금치 shigeumchi), dan ikan kering kecil.

Kimchi (김치 gimchi) yang umum ditemukan di mana-mana , terbuat dari kubis dan cabai yang difermentasi, menemani hampir setiap hidangan dan memiliki rasa yang bervariasi, mulai dari ringan hingga sangat pedas. Selain kubis biasa, kimchi juga dapat dibuat dari lobak putih (깍두기 ggakdugi), mentimun (오이 소박이 oi-sobagi), daun bawang (부추 김치 buchu gimchi), atau hampir semua sayuran yang dapat diasamkan. Banyak hidangan berbeda yang dibuat menggunakan kimchi sebagai penyedap, dan kimchi juga disajikan sebagai lauk. Tidak jarang menemukan turis Korea membawa setumpuk kimchi yang padat saat bepergian ke luar negeri.

Dua bumbu lainnya yang ditemukan di hampir setiap hidangan adalah doenjang (된장), pasta kedelai fermentasi yang mirip dengan miso Jepang , dan gochujang (고추장), pasta cabai pedas.

Salah satu masalah bagi wisatawan adalah sulitnya mendapatkan sarapan atau brunch, karena kebanyakan restoran dan kafe baru buka sekitar pukul 10.00. Orang Korea, seperti halnya orang Jepang, sarapan di rumah, dan budaya brunch tidak ada. Sebelum pukul 10.00, satu-satunya tempat yang buka adalah kedai kopi kecil yang hanya melayani pesan antar, dan jaringan toko roti yang juga melayani pesan antar seperti Paris Baguette. Bagi orang Korea, kafe bukan untuk membeli kopi atau makanan dalam perjalanan ke tempat kerja, melainkan untuk bersosialisasi di sore hari. Inilah alasan mengapa kafe biasanya buka hingga pukul 17.00 dan lebih, dan penduduk setempat menggunakannya untuk makan siang atau camilan bersama teman.

Untuk mencari makanan halal, wisatawan dapat menggunakan aplikasi seperti Halal Navi dan MUFKO yang memberikan rekomendasi restoran halal terdekat dan informasi tentang makanan halal. Selain itu, beberapa tempat populer seperti Itaewon dan Seoul Central Mosque juga dikenal sebagai pusat restoran dan makanan halal.