Padang Pariaman
Padang Pariaman adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Padang Pariaman berada di posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Padang sebagai Ibukota Provinsi Sumatra Barat yang didukung dengan keberadaan Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM).
Pahami
[sunting sumber]Geografi
[sunting sumber]Kabupaten Padang Pariaman memiliki pantai yang luas dengan panjang garis pantai sepanjang 42,11 km2. Kemudian rata-rata ketinggian wilayahnya berada pada kisaran 0–1.925 meter dari permukaan laut. Selain memiliki pantai yang panjang, Kabupaten Padang Pariaman memiliki 2 (dua) pulau yang terletak di Kecamatan Batang Anai dan Ulakan Tapakih, dan dilewati oleh 12 sungai.
Penduduk
[sunting sumber]Jumlah penduduk Kabupaten Padang Pariaman tahun 2025 tercatat sebanyak 467.037 jiwa. Tingkat kepadatan penduduk terhitung sebanyak 348 jiwa/km2.
Iklim
[sunting sumber]Padang Pariaman beriklim tropis dipengaruhi oleh angin darat dengan curah hujan cukup tinggi dengan rata-rata 442,80 mm/bulan dan suhu udara berkisar 26°C - 31°C.
Menuju ke sini
[sunting sumber]Dengan pesawat
[sunting sumber]Turun di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping, Batang Anai. Batang Anai merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Dari BIM ke Padang Pariaman dapat dijangkau dengan mobil dalam waktu sekitar 30–45 menit berkendara, tergantung pada tujuan akhir dan kondisi lalu lintas.
Dengan mobil
[sunting sumber]Perjalanan menuju Padang Pariaman dari Kota Padang dapat ditempuh dengan mobil melalui jalur darat yang nyaman dan mudah diakses. Rute yang umum dilalui adalah Padang – Lubuk Alung – Padang Pariaman, mengikuti jalan nasional yang menghubungkan pesisir barat Sumatra. Jaraknya sekitar 60 kilometer, dengan waktu tempuh rata-rata antara satu hingga satu setengah jam, bergantung pada kondisi lalu lintas. Kondisi jalan relatif baik dan dapat dilalui mobil pribadi maupun kendaraan sewaan.
Dengan bus
[sunting sumber]Padang Pariaman dapat dicapai dengan bus antarkota dari Kota Padang. Keberangkatan umumnya melalui Terminal Anak Air Padang, dengan tujuan akhir Lubuk Alung atau langsung ke beberapa kecamatan di Padang Pariaman. Perjalanan mengikuti jalur Padang–Lubuk Alung, menyusuri kawasan dataran rendah dan perkampungan pesisir Minangkabau.
Waktu tempuh berkisar antara satu hingga dua jam, tergantung kepadatan lalu lintas. Bus dan kendaraan sejenis (bus kecil atau travel umum) berangkat cukup sering, sehingga mudah diakses oleh wisatawan. Setibanya di Lubuk Alung, perjalanan dapat dilanjutkan dengan angkutan lokal atau ojek menuju objek-objek wisata.
Berkeliling
[sunting sumber]Dengan mobil
[sunting sumber]Pilihan paling praktis dan fleksibel. Cocok untuk menjangkau pantai-pantai, nagari, serta situs sejarah yang lokasinya terpencar. Penyewaan mobil tersedia di Padang.
Lihat
[sunting sumber]- 1 Makam Syekh Burhanuddin, Jl. Syekh Burhanuddin. Makam Syekh Burhanudin terletak di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman. Di sini setiap tahun diadakan tradisi Basapa.
- 2 Pantai Tiram, Tapakis, Kec. Ulakan Tapakis. Pantai Tiram adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di wilayah Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Karena keindahannya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menjadikan pantai ini sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintah maupun masyarakat seperti Gerakan Tanam Sejuta Pohon, Penghijauan, dan event wisata “Pacu Monyet Memanjat Kelapa”.
Lakukan
[sunting sumber]Wisata religi
[sunting sumber]Ziarah ke kawasan Ulakan serta mengikuti tradisi keagamaan dan adat yang masih hidup di tengah masyarakat nagari.
Menikmati pantai
[sunting sumber]Bersantai di Pantai Ketaping dan pantai-pantai lainnya, berjalan di tepi laut, menikmati kuliner pesisir, atau memancing.
Beli
[sunting sumber]Pasar tradisional Nagari
[sunting sumber]Di Padang Pariaman, setiap nagari memiliki pasar tradisional. Setiap nagari memiliki hari pasar berbeda yang menjadi agenda rutin mingguan masyarakat. Terdapat 15 pasar tradisional nagari, diantaranya sebagai berikut.
- Pasar Lubuk Alung, terletak di Kecamatan Lubuk Alung, setiap hari Senin & Kamis.
- Pasar Sicincin, terletak di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, setiap hari Selasa & Jumat.
Makan
[sunting sumber]Minum
[sunting sumber]Tidur
[sunting sumber]Fasilitas akomodasi di Padang Pariaman berupa hotel, wisma, dan homestay. Beberapa akomodasi yang direkomendasikan antara lain:
Hotel
[sunting sumber]- Hotel Oasis Sarle
- Buana Lestari Hotel
- Minang Jaya Hotel
Wisma
[sunting sumber]- Wisma Pondok Bagindo
- Wisma Yorifa
Homestay
[sunting sumber]- Omi Ra Homestay
- Rumah Singgah Akak Upik
- Homestay Dila
- Batu Basa Homestay
- Mawar Homestay
- Homestay Elfi
- Umi Homestay.