Lompat ke isi

Uluan nughik

Dari Wikiwisata

Sejarah

[sunting]

Nama Uluan Nughik berasal dari kata lokal yang menggambarkan lokasi yang berada di “atas hulu”, mengandung makna mitologis dalam tradisi masyarakat setempat tentang hubungan harmonis antara manusia dengan alam sekitar. Kawasan ini dibangun sejak awal 2019 dengan tujuan memperkenalkan budaya Lampung, mempromosikan keseimbangan ekologis, serta dilestarikan sebagai warisan budaya yang hidup.

Acara Festival

[sunting]

Uluan Nughik juga rutin menjadi tuan rumah kegiatan seni dan budaya, seperti Tubaba Art Festival, sebuah festival seni tahunan yang menampilkan pertunjukan teater, pameran seni rupa, seni pertunjukan, dan karya kreatif kontemporer. Festival ini telah mendapatkan pengakuan Kharisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sebagai salah satu acara unggulan yang memadukan tradisi lokal dengan kreativitas modern. Selain itu, Uluan Nughik pernah menjadi lokasi Temu Seni Performans Indonesia Bertutur, yang dihadiri seniman dari seluruh Nusantara, memperkuat perannya sebagai pusat ekspresi seni budaya.

Sebagai destinasi wisata budaya, Uluan Nughik memiliki peran penting dalam melestarikan warisan budaya Lampung melalui pameran budaya, rumah adat, kegiatan seni, serta program edukatif untuk generasi muda dan pengunjung. Pemerintah daerah telah mempertimbangkan peraturan daerah untuk menguatkan statusnya sebagai kota budaya yang menjadi ikon wisata dan kebudayaan di Tulang Bawang Barat.

Akses dan Lokasi

[sunting]

Lokasi Uluan Nughik berada sekitar 3 kilometer atau sekitar 5–10 menit perjalanan dari pusat pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Akses menuju kawasan wisata ini relatif mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun beberapa jalur masih berbentuk tanah.