Lompat ke isi

Reset GPX untuk halaman ini
Dari Wikiwisata

Pahami

[sunting]

Musi Rawas merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten ini dikenal dengan wilayahnya yang luas, potensi pertanian, perkebunan, serta kekayaan alam berupa sungai dan perbukitan.

[sunting]

Dengan mobil

[sunting]

Kabupaten Musi Rawas dapat diakses melalui jalur darat dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Dari Palembang, perjalanan menuju Musi Rawas ditempuh sekitar 8–10 jam melalui Jalan Lintas Tengah Sumatera dengan rute Palembang – Lahat – Tebing Tinggi – Lubuklinggau – Muara Beliti. Kondisi jalan utama umumnya beraspal baik, meskipun di beberapa titik terdapat jalan berkelok dan naik turun terutama mendekati wilayah perbukitan.

Dari Bengkulu, perjalanan menuju Musi Rawas dapat ditempuh melalui jalur lintas barat yang menghubungkan Bengkulu – Curup – Lubuklinggau, kemudian dilanjutkan ke wilayah Musi Rawas. Jalur ini cukup ramai dan menjadi salah satu akses utama distribusi hasil perkebunan.

Dengan kereta

[sunting]

Musi Rawas tidak memiliki stasiun besar sendiri, namun dapat diakses melalui Stasiun Lubuklinggau, yang merupakan stasiun akhir jalur kereta api dari Palembang. Kereta api KA Sindang Marga dan KA Bukit Serelo melayani rute Palembang – Lubuklinggau. Dari Stasiun Lubuklinggau, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan darat sekitar 30–60 menit menuju wilayah Muara Beliti dan kecamatan lain di Musi Rawas.

Dengan bus

[sunting]

Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) melayani rute menuju Terminal Simpang Periuk Lubuklinggau. Dari terminal ini tersedia travel, bus kecil, dan angkutan umum menuju berbagai kecamatan di Kabupaten Musi Rawas seperti Tugumulyo, Muara Kelingi, dan Muara Lakit.

Berkeliling

[sunting]

Untuk berkeliling di dalam wilayah Musi Rawas, masyarakat umumnya menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor, atau angkutan desa (angkot pedesaan). Tidak semua rute memiliki jadwal tetap, sehingga disarankan bertanya kepada warga setempat mengenai jam dan rute angkutan. Ojek konvensional dan transportasi daring seperti Gojek atau Grab juga tersedia di wilayah yang dekat dengan Lubuklinggau.

Lihat

[sunting]

Kabupaten Musi Rawas memiliki beberapa tempat menarik yang mencerminkan alam dan budaya setempat, antara lain:

  • Air Terjun Curug Panjang (Air Terjun Durian Remuk) Berlokasi di Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti. Air terjun ini terbentuk dari bebatuan besar yang terbelah dengan panjang sekitar 40 meter dan ketinggian 4 meter. Sering dijuluki "Mini Niagara" karena bentuknya yang unik. Dibuka sejak Juli 2018 dan hanya berjarak 20 menit dari Muara Beliti. Pengunjung dapat berenang dengan fasilitas kamar ganti yang tersedia.
  • Air Terjun Satan di Desa Muara Beliti Baru menjadi destinasi menarik bagi wisatawan. Berlokasi di tengah Kecamatan Muara Beliti dengan ketinggian sekitar enam meter di aliran Sungai Kelingi. Suara gemericik air sudah terdengar dari jalan desa dan jembatan gantung, menciptakan musik alam yang menenangkan. Pemandangan sekitarnya masih asri dan alami. Jaraknya hanya satu kilometer dari kantor Pemkab Musi Rawas, dapat ditempuh 5 menit berkendara atau 25 menit berjalan kaki. Rutenya: 400 meter dari kantor bupati, lalu masuk ke jalan menuju air terjun sejauh 200 meter.
  • Bukit Botak (Bubo) Terletak di STL Ulu Terawas dengan ketinggian lebih dari 250 mdpl. Pendakian menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Tiket masuk Rp 30.000 per orang. Menawarkan pemandangan yang indah dari puncak bukit.
  • Bukit Cogong, RWV3+VMM, Sukaraya, Suku Tengah Lakitan Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan 31662 (Kendaraan pribadi (motor/mobil): Pilihan paling praktis Taksi online (Grab/Gojek): Tersedia dari Lubuklinggau. Sewa kendaraan: Bisa disewa di Lubuklinggau atau Muara Beliti). Buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. 1. Sebaiknya datang pagi hari untuk menikmati udara segar dan suasana yang sejuk
    2. Lokasi tidak terlalu jauh dari pemukiman warga, sehingga mudah bertanya jika tersesat
    3. Bawa air minum dan camilan karena warung di dalam lokasi terbatas
    Tiket masuk: Rp 5.000 per orang, Parkir motor: Rp 5.000, Parkir mobil: Rp 10.000.

Lakukan

[sunting]
  • Wisata Kuliner Menjelajahi berbagai rumah makan di Muara Beliti dan Lubuklinggau untuk mencicipi kuliner khas daerah.
  • Bersepeda dan Joging Menikmati udara segar di sekitar danau dan taman kota.
  • Pendakian Bukit Mendaki Bukit Botak atau Bukit Cogong untuk menikmati pemandangan dari ketinggian.
  • Wisata Air Berenang di air terjun atau berkeliling danau dengan perahu.

Beli

[sunting]

Pasar Lokal & Khas: Daerah ini dikenal sebagai "Kota Durian" saat musimnya tiba. Anda dapat menemukan hasil bumi lokal dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan, yang sering kali diperkenalkan dalam acara pemerintah daerah.

  • Pasar Lawang Agung (di Musi Rawas Utara, berbatasan dengan Musi Rawas) adalah pasar tradisional yang sering dikunjungi untuk memastikan stabilitas harga barang kebutuhan pokok.
  • Untuk oleh-oleh khas, Anda mungkin perlu mencari toko khusus seperti Aren Factory (Oleh Oleh Linggau) di Lubuklinggau.

Toko Unik & Mall:

  • Lippo Plaza Lubuklinggau adalah satu-satunya pusat perbelanjaan utama atau mal di Kota Lubuklinggau. Mal ini menyediakan berbagai kebutuhan keluarga, toko pakaian, dan fasilitas hiburan.
  • Toko-toko unik atau spesialis lainnya dapat ditemukan di sekitar pusat kota Lubuklinggau, seperti toko buah impor atau toko cat.
  • Pertukaran Mata Uang: Tempat penukaran mata uang asing resmi (money changer) biasanya tersedia di kota-kota besar atau di bank. Di Musi Rawas atau Lubuklinggau, opsi terbaik adalah mencarinya di cabang bank besar atau agen penukaran uang resmi yang mungkin ada di area komersial utama atau di dalam mal (Lippo Plaza).

Makan

[sunting]

Kabupaten Musi Rawas memiliki kekayaan kuliner yang unik dengan dominasi olahan ikan air tawar dan cita rasa khas Sumatera Selatan. Berikut kuliner yang wajib dicoba:

  1. Pindang Patin Musi Rawas / Pindang Pegagan Makanan berkuah berbahan ikan patin dengan kuah asam pedas berwarna kemerah-merahan. Ditambah nanas dan asam jawa. Keunikan: semua bumbu hanya diiris, tanpa terasi. Menggunakan rempah seperti daun salam, serai, lengkuas, tomat, kemangi, dan daun bawang.
  2. Pindang Meranjat Menggunakan ikan baung gabus sebagai bahan utama. Memiliki cita rasa asin, pedas, dan sedikit asam. Disajikan dengan daun kemangi, mentimun, dan irisan cabai merah.
  3. Bubur Durian Makanan khas Muara Beliti yang hanya ada di Musi Rawas. Terbuat dari durian, gula, santan, garam, dan daun pandan. Dituang ke beras ketan yang sudah matang. Biasanya disantap bersama roti kemang.
  4. Ikan Sepit Bambu Bakar Ikan air tawar yang dijepit menggunakan bambu lalu dibakar hingga matang. Disantap dengan sambal terasi atau sambal tomat. Bisa juga diolah menjadi gulai.

Minum

[sunting]

Minuman khas yang umum dijumpai antara lain es kelapa muda, teh manis, dan minuman tradisional berbahan gula aren. Minuman ini cocok dinikmati saat cuaca panas di siang hari.

Tidur

[sunting]

Pilihan akomodasi di Musi Rawas umumnya berada di sekitar Muara Beliti dan Lubuklinggau:

Hotel di Lubuklinggau (dekat Muara Beliti)

  1. Swiss-Belhotel Lubuklinggau Jl. Yos Sudarso No. 1, Lubuklinggau. Hotel bintang 4 dengan fasilitas lengkap: pusat kebugaran, WiFi gratis, restoran, bar, kafe, dan brankas. Layanan kamar 24 jam, concierge, laundry. Harga mulai dari Rp 500.000 per malam. Jarak dari Lubuk Linggau Station: 1,47 km.
  2. Maleo Hotel Lubuklinggau Jl. HM Soeharto Km, Lubuklinggau. Hotel bintang 4 dengan label Traveloka Preferred Partner.
  3. Hotel Caroline Lubuklinggau Jalan Yos Sudarso Komplek Ruko Caroline Winasta Blok C-1, Lubuklinggau. Hotel bintang 3 dengan berbagai tipe kamar. Fasilitas: brankas, WiFi gratis, restoran, bar, dan transportasi. Jarak dari Bandar Udara Silampari: 1,6 km.

Homestay

Tersedia homestay di Desa Wisata Srimulyo Edu Park untuk pengalaman menginap di pedesaan dengan suasana alami.

Tetap aman

[sunting]
  • Waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor, terutama saat musim hujan (Oktober-Desember). Beberapa kecamatan rawan seperti Muara Beliti, Terawas, BTS Ulu, Megang Sakti, dan Muara Lakitan.
  • Hindari aktivitas di aliran sungai saat intensitas hujan tinggi.
  • Berhati-hati saat membeli minuman es dari pedagang kaki lima karena kemungkinan kontaminasi bakteri. Siapkan obat anti diare jika diperlukan.

Tetap sehat

[sunting]
  • Bawalah obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K saat berwisata ke daerah terpencil.
  • Gunakan pelindung matahari dan bawa air minum yang cukup saat berwisata ke area terbuka.

Hormati

[sunting]

Etika dan Norma Budaya

Musi Rawas memiliki masyarakat yang heterogen dengan mayoritas beragama Islam, serta terdapat komunitas Kristen dan agama lainnya. Penduduk lokal sangat menghargai sopan santun dan toleransi.

Etiket Umum

  • Salam: Sapa dengan ramah. Gunakan "Assalamualaikum" untuk Muslim atau "Selamat pagi/siang/sore" untuk umum.
  • Tangan Kanan: Gunakan tangan kanan saat memberi atau menerima sesuatu, makan, dan berjabat tangan.
  • Berbicara: Hindari berbicara dengan nada tinggi atau kasar. Orang Sumatera Selatan menghargai kesopanan.

Terhubung

[sunting]

Kartu SIM dan Operator Seluler Operator seluler utama yang beroperasi di Musi Rawas:

  • Telkomsel: Jangkauan paling luas dan stabil, termasuk di daerah pedalaman.
  • Indosat Ooredoo (IM3): Jangkauan baik di kota dan sebagian pedalaman.
  • XL Axiata: Tersedia di kota-kota utama.
  • Tri (3): Sinyal terbatas di beberapa area.

Tujuan berikutnya

[sunting]
  • Lubuklinggau — Kota otonom terdekat dengan bandara dan stasiun kereta api, pusat perdagangan dan kuliner.
  • Lahat — Kabupaten tetangga di selatan dengan destinasi wisata Gunung Dempo dan Megalitikum Pasemah.
  • Palembang — Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, terkenal dengan jembatan Ampera, Pempek, dan Sungai Musi.
  • Muara Enim — Kabupaten di sebelah timur dengan kawasan wisata air terjun dan perkebunan.
  • Bengkulu — Provinsi tetangga di barat dengan pesona pantai dan wisata sejarah Benteng Marlborough.