Lompat ke isi

Reset GPX untuk halaman ini
Dari Wikiwisata

Pahami

[sunting]

Kabupaten Tulang Bawang Barat (sering disingkat Tubaba) pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang, berdasarkan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2008, tanggal 26 November 2008, tentang Pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung. Namun sebelum kemerdekaan RI, wilayah ini disebut dengan Megou Pak Tulang Bawang. Wilayah Megou Pak Tulang Bawang didiami oleh empat marga, yaitu Marga Buay Tegamoan, Marga Buay Bulan, Marga Buay Suwai Umpu, dan Marga Buay Aji. Tulang Bawang Barat resmi berdiri pada tahun 2009. Tubaba berlandaskan prinsip-prinsip hidup nemen, nedes, nerimo. Prinsip hidup masyarakat Tubaba itu kita sebut dengan Nenemo. Nemen memiliki arti bekerja Keras, nedes yang berarti tahan banting serta nerimo yang memiliki makna keihklasan. Selain itu, ada tiga falsafah kebajikan dari Baduy yang kemudian menyatu kedalam sendi-sendi kehidupan Tubaba, yakni falsafah tentang kesederhanaan, kesetaraan dan kelestarian. Inilah dasar berpijak untuk Menuju Tubaba, masa depan Tulang Bawang Barat.

Secara administratif, Kabupaten Tulang Bawang Barat terdiri dari sejumlah kecamatan, antara lain Batu Putih, Gunung Agung, Gunung Terang, Lambu Kibang, Pagar Dewa, Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, Tumijajar, Way Kenanga. Wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Mesuji di sebelah utara, Kabupaten Tulang Bawang di sebelah timur, Kabupaten Lampung Tengah di selatan, serta Kabupaten Lampung Utara di sebelah barat. Panaragan Jaya, menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat.

Bentang alam Tulang Bawang Barat didominasi oleh dataran rendah dan kawasan pertanian dengan iklim tropis yang relatif panas. Kabupaten ini dikenal sebagai daerah dengan tata ruang modern dan identitas budaya yang kuat, terutama melalui pengembangan kawasan Islamic Center Tubaba dan arsitektur khas berbasis nilai budaya Lampung. Sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan menjadi penopang utama perekonomian daerah.

[sunting]

Dengan Mobil

[sunting]

Tulang Bawang Barat dapat ditempuh melalui perjalanan darat dari Bandar Lampung dengan waktu tempuh sekitar 3–4 jam. Rute yang umum digunakan adalah Bandar Lampung – Terbanggi Besar – Simpang Gunung Sugih – Tulang Bawang Barat melalui jalan lintas tengah Sumatra. Kondisi jalan umumnya baik dan relatif datar.

Alternatif rute lainnya adalah melalui Bandar Lampung – Kotabumi – Lampung Utara – Tulang Bawang Barat, terutama bagi wisatawan yang datang dari arah Sumatra Selatan.

Dengan Bus

[sunting]

Bus antarkota dan travel tersedia dari Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, menuju Panaragan Jaya, Tumijajar, atau Tulang Bawang Tengah.

  • Bus umum dan travel dari Bandar Lampung: Rp40.000 – Rp80.000
  • Waktu tempuh sekitar 4–5 jam

Sebagian bus juga melayani rute menuju Lampung Utara dan Mesuji yang melintasi wilayah Tulang Bawang Barat.

Dengan Kereta

[sunting]

Kabupaten Tulang Bawang Barat belum dilalui jalur kereta api. Stasiun terdekat berada di Kotabumi dan Tanjung Karang (Bandar Lampung). Dari stasiun, perjalanan dilanjutkan dengan bus atau kendaraan sewaan.

Dengan Pesawat

[sunting]

Bandara terdekat adalah Bandara Radin Inten II (TKG), Bandar Lampung. Dari bandara, perjalanan darat dilanjutkan menuju Panaragan Jaya atau kecamatan lain di Tulang Bawang Barat.

Berkeliling

[sunting]

Moda transportasi lokal meliputi angkutan pedesaan, ojek konvensional, dan ojek daring di wilayah perkotaan seperti Panaragan Jaya dan Tumijajar. Untuk menjangkau objek wisata dan desa-desa, kendaraan pribadi atau sewaan lebih disarankan.

Bicara

[sunting]

Bahasa daerah yang digunakan masyarakat adalah Bahasa Lampung dialek Pepadun. Bahasa Indonesia digunakan secara luas dalam pelayanan publik dan kehidupan sehari-hari.

Lihat

[sunting]

Islamic Center Tulang Bawang Barat, Panaragan Jaya, Tulang Bawang Barat (Dapat diakses dari pusat Panaragan Jaya). Setiap hari. Kompleks pusat keagamaan dan ikon arsitektur modern Tubaba dengan desain khas budaya Lampung. Gratis.

Uluan Nughik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung (Dapat diakses dari Panaragan Jaya dengan kendaraan bermotor). Sepanjang hari. Kawasan wisata budaya dan ruang publik khas Tubaba yang menampilkan lanskap alami serta arsitektur bernuansa adat Lampung, sering digunakan sebagai lokasi kegiatan seni dan budaya. Gratis.

Lakukan

[sunting]
  • Wisata arsitektur dan tata kota modern khas Tubaba
  • Fotografi bangunan ikonik Uluan Nughik
  • Menghadiri Tubaba Art Festival

Beli

[sunting]
  • Produk hasil kerajinan tangan khas masyarakat Tubaba "Tikew"
  • Oleh-oleh tradisional

Makan

[sunting]

Kuliner Tulang Bawang Barat didominasi masakan khas Lampung dan masakan rumahan.

  • Seruit
  • Pindang ikan

Jajanan Tradisional

[sunting]
  • Engkak
  • Kue lapis
  • Kue basah pasar

Minum

[sunting]

Minuman yang umum dijumpai antara lain kopi Lampung, teh manis, dan minuman tradisional rumahan.

Tidur

[sunting]

Berugo Cottage terletak di Jalan Diponegoro Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. Selain itu penginapan tersedia di Panaragan Jaya, Tumijajar, dan sekitarnya, mulai dari losmen sederhana hingga hotel melati. Homestay juga tersedia di beberapa desa.

Tetap aman

[sunting]

Kondisi wilayah relatif aman. Tetap waspada saat berkendara jarak jauh dan perhatikan cuaca saat musim hujan.

Tetap sehat

[sunting]

Fasilitas kesehatan tersedia di kecamatan utama. Bawa obat pribadi jika bepergian ke daerah pedesaan.

Hormati

[sunting]

Hormati adat istiadat Lampung Pepadun. Berpakaian sopan, menjaga sikap, dan menghargai norma sosial setempat.

Terhubung

[sunting]

Jaringan seluler tersedia di sebagian besar wilayah, namun sinyal dapat melemah di daerah pedesaan tertentu.

Tujuan berikutnya

[sunting]
  • Lampung Utara
  • Lampung Tengah
  • Tulang Bawang
  • Mesuji
  • Bandar Lampung