Lompat ke isi

Wikiwisata:Pedoman penamaan

Dari Wikiwisata

Ada banyak tempat di dunia dengan banyak nama dalam banyak bahasa. Pedoman berikut ini dimaksudkan untuk memudahkan Anda memutuskan cara menulis nama tempat, dan cara membaca serta menemukan sesuatu di Wikiwisata. Sebagian besar ketentuan berikut ini berlaku untuk artikel destinasi serta beberapa jenis artikel lainnya.

Penamaan artikel

[sunting]

Ini adalah Wikiwisata versi bahasa Indonesia (ada berbagai versi bahasa lainnya), jadi artikel harus menggunakan nama kota, wilayah, atau negara yang paling umum digunakan oleh warga negara Indonesia. Ini berarti bahwa nama resmi aslinya sering kali tidak sesuai untuk digunakan sebagai nama artikel.

Contoh:

Jika ada nama lain untuk suatu destinasi — terutama nama dalam bahasa lokal — sertakan informasi tersebut di dalam artikel itu sendiri. Misalnya, seorang pelancong berbahasa Inggris ke Lisbon pasti tahu bahwa kota itu disebut Lisboa dalam bahasa Portugis; mereka mungkin tertarik dengan fakta bahwa kota itu disebut Olisipo oleh orang Romawi. Contoh lainnya:

  • Athena (Αθήνα, Athína) adalah ibu kota Yunani.
  • Seoul (서울) adalah ibu kota Korea Selatan.

Saat satu tempat memiliki banyak nama

[sunting]

Untuk destinasi yang memiliki beberapa nama atau ejaan dan tidak ada nama Inggris/Indonesia yang pasti, judul artikelnya harus menggunakan nama yang paling umum digunakan dalam bahasa lokal. Untuk tempat yang bahasa lokalnya tidak menggunakan alfabet Inggris (atau Latin), cobalah untuk membuat versi romanisasinya. Dalam kasus ini, membuat pengalihan untuk versi nama alternatif adalah wajib. Prinsip panduan Wikiwisata adalah selalu utamakan kebutuhan pelancong. Gunakan juga logika ataupun konsensus untuk menyelesaikan konflik penamaan.

Romanisasi

[sunting]

Hanya gunakan karakter dari Abjad Latin untuk semua nama artikel (bukan hanya nama tempat). Karakter Latin sendiri adalah huruf A hingga Z, bisa huruf kapital maupun tidak, dengan atau tanpa aksen/diakritik, dan termasuk ligatur (seperti æ, Æ). Abjad Latin jauh lebih mudah untuk "diucapkan" atau diketik (misalnya, untuk alat pencarian) bagi pembaca dan kontributor berbahasa Indonesia daripada karakter non-Latin. Saat menggunakan aksen/diakritik dan/atau ligatur, jangan lupa untuk membuat halaman pengalihan tanpa keduanya (misalnya artikel bernama Ærø seharusnya memiliki pengalihan bernama Aero dan Aeroe). Bila ada bahasa yang menggunakan alfabet Romawi dengan sejumlah kecil karakter tambahan (seperti "þ" dan "ð" dalam bahasa Islandia atau "ß" dalam bahasa Jerman), karakter tersebut juga dapat digunakan dalam nama artikel, yang pentung jangan lupa untuk membuat halaman pengalihan yang menggunakan ejaan pengganti.

Baca juga: Romanisasi untuk pedoman khusus bahasa lain.

Contoh

[sunting]

Saat menentukan nama artikel, gunakan klu berikut:

  1. Apakah ada beberapa nama yang digunakan untuk destinasi? Jika tidak, nama artikelnya sudah pasti jelas. Contoh: Chicago.
  2. Jika ada beberapa nama untuk destinasi wisata, apakah salah satunya lebih umum digunakan warga Indonesia sehingga tidak menggunakannya sebagai nama artikel akan menyebabkan kebingungan? Contoh: Jenewa alih-alih Genf atau Genève.
  3. Jika ada beberapa nama untuk sebuah destinasi, dan salah satunya tidak jelas mana "yang lebih umum digunakan", gunakan nama lokal dan buat pengalihan untuk versi alternatif. Contoh: Ærø sebagai nama artikel, dan halaman pengalihan yang harus dibuat untuk versi alternatifnya ialah Aero dan Aeroe.

Contoh tambahan:

  • São Paulo sebagai nama artikel. Buatlah halaman pengalihan Sao Paulo karena kedua nama tersebut digunakan di negara-negara berbahasa Inggris dan "São Paulo" adalah nama yang digunakan secara lokal.
  • Tiongkok sebagai nama artikel. Buatlah halaman pengalihan China, sebab itu selalu digunakan di negara-negara berbahasa Inggris.
  • Taman Nasional Þingvellir sebagai nama artikel. Pengalihan harus disiapkan untuk Taman Nasional Thingvellir karena kedua nama tersebut digunakan di negara-negara berbahasa Inggris dan "Taman Nasional Þingvellir" adalah nama yang digunakan oleh warga lokal.

Konsistensi

[sunting]

Semua penggunaan nama tempat di seluruh artikel harus sama dengan judul artikel untuk artikel destinasi tersebut. Dengan kata lain, penamaan harus konsisten, terlepas dari apakah itu untuk penamaan judul artikel, atau menulis di badan artikelnya.

Hierarki

[sunting]

Semakin pendek URL yang dibuat, semakin mudah URL tersebut diingat sehingga semakin besar kemungkinan orang akan menyebarkannya. Untuk nama tempat, menggunakan nama polos tempat tersebut adalah pilihan yang terbaik, tanpa harus menambahkan pelafalan.

Dengan kata lain, Denver saja sudah cukup untuk menemukan kota Denver di Colorado. Hindari penggunaan [[Denver, Colorado]] atau [[Denver, Colorado, Amerika Serikat]] seperti yang kadang digunakan di Wikipedia. Lokasi Denver di dunia harus jelas dari halaman Denver, atau dari artikel Colorado atau bahkan Amerika Serikat. Navigasi remah roti dapat mengatasi ambiguitas yang ada.

Jika dan hanya jika, dua tempat atau lebih memiliki nama yang sama, dan masing-masing juga memerlukan artikel Wikiwisata yang terpisah, maka judul artikel harus menghilangkan ambiguitas dengan menambahkan disambiguator (Lihat di bawah).

Wilayah

[sunting]

Banyak wilayah memiliki nama lokal yang sesuai dengan hierarki Wikiwisata, seperti Green Mountains atau Ozarks. Dalam kasus lain, nama yang paling umum mungkin menggunakan indikator arah, seperti Ohio Timur Laut; dalam kasus ini penting untuk diingat untuk menggunakan nama umum dan menghindari godaan untuk membuat wilayah dengan nama seperti "Timur Laut (Ohio)". Dalam kasus tersebut, logikanya seseorang yang mengunjungi Ohio, bukan mengunjungi Timur Laut, mereka akan mengunjungi Ohio Timur Laut.

Kota besar, kota kecil, desa, dan tujuan lainnya

[sunting]

Saat memutuskan nama tempat yang akan digunakan pada artikel, hindari penggunaan istilah hukum seperti Kota Besar, Kota Kecil, Kota Praja, Desa, Kampung, dan deskripsi serupa lainnya, kecuali bila Kota, Desa, Kampung, dan lainnya memang biasanya digunakan sebagai bagian dari nama tempat seperti Kota Meksiko & Kota New York.

Uji coba yang cukup efektif adalah dengan bertanya pada diri Anda sendiri, apakah Anda akan tetap membahas tempat yang sama jika istilah tambahannya dihilangkan dari nama tempat itu.

Distrik

[sunting]

Pengecualian untuk pedoman penamaan artikel adalah distrik pada suatu kota. Distrik ini memiliki nama dalam format "Nama kota/Nama distrik". Contoh:

Jagalah agar nama distrik tetap pendek; khususnya, jangan ulangi nama kota kecuali memang nama resmi seperi itu. Amsterdam/Timur sama jelasnya dan jauh lebih pendek daripada "Amsterdam/Amsterdam Timur".

Disambiguasi

[sunting]

Terkadang, tempat yang berbeda memiliki nama yang sama, sehingga memerlukan halaman disambiguasi. Dalam kebanyakan kasus, hal ini mudah dipecahkan yakni dengan menggunakan salah satu dari dua aturan nomor 1 di bawah ini. Dalam beberapa kasus, aturan 3 atau 4 berlaku.

  1. Jika dua tempat berada pada level hirarki geografis yang sama (misalnya keduanya adalah kota), tulis negara masing-masing dalam tanda kurung setelah nama mereka. Contoh: Nanao (Jepang). Di negara-negara tertentu, tingkat disambiguasi yang lebih tepat diperlukan agar lebih alami saat dibaca, seperti:
  2. Jika dua tempat tempat berada pada level hirarki geografis yang berbeda, tuliskan nama setiap level geografis dalam tanda kurung. Contoh: Georgia (negara bagian) dan Georgia (negara); Nakhchivan (kota) dan Nakhchivan (wilayah). Perhatikan bahwa di Amerika Serikat, suatu daerah dapat dinamai sebagai "County X" sehingga tidak memerlukan halaman disambiguasi sebagai pembeda dari kota/wilayah dengan nama yang sama.
  3. Dalam beberapa kasus yang sangat jarang terjadi, tidak mungkin untuk membedakan tempat hanya dengan menggunakan kedua aturan di atas. Jika dan hanya jika ini terjadi, gunakan nama tingkat geografis dan nama negara/negara bagian/provinsi. Contoh: Kota Durham (Carolina Utara) dan Durham (New Hampshire) dapat dibedakan dengan aturan nomor 1. Namun, ada kawasan dan kota bernama Durham di Ontario. Oleh karena itu Durham (wilayah, Ontario) dan Durham (kota kecil, Ontario), karena yang ke-dua bukan satu-satunya kota kecil dengan nama yang sama (ada Durham (kota kecil)) per aturan nomor 2), maupun satu-satunya wilayah dengan nama yang sama (ada Durham (Ontario) per aturan nomor 1).
  4. Sebagai pengecualian, jika satu tempat jauh lebih terkenal daripada tempat lain dengan nama yang sama sehingga disambiguasi malah mengganggu pembaca alih-alih membantu, biarkan saja judul halaman tersebut apa adanya tanpa memakai disambiguator di bagian akhir walau jarang terjadi. Dan jika Anda harus memikirkan tempat mana yang "lebih terkenal", kembalilah ke aturan nomor 1. Contoh: Paris adalah ibu kota Perancis; Paris (Texas) adalah kota padang rumput kecil yang indah di Amerika Serikat. London adalah ibu kota Britania Raya; London (Ontario) adalah kota berukuran sedang di Kanada. Peru adalah negara di Amerika Selatan; Peru (Indiana) adalah kota di Midwest Amerika Serikat.
    • Ketika suatu tempat memenuhi kriteria "jauh lebih terkenal", artikel yang tidak ambigu tersebut harus menyertakan templat {{otheruses}} di bagian atas halamannya, yang secara otomatis akan menyediakan pranala ke halaman disambiguasi untuk yang lainnya. Misalnya: Paris menggunakan {{otheruses}} untuk secara otomatis membuat pranala ke Paris (disambiguasi).
    • Provinsi dan prefektur di sekitar kota-kota penting dengan nama yang sama adalah contoh umum dari aturan "jauh lebih terkenal". Ketika kota X dan wilayah di sekitarnya memiliki nama yang sama persis, dan kota tersebut jauh lebih dikenal, makan kota tersebut diberi "X" dan provinsinya diberi "X (provinsi)". Contoh: Buenos Aires dan Buenos Aires (provinsi), Hiroshima dan Hiroshima (prefektur), Utrecht dan Utrecht (provinsi).

Jika ada 3 tempat atau lebih dengan nama yang sama, gunakan aturan nomor 1 terlebih dahulu (untuk tempat-tempat pada level hierarki yang sama) sebelum menggunakan aturan nomor 2 (untuk tempat-tempat pada tingkat hierarki yang berbeda).

Anda dapat menggunakan satu karakter "pipa" garis vertikal untuk menyembunyikan disambiguator dalam teks artikel. Misalnya, ketik [[Georgia (negara bagian)|]] dan karakter tersebut akan secara otomatis diperluas menjadi [[Georgia (negara bagian)|Georgia]], dan muncul dalam artikel hanya sebagai Georgia.

Bila dua tempat memiliki nama yang sama, sebuah halaman disambiguasi harus dibuat, dan ditambahkan ke Wikiwisata:Pranala balik ke halaman disambiguasi. Nama halaman ini biasanya harus berupa nama umum, misalnya Georgia. Bila satu tempat memenuhi pengecualian karena "jauh lebih terkenal", halaman disambiguasi harus diberi nama "X (disambiguasi)" di mana "X" adalah nama umumnya. Contoh: Buenos Aires (disambiguasi). Pranala dalam artikel lain yang mengarah ke halaman disambiguasi harus diperbarui agar mengarah ke halaman yang telah didisambiguasi.

Lihat Wikiwisata:Cara mengubah nama halaman untuk rincian tentang cara menghilangkan ambiguitas pada topik yang sudah ada.

Kapitalisasi

[sunting]

Lihat pula: Wikiwisata:Kapitalisasi

Sebagian besar nama tempat destinasi ditulis dengan huruf kapital dalam bahasa Indonesia. Kata-kata pendek atau penghubung seperti "di", "dan", dan "dengan" biasanya tidak ditulis dengan huruf kapital. Jadi, misalnya, "United States of America" adalah penggunaan huruf kapital yang lebih tepat.

Untuk artikel yang bukan nama tempat destinasi , tuliskan huruf kapital pada kata pertama, lalu jangan tuliskan huruf kapital untuk hal-hal yang tidak perlu ditulis dengan huruf kapital. Misalnya, Maskapai penerbangan murah di Eropa alih-alih "Maskapai Penerbangan Murah Di Eropa", serta Pedoman gaya alih-alih "Pedoman Gaya".

"The"

[sunting]

Jika nama suatu destinasi diawali dengan kata "the", jangan mengikutsertakan kata tersebut pada nama artikel.

Contoh:

Pengecualian: The Hague, The Rocks dan The Catlins, dimana kata "The"-nya sudah menjadi satu dengan namanya.

Singkatan

[sunting]

Tempat yang disebut Saint atau Mount atau sesuatu atau yang lain sering kali disingkat menjadi St., Mt. maupun St atau Mt. Untuk menghindari kebingungan dan salah membuat artikel ganda, kata singkatan harus dihindari sehingga tiap kata-kata harus dieja lengkap, kecuali ejaan nama tempat resmi (seperti Taman National Gunung Cradle-Danau St Clair) yang resminya menggunakan singkatan tersebut.

Catatan: Berdasarkan konvensi, St. John's di Newfoundland selalu disingkat untuk membedakannya dari Saint John di New Brunswick.

Hindari juga singkatan seperti Kepulauan Turks & Caicos tetapi tulis juga konjungsinya, sehingga artikelnya harus diberi nama Kepulauan Turks dan Caicos.

Memisahkan kata

[sunting]

Pisahkan kata dengan karakter spasi tunggal, bukan dengan apostrof, tanda hubung, atau tanda hubung, kecuali nama tempat tersebut biasa dieja seperti demikian.

Angka

[sunting]

Ejalah angka pada nama destinasi, kecuali jika angka tersebut benar-benar merupakan bagian dari nama. Misalnya, gunakan Persimpangan delapan mil alih-alih Persimpangan 8 mil seperti yang dieja pada rambu, meskipun Rute 66 atau E8 harus digunakan jika nama biasanya ditampilkan seperti itu atau jika angka tersebut dipakai secara rutin oleh warga lokalnya sendiri.

Karakter non-alfabet

[sunting]

Hindari penggunaan karakter non-alfabet, meskipun karakter tersebut sebenarnya merupakan bagian dari nama.

Karakter berikut harus dihindari jika memungkinkan:

  • # – Tanda pagar: Digunakan di alamat halaman web untuk menunjukkan bagian.
  • ? – Tanda tanya: Digunakan di alamat halaman web untuk menunjukkan awal string kueri.
  • / – Garis miring: Memisahkan halaman utama dari subhalaman.
  • : – Titik dua: Memisahkan namespace artikel wiki dari nama artikel. Hanya boleh digunakan dengan namespace yang valid.
  • & – Ampersand: Digunakan di alamat halaman web untuk memisahkan parameter string kueri. Ditampilkan sebagai "&" dalam penanda di {{mapframe}}.

Misalnya, #browns tidak boleh digunakan pada judul artikel tentang Hash browns; sebab dalam kasus tersebut, pranala tersebut malah mengarah ke bagian browns di halaman ini, yang sudah jelas tidak eksis.

Jika salah satu karakter bermasalah ini digunakan dalam nama artikel, Anda sendiri yang akan kesulitan manautkan atau memindahkan halaman tersebut. Lalu, halaman yang menautkan ke artikel tersebut dapat mengalami galat.

Judul bagian

[sunting]

Judul bagian dalam artikel harus mengikuti sebagian besar konvensi format yang sama seperti judul artikel. Judul bagian biasanya harus sesuai dengan kerangka artikel yang tepat bagi suatu destinasi.

Nama resmi

[sunting]

Kebijakan tambahan untuk penamaan artikel adalah menggunakan nama resmi suatu destinasi. Sering kali, nama resmi juga merupakan nama bahasa Inggris yang paling umum. Namun, sering kali ada kesulitan dalam menentukan nama resmi suatu artikel.

  • Nama-nama tersebut terlalu panjang: misalnya, nama resmi untuk Bangkok aslinya terdiri dari 163 huruf Romawi!
  • Nama-nama tersebut memiliki banyak kata tambahan yang tidak digunakan oleh siapa pun: "Kota dan Kabupaten San Francisco", "Daerah Administratif Khusus Hong Kong Republik Rakyat Tiongkok", "Aglomerasi perkotaan Montreal", dll.
  • Nama-nama tersebut tidak jelas dan tidak dikenal.

Lihat juga

[sunting]