Banyuwangi adalah sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia. Kota ini merupakan ibukota dari kabupaten kabupaten. Daerah ini dikenal dengan Tari Gandrung.
Pahami
[sunting | sunting sumber]Banyuwangi berada di ujung timur Pulau Jawa, dan terkenal karena layanan feri dari daerah ini dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk (Bali). Banyuwangi juga merupakan pintu gerbang menuju titik pemandangan gunung berapi yang menakjubkan di Dataran Tinggi Ijen serta jalur akses utama ke Taman Nasional Baluran, tempat berselancar terkenal di dunia di G-Land (Grajagan), dan daerah terpencil Taman Nasional Alas Purwo.
Pusat informasi
[sunting | sunting sumber]- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Banyuwangi, Jl. A. Yani 78, ☏ +62 333 424172, pemasaran@banyuwngitourism.com.
- Pusat Informasi Wisatawan, Pelabuhan Ketapang (ASDP), Jl Gatot Subroto, Ketapang.
- Kantor Pusat Taman Nasional Alas Purwo, Jl A Yani 108, ☏ +62 333 428675.
Menuju ke sini
[sunting | sunting sumber]Dengan pesawat
[sunting | sunting sumber]- 1 Bandar Udara Blimbingsari (BWX IATA). Bandara yang meraih Penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur (AKAA) pada tahun 2022. Beberapa maskapai penerbangan seperti Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan NAM Air memiliki penerbangan dari Jakarta. Garuda Indonesia dan Wings Air memiliki penerbangan dari Surabaya. Citilink memiliki penerbangan dari Kuala Lumpur.

Dengan kereta
[sunting | sunting sumber]Dengan bus
[sunting | sunting sumber]- Sri Tanjung (2 km di selatan Pelabuhan Ketapang), ☏ +62 333 510635. Terminal bus utama. Surabaya dapat dicapai melalui jalan darat, dan bus memakan waktu sekitar 6 jam dengan panjang perjalanan 285 km.
Dengan feri
[sunting | sunting sumber]Dengan mobil
[sunting | sunting sumber]Dari Denpasar ke Banyuwangi (via Gilimanuk) memakan waktu 3-4 jam. Kalau dari Jakarta, memakan waktu 15 jam.
Berkeliling
[sunting | sunting sumber]Terminal bus utama di Banyuwangi terdapat di terminal feri Ketapang. Dari sana, bemo dan bus antar-jemput berwarna kuning beroperasi secara reguler menuju kota Banyuwangi (terminal bus Sri Tanjung/terminal bus Brawijaya), dan tempat lain di sekitarnya. Becak juga banyak tersedia di tengah kota. Ingatlah untuk jangan langsung menerima harga pertama yang ditawarkan pengemudi.
Sebagian besar peselancar yang menuju G-Land berangkat dari Bali, dan transportasi ke kamp-kamp tersebut merupakan bagian dari paket selancar mereka. Namun, Anda dapat mencapai G-Land secara mandiri dengan bus dari terminal Sri Tanjung ke Benculuk (sekitar 1 jam), di mana Anda berganti bus dan naik bus lain ke Grajagan (sekitar 30 menit).
Anda dapat menyewa mobil jeep pribadi yang sepaket dengan sopir di Banyuwangi. Hal tersebut sangat penting untuk perjalanan mandiri ke Kawah Ijen atau untuk menjelajahi bagian terpencil dari taman nasional pesisir tenggara.
Lihat
[sunting | sunting sumber]
Watu Dodol
[sunting | sunting sumber]Watu Dodol merupakan batu karang berwarna hitam yang sangat keras serta memiliki bentuk yang unik, yaitu bagian atasnya lebih besar daripada dasarnya. Pada bagian selatan sisinya, tumbuh sebatang pohon kelor yang menambah keunikan batu tersebut. Meskipun dulu terlihat angker, tetapi kini Watu Dodol terlihat asri karena dihiasi taman sebagai jalur hijau.
Patung Gandrung
[sunting | sunting sumber]Patung Gandrung (tarian khas Banyuwangi) dengan tulisan Selamat Datang di Kabupaten Banyuwangi menjadi penghias gerbang masuk ke Kabupaten Banyuwangi.
Sumur Air Tawar
[sunting | sunting sumber]Sumur air tawar berlokasi di area Pantai Watu Dodol. Penduduk setempat membatasinya dengan dinding yang terbuat dari batu. Air tawar yang dikeluarkan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Gua Jepang
[sunting | sunting sumber]Gua Jepang digunakan sebagai benteng pertahanan pada masa Perang Dunia Kedua serta digunakan untuk mengawasi setiap kapal yang melintasi Selat Bali. Gua tersebut menghubungkan pintu gua dari sisi bukit menuju ke pintu gua di puncaknya. Kondisi gua kini kurang terawat dan tertutupi semak-semak sehingga sulit untuk ditemukan, kecuali bagi orang yang sudah mengetahui dengan pasti lokasinya.
Wisata dan Peristirahatan Tepi Pantai
[sunting | sunting sumber]Pantai Watu Dodol dilengkapi tempat peristirahatan sementara bagi pengendara yang melintasi jalur Situbondo-Banyuwangi. Kawasan wisata pantai ini dilengkapi fasilitas parkir yang luas, warung-warung yang menyediakan makanan khas Banyuwangi, toko-toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan telepon seluler, kamar mandi bagi wisatawan yang bermain di pantai, dan persewaan perahu nelayan untuk ke tengah laut. Lokasi pantai cukup rindang karena banyak ditumbuhi pepohonan. Selain dibatasi laut di sebelah timur, lokasi wisata juga langsung berbatasan dengan bukit dan hutan, serta dekat dengan lokasi Watu Dodol.
Makam di Puncak Bukit
[sunting | sunting sumber]Terdapat sepasang makam pada puncak bukit yang berlokasi tepat di belakang pantai Watu Dodol (sisi barat Watu Dodol). Sepasang makam tersebut dikeramatkan oleh berbagai kalangan, yaitu para penduduk setempat maupun orang-orang dari luar daerah Banyuwangi. Tidak jarang ada beberapa orang yang bertapa di lokasi makam tersebut.
Kondisi makam terawat baik. Sebuah kanopi bergaya China serta lantai bertegel putih menambah kebersihan dan keindahannya. Untuk masuk ke lokasi makam, disediakan tempat parkir luas yang dapat memuat belasan mobil. Jalan masuk menuju makan dibangun dengan batu serta kavling untuk mempermudah perjalanan pengunjung.
Pengunjung dapat menikmati pemandangan laut serta Watu Dodol dari puncak bukit, atau menikmati keasrian hutan yang dipenuhi satwa liar di sisi yang lain.
Ciri khas budaya China kembali ditunjukkan dengan adanya sebuah kuil kecil di sisi makam yang ditujukan kepada Dewa Bumi Tu Di Gong serta dilengkapi wadah untuk menancapkan hio.
Upacara Puter Kayon
[sunting | sunting sumber]Upacara atau Ritual Puter Kayon merupakan sebuah festival penduduk setempat yang biasa dilakukan seusai Lebaran. Upacara tersebut merupakan perwujudan syukur penduduk setempat karena dapat melaksanakan Lebaran serta mengenang jasa Buyut Jakso, sesepuh yang pertama kali membuka Kampung Boyolangu. Upacara dimulai dengan mengarak tumpeng dan sesajian dari Boyolangu ke Pantai Watu Dodol. Sesajian selanjutnya dilarungkan ke laut sementara tumpeng dimakan bersama-sama.
Makan
[sunting | sunting sumber]
Warung makanan bertebaran di pinggir jalan Banyuwangi. Pada malam hari, banyak warung dapat ditemukan di sisi barat laut taman Taman Blambangan dan juga di taman yang lebih kecil di dekatnya, di sebelah Masjid Agung Baiturrahman.
- Grafika, Jl Raya Situbondo km 13, ☏ +62 333 510172.
- Melati, Jl Raya Situbondo km 12, ☏ +62 333 510042.
- Cawang Indah, Jl Raya Situbondo no.10, ☏ +62 333 510083.
- Pondok Wina, Jl Basuki Rahmat (di depan terminal bus Brawijaya), ☏ +62 333 412344.
- Wina Emak Joe, Jl Basuki Rahmat, ☏ +62 333 424824.
- Tanjung Lestari seafood, Jl.Yos sudarso no.171, ☏ +62 333 423857.Terbitkan
- Bik Atik, Jl.Ahmad yani no. 83, ☏ +62 333 423165.
Minum
[sunting | sunting sumber]- Wedang secang
- Kopi lanang
- Es setup nangka
- Kopi kemiren
- Cao menek
Tidur
[sunting | sunting sumber]Terhubung
[sunting | sunting sumber]Kode telepon Banyuwangi adalah 0333.
Tujuan berikutnya
[sunting | sunting sumber]- Taman Nasional Baluran — adalah padang rumput, hutan, dan taman dengan pantai yang indah dan sepi.
- Probolinggo — sejalur menuju Gunung Bromo.
- Sukamade — pantai konservasi penyu.
