Lompat ke isi

Reset GPX untuk halaman ini
Dari Wikiwisata

Hidangan di Asia dan Oseania
AustraliaKambojaTionghoaFilipinaIndonesiaJepangKoreaMalaysia, Singapura, dan BruneiTimur TengahAsia SelatanThailandVietnam

Asal usul hidangan Tionghoa dapat ditelusuri kembali sejak ribuan tahun yang lalu. Hidangan Tionghoa sangat beragam dengan variasi regional yang luas, dan tidak jarang pula orang Tiongkok sendiri merasa masakan dari daerah lain dianggap asing bagi mereka.

Pahami

[sunting]
Makan di Suzhou

Melalui Kekaisaran Tiongkok, budaya Tiongkok telah memengaruhi negeri-negeri seperti Mongolia dan Vietnam saat ini. Hidangan Tionghoa telah lama dikenal di negara-negara Asia lainnya seperti Korea dan Jepang.

Di zaman modern, diaspora Tionghoa telah menyebarkan masakan Tionghoa ke pelosok dunia. Namun, banyak dari masakan ini telah diadaptasi dengan kondisi lokal, sehingga Anda akan sering menemukan hidangan di komunitas Tionghoa perantauan yang tidak dapat ditemukan di Tiongkok, atau telah banyak dimodifikasi dari versi Tionghoa aslinya. Pakistan, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura khususnya merupakan tempat yang sangat baik untuk mencicipi masakan tersebut karena sejarah panjang komunitas Tionghoa di sana dan kelezatan bahan-bahan lokal tradisional serta metode memasaknya. Sebaliknya, kembalinya warga Tionghoa perantauan juga berdampak pada kancah kuliner tanah air, mungkin yang paling nyata terlihat di Guangdong, Fujian, dan Hainan.

Banyak kota di negara-negara Barat memiliki kawasan Pecinan, dan bahkan kota-kota kecil pun seringkali memiliki beberapa restoran Tiongkok. Restoran-restoran ini selalu menyajikan hidangan Kanton, tetapi hidangan gaya lain kini semakin umum.

Hidangan Tionghoa dapat bervariasi, mulai dari jajanan kaki lima yang sederhana namun lezat hingga santapan mewah yang mewah dengan bahan-bahan terbaik, dengan harga yang sepadan. Hongkong umumnya dianggap sebagai pusat santapan mewah Tiongkok utama di dunia, meskipun Singapura dan Taipei juga tidak kalah, dan kota-kota di daratan Tiongkok, Shanghai dan Beijing, juga perlahan tapi pasti mengejar ketertinggalan.

Waktu makan di Tiongkok tergolong lebih awal daripada negara-negara lain, lebih mirip dengan waktu makan di Amerika Serikat daripada di Eropa. Waktu sarapan biasanya antara pukul 07.00 dan 09.00, dan sering kali berisi mie, bakpao, bubur, kue kering goreng, susu kedelai, sayuran, atau pangsit. Waktu puncak makan siang adalah pukul 12.00–13.00, dan makan malam biasanya sekitar pukul 17.30–19.30.

Hidangan daerah

[sunting]

Hidangan Tionghoa sangat bervariasi tergantung pada bagian negara mana Anda berada. "Empat Hidangan Besar" (四大菜系) adalah masakan Sichuan (Chuan), Shandong (Lu), Guangdong (Kanton/Yue), dan Jiangsu (Huaiyang), dan daerah lain juga memiliki gaya mereka, dengan tradisi kuliner yang sangat berbeda di daerah etnis minoritas seperti Tibet dan Xinjiang.

Tidak sulit untuk mencicipi beberapa hidangan daerah di Tiongkok, bahkan jika jauh dari daerah asalnya — misalnya, makanan málà (麻辣) khas Sichuan yang pedas dan menyengat dapat ditemukan di mana-mana, begitu pula dengan papan iklan mie Lanzhou (兰州拉面, Lánzhōu lāmiàn). Demikian pula, meskipun bebek Peking (北京烤鸭) konon merupakan makanan khas Beijing, bebek ini juga tersedia secara luas di banyak restoran Kanton.

Hidangan tahu mapo dari Sichuan
Berbagai macam makanan panggang merupakan ciri khas hidangan masyarakat Muslim di Tiongkok Barat Laut.
  • Beijing (京菜, Jīng Cài): mie ala rumahan dan roti bakpao (包子), Bebek Peking (北京烤鸭, Běijīng Kǎoyā), mie dengan saus kacang goreng (炸酱面, zhájiàngmiàn), hidangan kubis, dan acar yang rasanya enak.
  • Kekaisaran (宫廷菜, Gōngtíng Cài): hidangan dari akhir masa pemerintahan Qing, yang dipopulerkan oleh Janda Permaisuri Cixi, dapat dicicipi di restoran-restoran khusus kelas atas di Beijing. Masakan ini memadukan unsur-unsur makanan perbatasan Manchu seperti daging rusa dengan hidangan eksotis yang unik seperti kaki unta, sirip hiu, dan sarang burung.
  • Kanton/Guangzhou/Hong Kong (广东菜 Guǎngdōng Cài, 粤菜 Yuè Cài): gaya yang sudah dikenal oleh sebagian besar pengunjung Barat (meskipun dalam bentuk lokal). Tidak terlalu pedas, penekanannya adalah pada bahan-bahan yang dimasak segar dan makanan laut. Meskipun demikian, masakan Kanton otentik juga termasuk yang paling berani di Tiongkok dalam hal variasi bahan karena orang Kanton terkenal, bahkan di kalangan orang Tiongkok, karena definisi mereka yang sangat luas tentang apa yang dianggap dapat dimakan.
    • Dim Sum (点心, diǎnxīn dalam bahasa Mandarin, dímsām dalam bahasa Kanton), camilan kecil yang biasanya disantap saat sarapan atau makan siang, menjadi sajian utama.
    • Daging panggang (烧味, shāowèi dalam bahasa Mandarin, sīuméi dalam bahasa Kanton) juga populer dalam masakan Kanton, yang mencakup beberapa hidangan populer di Pecinan di Barat seperti bebek panggang (烧鸭, shāoyā dalam bahasa Mandarin, sīu'aap dalam bahasa Kanton), ayam kecap (豉油鸡,chǐyóujī dalam bahasa Mandarin, sihyàuhgāi dalam bahasa Kanton), babi panggang (叉烧,chāshāo dalam bahasa Mandarin, chāsīu dalam bahasa Kanton) dan perut babi berkulit renyah (烧肉,shāoròu dalam bahasa Mandarin, sīuyuhk dalam bahasa Kanton).
    • Daging olahan (腊味,làwèi dalam bahasa Mandarin, laahpméi dalam bahasa Kanton) merupakan hidangan khas Kanton lainnya, termasuk sosis Tionghoa (腊肠,làcháng dalam bahasa Mandarin, laahpchéung dalam bahasa Kanton), sosis hati (膶肠,rùncháng dalam bahasa Mandarin, yéunchéung dalam bahasa Kanton), dan bebek yang diawetkan (腊鸭,làyā dalam bahasa Mandarin, laahp'aap dalam bahasa Kanton). Cara umum untuk menyantapnya adalah dengan nasi pot tanah liat daging olahan (腊味煲仔饭,làwèi bāozǎi fàn dalam bahasa Mandarin, laahpméi bōujái faahn dalam bahasa Kanton).
    • Bubur (粥,zhōu dalam bahasa Mandarin, jūk dalam bahasa Kanton) juga populer dalam masakan Kanton. Bubur gaya Kanton ini menggunakan nasi yang direbus hingga butiran nasi tidak terlihat lagi, dan bahan-bahan lain seperti daging, makanan laut, atau jeroan yang dimasak bersama nasi untuk menambah cita rasa pada bubur.
  • Huaiyang (淮揚菜, Huáiyáng Cài): Masakan Shanghai, Jiangsu, dan Zhejiang dianggap sebagai perpaduan yang baik antara gaya memasak Tiongkok utara dan selatan. Hidangan yang paling terkenal adalah xiaolongbao (小笼, Xiǎolóngbāo), yaitu hidangan roti di keranjang kecil yang berisi kuah. Xialongbao sering disebut "pangsit sup" di Barat. Hidangan khas lainnya termasuk perut babi rebus (红烧肉, hóng shāo ròu), iga babi asam manis (糖醋排骨, táng cù pái gǔ) dan pangsit (馄饨, húntun). Gula sering ditambahkan ke masakan yang digoreng, memberi rasa manis. Meskipun hidangan Shanghai sering dianggap mewakili gaya ini, masakan kota-kota terdekat seperti Hangzhou, Suzhou, Wuxi, dan Nanjing juga memiliki hidangan dan cita rasa uniknya sendiri dan tentu saja patut dicoba juga.
  • Sichuan (川菜, Chuān Cài): Terkenal pedas dan panas. Pepatah populer mengatakan saking pedasnya, mulut Anda akan mati rasa. Namun, tidak semua hidangan dibuat dengan cabai hidup. Sensasi mati rasa ini sebenarnya berasal dari merica Sichuan (花椒, huājiāo). Merica Sichuan banyak tersedia di luar Sichuan dan juga asli Chongqing. Jika Anda menginginkan makanan Sichuan yang benar-benar autentik di luar Sichuan atau Chongqing, carilah restoran-restoran kecil yang menampilkan karakter masakan Sichuan di lingkungan yang banyak dihuni pekerja migran. Restoran-restoran ini cenderung jauh lebih murah dan seringkali lebih enak daripada restoran-restoran Sichuan kelas atas yang ada di mana-mana.
  • Hunan (湖南菜, Húnán Cài, 湘菜, Xiāng Cài): masakan daerah Xiangjiang, Danau Dongting, dan Provinsi Hunan bagian barat. Dalam beberapa hal, masakan ini mirip dengan masakan Sichuan, tetapi sebenarnya bisa lebih "pedas" dalam arti Barat.
  • Teochew/Chiuchow/Chaozhou (潮州菜, Cháozhōu Cài): Berasal dari daerah Chaoshan di Guangdong timur, gaya unik yang tetap familiar bagi sebagian besar orang Asia Tenggara dan Tionghoa Hong Kong. Hidangan terkenalnya antara lain bebek rebus (卤鸭, Lǔyā), hidangan penutup pasta ubi (芋泥, Yùní), dan bakso ikan (鱼丸, Yúwán).
    • Nasi bubur (粥, zhōu dalam bahasa Mandarin. 糜, dalam bahasa Minnan) adalah hidangan yang menenangkan dalam masakan Teochew. Berbeda dengan versi Kanton, versi Teochew membiarkan butiran nasi tetap utuh. Bubur Teochew biasanya disajikan dengan hidangan gurih lainnya, meskipun bubur ikan Teochew seringkali nasinya dimasak dalam kaldu ikan dan direbus dengan potongan ikan di dalamnya.
  • Hakka/Kejia (客家菜, Kèjiā Cài): masakan orang Hakka, tersebar di berbagai wilayah Tiongkok selatan. Memiliki fokus pada daging dan sayuran yang diawetkan. Hidangan terkenalnya antara lain tahu isi (装豆腐, niàng dòufǔ, tentu saja diisi dengan daging), pare isi (装苦瓜, niàng kǔguā, juga diisi dengan daging), acar daging babi sawi (梅菜扣肉, méicài kòuròu), daging babi rebus dengan talas (芋头扣肉, yùtóu kòuròu), ayam yang dipanggang dengan garam (盐焗鸡, yánjújī) dan teh bubuk (擂茶, léi chá).
  • Fujian (福建菜, Fújiàn Cài, 闽菜, Mǐn Cài): menggunakan bahan-bahan yang sebagian besar berasal dari perairan pesisir dan muara. Masakan Fujian dapat dibagi menjadi setidaknya tiga jenis hidangan yang berbeda: hidangan Fujian Selatan, hidangan Fuzhou, dan hidangan Fujian Barat .
    • Bubur beras (粥, zhōu dalam bahasa Mandarin. 糜, dalam bahasa Minnan) adalah hidangan populer di Fujian Selatan. Mirip dengan versi Teochew, tetapi biasanya dimasak dengan irisan ubi jalar. Bubur beras juga sangat populer di Taiwan, di mana ia menjadi hidangan sarapan pokok.
  • Guizhou (贵州菜, Guìzhōu Cài, 黔菜, Qián Cài): memadukan unsur hidangan Sichuan dan Xiang, dengan memanfaatkan rasa pedas, lada, dan asam secara bebas. Zhergen (折耳根, Zhē'ěrgēn) yang khas, sayuran akar daerah, menambahkan rasa asam-lada yang khas pada banyak hidangan. Hidangan minoritas seperti Hotpot Ikan Asam (酸汤鱼, Suān Tāng Yú) sangat digemari.
  • Zhejiang (浙菜, Zhè Cài): mencakup makanan dari Hangzhou, Ningbo, dan Shaoxing. Campuran makanan laut dan sayuran yang dibumbui dengan lembut dan ringan ini sering disajikan dalam sup. Terkadang dimaniskan sedikit atau terkadang asam manis, hidangan Zhejiang sering kali memadukan daging dan sayuran yang dimasak.
  • Hainan (琼菜, Qióng Cài): terkenal di kalangan orang Tionghoa, tetapi masih relatif tidak dikenal oleh orang asing, ditandai dengan banyaknya penggunaan makanan laut dan kelapa. Spesialisasi khasnya adalah "Empat Hidangan Terkenal Hainan" (海南四名, Hǎinán Sì Dà Míngcài): Ayam Wenchang (文昌鸡, Wénchāng jī), Kambing Dongshan (东羊, Dōngshān yáng), Bebek Jiaji (加积鸭, Jiājī yā) dan kepiting Hele (和乐蟹, Hélè xiè). Ayam Wenchang pada akhirnya akan melahirkan hidangan "nasi ayam Hainan" di Singapura dan Malaysia, "khao man kai" (ข้าวมันไก่) di Thailand, dan "Cơm gà Hải Nam" di Vietnam.
  • Tiongkok Timur Laut (东北, Dōngběi) memiliki gaya kulinernya sendiri. Gaya ini lebih menekankan gandum daripada nasi, seperti hidangan Barat Laut, mencakup beragam roti dan hidangan mie, dan kebab. Daerah ini khususnya terkenal dengan jiǎozi (饺子), sejenis pangsit yang mirip ravioli atau pierogi yang kemudian diadopsi oleh orang Jepang sebagai gyoza. Banyak kota di selatan memiliki restoran jiaozi, dan banyak di antaranya dikelola oleh orang Dongbei.

Hidangan Hongkong dan Makau pada dasarnya adalah hidangan Kanton, meskipun dengan pengaruh Inggris dan Portugis masing-masing, sedangkan masakan Taiwan mirip dengan Fujian Selatan, meskipun dengan pengaruh Jepang, serta pengaruh dari daerah lain Tiongkok yang merupakan hasil dari resep yang dibawa oleh kaum Nasionalis yang melarikan diri dari daratan pada tahun 1949. Mereka mengatakan, karena banyak koki terkenal melarikan diri dari daratan Tiongkok ke Hongkong dan Taiwan setelah revolusi komunis, masakan berkualitas tinggi dari berbagai daerah Cina tersedia di daerah-daerah tersebut juga. Masakan Hongkong juga menunjukkan pengaruh India yang nyata sebagai akibat dari imigran India yang dibawa oleh Inggris selama masa kolonial, dan kari adalah bumbu umum di Hong Kong, meskipun tingkat rempah-rempah biasanya dikurangi agar sesuai dengan selera Kanton.

Bahan-bahan

[sunting]

Tujuh kebutuhan

Menurut pepatah Tiongkok kuno, ada tujuh hal yang Anda butuhkan untuk membuka pintu (dan menjalankan rumah tangga): kayu bakar, beras, minyak, garam, kecap, cuka, dan teh. Tentu saja kayu bakar hampir tidak diperlukan saat ini, tetapi enam hal lainnya memberikan gambaran nyata tentang bahan-bahan penting dalam hidangan Tiongkok. Perhatikan bahwa cabai dan gula tidak termasuk dalam daftar ini, meskipun keduanya penting dalam beberapa masakan daerah Tiongkok.

  • Daging, terutama babi, bisa ditemukan di mana saja. Daging unggas seperti bebek dan ayam juga populer, dan daging sapi pun tak kalah populer. Daging domba dan kambing populer di kalangan umat Muslim dan secara umum di Tiongkok bagian barat. Jika Anda tahu tempat yang tepat, bisa juga mencoba daging yang lebih unik seperti daging ular atau anjing.
    • Ham (kaki daging babi) — Meskipun ham Eropa dan Amerika mungkin lebih dikenal secara internasional, Tiongkok juga merupakan negara penghasil ham tradisional, dengan beberapa ham premiumnya memiliki sejarah yang berawal dari berabad-abad atau bahkan ribuan tahun. Ham Tiongkok biasanya diawetkan dengan cara dikeringkan, dan sering digunakan sebagai dasar sup, atau sebagai bahan dalam berbagai hidangan. Ham Tiongkok yang paling terkenal adalah ham Jinhua (金華火腿, jīn huá huǒ tuǐ) dari kota Jinhua di provinsi Zhejiang. Selain ham Jinhua, ham Rugao (如皋火腿, rú gāo huǒ tuǐ) dari Rugao di provinsi Jiangsu, dan ham Xuanwei (宣威火腿, xuān wēi huǒ tuǐ) dari Xuanwei di provinsi Yunnan melengkapi "Tiga Ham Terhebat" Tiongkok. Ham terkenal lainnya termasuk Anfu ham (安福火腿, ān fú huǒ tuǐ) dari Anfu di provinsi Jiangxi, dan Nuodeng ham (诺邓火腿, nuò dèng huǒ tuǐ) dari Nuodeng di provinsi Yunnan, yang merupakan spesialisasi etnis minoritas Bai.
  • Beras merupakan makanan pokok utama, terutama di Tiongkok bagian selatan.
  • Mie juga merupakan makanan pokok yang penting, dengan mie gandum (面, miàn) lebih umum di Tiongkok utara dan mir beras (粉, fěn) lebih umum di Tiongkok selatan.
  • Sayuran biasanya dikukus, diasamkan, ditumis, atau direbus. Jarang dimakan mentah. Banyak yang memiliki banyak nama dan diterjemahkan serta disalahterjemahkan dengan berbagai cara, menyebabkan banyak kebingungan ketika mencoba memahami menu. Beberapa sayuran favorit termasuk terong, kecambah kacang polong, akar teratai, lobak, dan rebung. Labu termasuk labu siam, pare, labu kuning, mentimun, labu spons, dan melon musim dingin. Selain itu, ada bermacam-macam sayuran berdaun.
  • Jamur – Ada banyak jenisnya, dari jamur kuping kayu berwarna hitam kenyal, hingga jamur jarum emas berwarna putih kenyal.
  • Tahu - di Tiongkok bukan sekedar pengganti bagi para vegetarian, melainkan sekadar jenis makanan lain, yang sering disajikan dengan campuran sayuran, daging, atau telur. Tahu hadir dalam berbagai bentuk, yang banyak di antaranya akan sama sekali tidak dikenali jika Anda terbiasa dengan potongan-potongan putih persegi panjang yang tersedia di berbagai negara.

Kecap asin (酱油, jiàngyóu) umumnya digunakan dalam masakan Tionghoa, baik sebagai bumbu cocolan maupun sebagai penyedap. Ada banyak jenis kecap asin, meskipun umumnya dibagi menjadi kecap asin gelap dan kecap asin terang. Saus tiram (蚝油, háo yóu) adalah saus lain yang umum digunakan, terutama dalam masakan Kanton. Namun, tidak seperti kecap asin, saus tiram jarang digunakan sebagai bumbu cocolan dan hampir secara eksklusif digunakan sebagai bahan masakan. Di pesisir Fujian dan wilayah Chaoshan di Guangdong, kecap ikan (鱼露, yúlù) paling sering digunakan.

Beberapa hidangan Tiongkok mengandung bahan-bahan yang mungkin dihindari sebagian orang, seperti anjing, kucing, ular, atau spesies yang terancam punah. Namun, sangat kecil kemungkinan Anda akan memesan hidangan ini secara tidak sengaja. Anjing dan ular biasanya disajikan di restoran khusus yang tidak menyembunyikan bahan-bahannya. Tentu saja, produk yang terbuat dari bahan-bahan yang terancam punah akan memiliki harga yang sangat tinggi dan tidak akan tercantum dalam menu reguler. Kota Shenzhen dan Zhuhai telah melarang konsumsi daging kucing dan anjing, dan larangan ini rencananya akan diperluas ke seluruh negeri. Menurut pandangan pengobatan tradisional Tiongkok, mengonsumsi daging anjing, kucing, atau ular terlalu banyak dikatakan dapat mengakibatkan efek samping, sehingga tidak sering dikonsumsi oleh orang Tiongkok.

Secara umum, beras adalah makanan pokok utama di Tiongkok selatan, sedangkan gandum, yang sebagian besar berupa mie, adalah makanan pokok utama di Tiongkok utara. Makanan pokok ini selalu tersedia, dan Anda mungkin merasa tidak akan pernah melewatkan satu hari pun di Tiongkok tanpa makan nasi, mie, atau keduanya.

Roti hampir tidak ditemukan di berbagai negeri Tiongkok dibandingkan dengan negara-negara Eropa, tetapi ada banyak roti pipih yang enak di Tiongkok utara, dan bāozi (包子), roti kukus yang diisi dengan isian manis atau gurih, merupakan bagian integral dari dim sum Kanton dan juga populer di tempat lain di negara ini. Roti tanpa isian dikenal sebagai mántou (馒头/饅頭), dan merupakan hidangan sarapan populer di Tiongkok utara, dapat disajikan dengan dikukus atau digoreng. Masakan Tibet dan Uighur banyak menonjolkan roti pipih yang mirip dengan yang ada di India utara dan Timur Tengah.

Kecuali di beberapa daerah etnis minoritas seperti Yunnan, Tibet, Mongolia Dalam, dan Xinjiang, produk susu jarang ditambahkan dalam masakan tradisional Tiongkok. Seiring globalisasi, produk susu mulai diintegrasikan ke dalam beberapa makanan di wilayah lain di Tiongkok, misalnya baozi isi kustar, tapi ini tetap merupakan pengecualian. Produk susu juga lebih umum ditemukan dalam hidangan Hongkong, Makau, dan Taiwan dibandingkan masakan Tiongkok daratan karena pengaruh Barat yang lebih kuat.

Salah satu alasan produk susu jarang ditemukan adalah karena mayoritas orang dewasa Tiongkok tidak toleran terhadap laktosa, mereka kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa, sehingga laktosa dicerna oleh bakteri usus, yang menghasilkan gas. Oleh karena itu, mengonsumsi produk susu dalam dosis besar dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, dan rasa malu. Kondisi ini terjadi pada kurang dari 10% orang Eropa utara, tetapi lebih dari 90% populasi di beberapa wilayah Afrika. Tiongkok berada di antara keduanya, dan terdapat variasi regional dan etnis dalam tingkat intoleransi laktosa. Yoghurt cukup umum di Tiongkok, yoghurt tidak menimbulkan masalah karena bakteri di dalamnya telah memecah laktosa. Secara umum, yoghurt lebih mudah ditemukan daripada susu, dan keju merupakan barang mewah yang mahal.

Hidangan

[sunting]
Hidangan babi guling Tiongkok di Kolkata, India

Anda akan menemukan berbagai macam hidangan daging, sayuran, tahu, dan mie di Tiongkok. Berikut beberapa hidangan khas yang terkenal:

  • Buddha melompati tembok (佛跳墙, fótiàoqiáng) – sup mahal khas Fuzhou yang terbuat dari sirip hiu (鱼翅, yúchì), abalon, dan berbagai bahan premium non-vegetarian lainnya. Konon, aromanya begitu harum sehingga seorang biksu Buddha melupakan sumpah vegetariannya dan melompati tembok kuil untuk menikmatinya. Biasanya perlu dipesan beberapa hari sebelumnya karena waktu persiapannya yang lama.
  • Guōbāoròu (锅包肉) – hidangan daging babi yang rasanya asam manis dari Tiongkok Timur Laut.
  • Ceker ayam (鸡爪, jī zhuǎ) – dimasak dengan berbagai cara, banyak orang di Tiongkok menganggapnya sebagai bagian ayam yang paling lezat. Dikenal sebagai cakar phoenix (凤爪, fuhng jáau dalam bahasa Kanton, fèng zhuǎ dalam bahasa Mandarin) di wilayah berbahasa Kanton, di mana ceker ayam merupakan hidangan dim sum yang populer dan paling umum dibuat dengan saus tausi hitam.
  • Tahu mapo (麻婆豆腐, mápó dòufu) – hidangan tahu dan daging babi giling khas Sichuan yang sangat pedas dan memiliki rasa pedas khas Sichuan málà yang menggelitik/membuat mati rasa.
  • Bebek peking (北京烤鸭, běijīng kǎoyā) – ini adalah bebek panggang, hidangan khas Beijing yang paling terkenal.
  • Tahu busuk (臭豆腐, chòu dòufu) – Beberapa daerah memiliki jenis yang berbeda, meskipun yang paling terkenal adalah tahu gaya Changsha, yang dibuat dalam bentuk balok persegi panjang yang dihitamkan di bagian luarnya. Gaya lain yang menonjol dari hidangan ini termasuk tahu gaya Shaoxing dan tahu gaya Nanjing. Tahu busuk juga merupakan hidangan jalanan yang sangat populer di Taiwan, di mana ia tersedia dalam berbagai gaya. Tahu busuk juga tersedia di pasar malam di Hongkong.
  • Tahu isi (酿豆腐, niàng dòufu dalam bahasa Mandarin, ngiong⁴têu⁴fu⁴ dalam bahasa Hakka) – hidangan Hakka, tahu goreng yang diisi dengan daging, dikenal sebagai yong tau foo di Asia Tenggara, meskipun sering kali dimodifikasi secara besar-besaran dari aslinya.
  • Xiǎolóngbāo (小隆包)– pangsit kecil berisi sup dari Shanghai, Jiangsu dan Zhejiang .
  • Babi asam manis (咕噜肉, gūlūròu dalam bahasa Mandarin, gūlōuyuhk dalam bahasa Kanton) – hidangan Kanton yang diciptakan untuk memenuhi selera orang Eropa dan Amerika yang bermukim di Guangdong pada abad ke-19. Salah satu hidangan Tionghoa terpopuler di negara-negara berbahasa Inggris.
  • Ikan mandarin berbentuk tupai (松鼠鳜鱼, sōngshǔ guìyú) - hidangan ikan goreng dari Jiangsu, renyah di luar dan lembut di dalam, namanya diambil dari penampilannya yang rumit dan juga dari suara berdecit yang dihasilkannya saat disiram saus asam manis yang panas.
  • Sup asam pedas (酸辣汤, suānlà tāng) – sup kental bertepung yang dibumbui cabai merah dan asam dengan cuka. Hidangan khas Sichuan.
  • Omelet tiram (海蛎煎, hǎilì jiān atau 蚝煎, háo jiān) — hidangan yang terbuat dari telur, tiram segar, dan pati ubi jalar, berasal dari Fujian Selatan dan Chaoshan, meskipun dengan variasi yang berbeda. Mungkin varian yang paling terkenal secara internasional adalah versi Taiwan yang ada di mana-mana di pasar malam di pulau itu. Variasi lain juga dapat ditemukan di daerah dengan komunitas diaspora besar dari daerah yang disebutkan di atas, seperti Singapura, Penang, dan Bangkok. Dikenal sebagai 蚵仔煎 (ô-á-tsiān) di daerah berbahasa Minnan (termasuk Taiwan, di mana nama Mandarin hampir tidak dikenali), dan 蠔烙 (orh-luak) di daerah berbahasa Teochew.


Mie

[sunting]

Mie berasal dari Tiongkok, catatan tertulis paling awal tentang mie berasal dari sekitar 2.000 tahun yang lalu, dan bukti arkeologis telah dilaporkan tentang konsumsi mie 4.000 tahun yang lalu di Lajia di Qinghai timur. Bahasa Tiongkok tidak memiliki kata tunggal untuk mie, melainkan membaginya menjadi miàn (面), terbuat dari gandum, dan fěn (粉), terbuat dari beras atau terkadang pati lainnya. Mie bervariasi di setiap wilayah, dengan beragam bahan, lebar, metode penyajian, dan topping, tetapi biasanya disajikan dengan beberapa jenis daging dan/atau sayuran. Mie dapat disajikan dengan sup atau kering (hanya dengan saus).

Saus dan perasa yang digunakan pada mie antara lain saus pedas Sichuan (麻辣, málà), saus wijen (麻酱, májiàng), kecap (酱油, jiàngyóu), cuka (醋, ), dan masih banyak lagi.

Restoran Lánzhōu lāmiàn di Shanghai. Terdapat lambang logo halal.
  • Mie Biangbiang (, biángbiáng miàn) – mie yang tebal, lebar, kenyal, buatan tangan dari Shaanxi. Nama tersebut ditulis dengan karakter yang sangat rumit dan jarang digunakan, sehingga tidak tercantum dalam kamus dan tidak dapat dimasukkan di sebagian besar komputer. Anda mungkin juga melihatnya tercantum sebagai 油泼面 (yóupō miàn) pada menu yang tidak dapat mencetak karakter dengan benar.
  • Mie Chongqing (重庆小面, Chóngqìng xiǎo miàn) – mie pedas yang biasanya disajikan dengan sup, mungkin hidangan paling terkenal dari Chongqing bersama dengan hot pot.
  • Dāndān miàn (担担面)– Mie tipis khas Sichuan yang rasanya pedas menyengat, bisa disajikan secara kering atau dengan sup.
  • Mie goreng (炒面, chǎo miàn, dan 炒粉 chǎo fěn atau 河粉 héfěn)– dikenal oleh pengunjung restoran Tionghoa di negara lain sebagai "chow mein" dan "chow fun" berdasarkan pelafalan Kantonnya, mie goreng ini bervariasi di setiap daerah. Mie goreng ini tidak selalu berminyak dan berat seperti yang biasa ditemukan di banyak restoran Tionghoa di luar negeri.
  • Mie kering panas (热干面, règānmiàn), hidangan mie sederhana dengan saus yang disajikan tanpa kuah. Hidangan khas Wuhan, Hubei.
  • Mie potong pisau (刀削面, dāoxiāo miàn) – mie yang tidak tipis tapi juga tidak terlalu lebar, disajikan dengan berbagai macam saus. Hidangan dari Shanxi.
  • Lánzhōu lāmiàn (兰州拉面, Lánzhōu lāmiàn), mie segar tarik tangan khas Lanzhou. Industri ini didominasi oleh anggota suku Hui (回族). Jika Anda mencari makanan halal di luar wilayah mayoritas Muslim, restoran-restoran ini adalah pilihan yang tepat—banyak yang memasang papan bertuliskan "halal" (清真, qīngzhēn) dalam bahasa Mandarin atau Arab.
  • Liangpí (凉皮), mie pipih disajikan dingin, berasal dari Shaanxi.
  • Lo mein (拌面, bàn miàn) – mie tipis dan kering dengan saus.
  • Mie panjang umur (长寿面, chángshòu miàn) merupakan hidangan ulang tahun tradisional, mie panjang melambangkan umur panjang.
  • Luósīfěn (螺蛳粉) – mie dengan sup siput sungai dari Guangxi.
  • Mie di atas jembatan (过桥米线, guò qiáo mǐxiàn) – sup bihun dari Yunnan.
  • Mie wonton (云吞面, yún tūn miàn) – hidangan Kanton yang terdiri dari mie telur tipis yang disajikan dalam sup dengan pangsit babi. Di Hongkong, pangsit biasanya berisi udang, bukan babi. Berbagai variasi hidangan ini terdapat di kalangan diaspora Kanton di Asia Tenggara, meskipun seringkali dimodifikasi secara signifikan dari aslinya.

Makanan ringan

[sunting]
Makanan sarapan khas: youtiao (kue kering berminyak) dengan doujiang (susu kedelai)

Berbagai jenis hidangan Tionghoa menyediakan makanan cepat saji, murah, lezat, dan ringan. Makanan jalanan dan camilan yang dijual oleh pedagang kaki lima dan toko-toko kecil dapat ditemukan di seluruh kota di Tiongkok, terutama cocok untuk sarapan atau camilan. Jalan Jajanan di distrik Wangfujing di Beijing adalah area yang terkenal, meskipun ramai turis, untuk jajanan kaki lima. Di daerah berbahasa Kanton, pedagang kaki lima disebut gai bin dong, usaha semacam itu dapat berkembang menjadi bisnis besar dengan kios-kios yang hampir tidak "bergerak" dalam arti jajanan kaki lima tradisional. Selain pedagang kaki lima kecil, beberapa makanan ini dapat ditemukan di menu restoran, atau di minimarket. Berbagai makanan cepat saji yang tersedia di seluruh negeri antara lain:

Zongzi (pangsit beras ketan)
  • Bāozi (包子) – roti kukus yang diisi dengan isian manis atau gurih seperti sayuran, daging, saus kacang merah manis, agar-agar, atau biji wijen hitam.
  • Tusuk daging panggang (串, chuàn) dari pedagang kaki lima. Mudah dikenali karena bentuknya mirip kebab. Kebab domba pedas ala Uighur (羊肉串, yángròu chuàn) dari Xinjiang sangat terkenal.
  • Bubur (粥, zhōu atau 稀饭, xīfàn) – Hidangan bubur beras. Khususnya masyarakat Kanton, Teochew, dan Minnan telah menjadikan hidangan ini menjadi sebuah bentuk seni. Masing-masing memiliki gaya khasnya sendiri yang sangat digemari.
  • Bakso ikan (鱼丸, yúwán) – saus ikan yang dibentuk menjadi bola, populer di sebagian besar wilayah pesisir Guangdong dan Fujian, serta di Hongkong dan Taiwan. Dua kota khususnya terkenal di kalangan etnis Tionghoa di seluruh dunia karena versi hidangan ini, bakso ikan gaya Shantou biasanya polos tanpa isian, sementara bakso ikan gaya Fuzhou biasanya diisi dengan daging babi cincang.
  • Jiānbǐng (煎饼), kue dadar telur yang dibungkus dengan kerupuk dengan saus. Bisa juga ditambahkan saus cabai.
  • Jiǎozi (饺子), yang dalam bahasa Mandarin berarti "pangsit", adalah hidangan mirip ravioli yang direbus, dikukus, atau digoreng dengan beragam isian, makanan pokok di sebagian besar wilayah Tiongkok utara. Hidangan ini dapat ditemukan di seluruh Asia: momo, mandu, gyoza, dan jiaozi pada dasarnya merupakan variasi dari hidangan yang sama, sementara beberapa masakan Eropa juga memiliki hidangan serupa, seperti pelmeni di Rusia, varenyky di Ukraina, pirohy di Slovakia, dan pierogi di Polandia. Hidangan Tahun Baru Imlek yang penting bagi sebagian besar keluarga di Tiongkok utara.
  • Làtiáo (辣条) - Camilan Tiongkok yang relatif baru dan populer ini terdiri dari potongan-potongan tepung terigu (terutama gluten gandum) yang dibumbui cabai. Rasanya kenyal, pedas, dan asam.
  • Mántou (馒头) – roti kukus polos, sering disajikan dan dimakan dengan susu kental manis.
Kue bulan gaya Kanton
  • Kue Bulan (月饼, yuèbǐng) – secara tradisional disantap selama Festival Pertengahan Musim Gugur, biasanya jatuh pada bulan September atau Oktober. Kue ini biasanya hanya tersedia selama minggu-minggu menjelang festival, ketika banyak restoran dan toko roti menjualnya, meskipun beberapa toko roti tradisional mungkin menjualnya sepanjang tahun. Kue ini hadir dalam beragam gaya daerah yang sangat berbeda satu sama lain. Sejauh ini yang paling populer di dunia internasional adalah gaya Kanton, yang secara tradisional memiliki isian saus biji teratai dengan satu atau lebih kuning telur bebek asin dengan kulit yang kenyal.
  • Puding tahu (豆花, dòuhuā atau 豆腐花, dòufuhuā) – di Tiongkok selatan, puding lembut ini biasanya manis dan dapat disajikan dengan topping seperti kacang merah atau sirup. Di Tiongkok utara, puding ini dibuat dengan kecap, dan sering disebut dòufunǎo (豆腐脑), yang secara harfiah berarti "otak tahu". Di Taiwan, puding ini manis dan mengandung banyak cairan, sehingga menjadikannya minuman sekaligus makanan.
  • Wonton – sejenis pangsit Tiongkok , mirip dengan jiaozi tetapi biasanya berkulit lebih tipis, isinya lebih sedikit, dan dibungkus berbentuk segitiga. Pangsit ini memiliki nama yang berbeda di berbagai wilayah Tiongkok, dengan 馄饨 (húntun) menjadi nama Mandarin yang paling umum secara keseluruhan, 云吞 (yúntūn) di wilayah berbahasa Kanton, 抄手 (chāoshǒu) di Sichuan , dan 扁肉 (biǎnròu) atau 扁食 (biǎnshi) di sebagian besar provinsi Fujian.
  • Wōwōtóu (窝窝头) – roti jagung kukus berbentuk kerucut, populer di Tiongkok utara.
  • Yóutiáo (油条) – secara harfiah berarti "potongan berminyak", dikenal sebagai "hantu goreng" (油炸鬼) di wilayah berbahasa Kanton, sejenis kue kering panjang, lembut, dan berminyak. Youtiao dengan susu kedelai adalah sarapan khas Taiwan, sementara youtiao adalah bumbu umum untuk bubur dalam masakan Kanton. Konon, youtiao adalah protes rakyat jelata terhadap seorang kolaborator yang menjebak seorang jenderal patriotik hingga tewas pada masa Dinasti Song Selatan.
  • Zhágāo (炸糕) – kue goreng manis kecil
  • Zòngzi (粽子) – pangsit beras ketan besar yang dibungkus daun bambu, secara tradisional dimakan pada Festival Perahu Naga (Festival Duanwu) pada bulan Mei atau Juni. Pada Festival Perahu Naga, Anda mungkin dapat menemukannya dijual di toko-toko yang menjual jenis pangsit dan roti kukus lainnya, dan mungkin Anda bahkan akan melihatnya di waktu lain dalam setahun. Isiannya bisa gurih (咸的, xián de) dengan daging atau telur, atau manis (甜的, tián de). Yang gurih lebih populer di Tiongkok selatan, manis di utara, sementara wilayah Chaoshan memiliki gaya unik yang menggabungkan isian manis dan gurih. Selain itu, tempat paling terkenal untuk mendapatkan versi babi gurih adalah kota Jiaxing di Zhejiang, yang mengadakan kompetisi membuat zongzi setiap tahun di sekitar Festival Perahu Naga.

Anda juga dapat menemukan berbagai macam makanan, biasanya manisan, dari toko roti (面包店, miànbāodiàn) yang ada di manapun. Berbagai macam manisan dan makanan manis yang ditemukan di Tiongkok sering dijual sebagai camilan, alih-alih sebagai hidangan penutup setelah makan di restoran.

Buah

[sunting]
Buah naga
Leci
  • Buah naga (火龙果, huǒlóngguǒ) - Buah ini memiliki kulit berwarna merah muda, duri lunak berwarna merah muda atau hijau yang mencuat keluar, daging buah berwarna putih atau merah, dan biji berwarna hitam. Jenis yang berdaging merah lebih manis dan harganya lebih mahal, tetapi yang berwarna putih lebih segar.
  • Jujube (枣, zǎo), terkadang disebut "kurma Cina", mungkin karena ukuran dan bentuknya, tetapi rasa dan teksturnya lebih mirip apel. Ada beberapa jenis, dan buah ini bisa dibeli dalam keadaan segar atau kering. Sering digunakan untuk membuat berbagai sup Kanton.
  • Buah kiwi (猕猴桃, míhóutáo, atau terkadang 奇异果, qíyìguǒ), asli Tiongkok, tempat Anda dapat menemukan beragam varietas, kecil dan besar, dengan warna daging buah yang bervariasi dari hijau tua hingga jingga.
  • Kelengkeng (龙眼, lóngyǎn, secara harfiah berarti "mata naga") mirip dengan leci yang lebih dikenal, tetapi lebih kecil, dengan rasa yang sedikit lebih ringan dan kulit yang lebih halus, berwarna kuning pucat atau cokelat. Di Tiongkok Selatan, buah ini dipanen sedikit lebih lambat daripada leci, tetapi dapat juga dijual di lain waktu dalam setahun.
  • Leci (荔枝, lìzhī) adalah buah yang sangat manis, berair, dan memiliki rasa yang agak harum, dan paling baik dinikmati saat kulitnya berwarna merah. Buah ini dipanen pada akhir musim semi dan awal musim panas di wilayah Tiongkok Selatan seperti Provinsi Guangdong.
  • Manggis (山竹, shānzhú), buah berwarna ungu tua seukuran apel kecil. Untuk memakannya, remas bagian bawahnya hingga kulitnya yang tebal retak, lalu buka dan nikmati daging buahnya yang putih dan manis.
  • Plum (梅子, méizi; 李子, lǐzi) – Plum asli Tiongkok biasanya lebih kecil, lebih keras, dan lebih asam daripada plum yang biasa ditemukan di Amerika Utara.
    • Yangméi (杨梅) adalah sejenis plum berwarna ungu dengan permukaan berbonggol halus. Rasanya manis dan teksturnya sulit dijelaskan, agak mirip stroberi atau rasberi yang bertekstur kasar.
  • Jeruk bali (柚子, yòuzi) – terkadang disebut "jeruk bali Cina". Daging buahnya lebih manis tetapi kurang berair, sehingga buah ini bisa dimakan dengan tangan tanpa perlu pisau atau sendok.
  • Wampee (黄皮, huángpí), buah lain yang mirip dengan lengkeng dan leci, tetapi berbentuk anggur dan rasanya sedikit asam.
  • Semangka (西瓜, xīguā) sangat umum tersedia di musim panas. Semangka dari Tiongkok cenderung berbentuk bulat, alih-alih memanjang dalam satu dimensi.

Di Tiongkok, tomat dan alpukat dianggap buah. Alpukat jarang ditemukan, tetapi tomat sering disantap sebagai camilan, bahan dalam hidangan penutup, atau ditumis dengan telur orak-arik.

Minuman

[sunting]

Teh

[sunting]
Secangkir teh, minuman khas Tiongkok. Mangkuk tutup merupakan ciri khas budaya teh Sichuan dan Chongqing.

Teh (茶, chá) tentu saja dapat ditemukan di restoran dan kedai teh khusus. Selain teh murni yang lebih tradisional tanpa tambahan susu atau gula, teh susu mutiara (bubble tea) dengan susu dan bola tapioka (disajikan panas atau dingin) juga populer, dan Anda dapat menemukan es teh manis dalam botol di toko-toko dan mesin penjual otomatis.

Tiongkok adalah tempat lahirnya budaya teh, dan meskipun berisiko menyatakan hal yang sudah jelas, terdapat banyak teh (茶, chá) di Tiongkok. Teh hijau (绿茶, lǜchá) disajikan gratis di beberapa restoran (tergantung wilayahnya) atau dengan sedikit biaya. Beberapa jenis teh yang umum disajikan adalah:

  • teh bubuk mesiu (珠茶, zhūchá): teh hijau yang dinamai demikian bukan karena rasanya, melainkan karena bentuk daun teh yang diseduhnya.
  • teh melati (茉莉花茶, mòlihuachá): teh hijau beraroma bunga melati.
  • oolong (烏龍, wūlóng): teh gunung yang setengah difermentasi.

Namun, kedai teh spesialis menyajikan beragam seduhan teh, mulai dari teh putih pucat dan lembut (白茶, báichá) hingga teh pu'er fermentasi dan tua yang kuat (普洱茶 , pǔ'ěrchá). Menyeduh teh merupakan seni di Tiongkok, dan terdapat banyak risalah kuno yang didedikasikan untuk menyempurnakan bentuk seni ini. Bagi penikmat teh sejati, bahkan pilihan teko dan sumber air merupakan aspek penting dalam menyiapkan seduhan teh yang sempurna, dengan berbagai jenis teko dipadukan dengan berbagai jenis teh. Secara tradisional, masyarakat Tiongkok menganggap mata air sebagai jenis air terbaik untuk menyeduh teh, dan bahkan terdapat mata air tertentu yang dipadukan dengan jenis teh tertentu.

Bagi mereka yang menginginkan pengalaman budaya yang unik, wilayah Fujian Selatan, Chaoshan, dan Taiwan merupakan rumah bagi upacara minum teh yang rumit yang dikenal sebagai upacara minum teh Gongfu (工夫茶, gōngfuchá). Berbeda dengan upacara minum teh Jepang yang lebih dikenal, yang menekankan etiket, upacara minum teh Gongfu Tiongkok menekankan untuk menghasilkan rasa teh terbaik. Tradisi minum teh unik lainnya adalah pertunjukan teko cerat panjang, yang berasal dari Sichuan dan Kotamadya Chongqing, di mana teko tembaga dengan cerat yang sangat panjang digunakan untuk menuangkan teh menggunakan gerakan yang terinspirasi oleh seni bela diri tradisional Tiongkok untuk menghibur tamu, dan teh diminum dari sejenis mangkuk bertutup yang dikenal sebagai gàiwǎn (盖碗).

Berbagai daerah di Tiongkok memiliki teh-teh terkenal, tetapi jenis teh yang sama hadir dalam berbagai tingkatan, seperti halnya terdapat beragam jenis burgundy dengan harga yang berbeda-beda. Hangzhou, dekat Shanghai, terkenal dengan teh hijau "Sumur Naga" (龙井, lóngjǐng). Fujian dan Taiwan memiliki teh oolong (乌龙茶, wūlóngchá) yang paling terkenal, "Jubah Merah Tua" (大红袍, dàhóngpáo) dari Gunung Wuyi , "Dewi Besi Welas Asih" (铁观音, tiěguānyīn) dari Anxi, dan "Oolong Gunung Tinggi" (高山烏龍, gāoshān wūlóng) dari Taiwan. Teh Pu'er di Yunnan memiliki teh fermentasi penuh yang paling terkenal, pǔ'ěrchá (普洱茶). Teh ini dipadatkan menjadi kue-kue keras, yang awalnya merupakan metode pengemasan untuk transportasi dengan karavan kuda ke Burma dan Tibet. Kue-kue ini dihiasi dengan pola timbul, beberapa orang menggantungnya sebagai hiasan dinding.

Di Tiongkok, biasanya teh diminum tanpa gula atau susu. Namun, di hampir semua kota, Anda akan menemukan "teh susu" (奶茶, nǎichá) ala Hongkong yang melimpah, dan mungkin "teh mentega" ala Tibet. Teh gelembung Taiwan (珍珠奶茶, zhēnzhū nǎichá) juga populer, "gelembungnya" berupa bola-bola tapioka dan sering dicampur dengan susu atau buah.

Kopi

[sunting]

Kopi (咖啡, kāfēi) menjadi cukup populer di perkotaan Tiongkok, meskipun cukup sulit ditemukan di kota-kota kecil.

Beberapa jaringan kedai kopi memiliki cabang di berbagai kota, termasuk Starbucks (星巴克), UBC Coffee (上岛咖啡), Ming Tien Coffee, dan SPR. Jaringan kedai kopi terpopuler di Tiongkok adalah merek lokal Luckin Coffee (瑞幸咖啡), yang memiliki lebih banyak cabang daripada Starbucks di seluruh negeri. Semuanya menawarkan kopi, teh, dan makanan Tiongkok serta Barat, biasanya dilengkapi dengan fasilitas pengondisi udara (AC/Air Conditioner) yang baik, internet nirkabel, dan dekorasi yang apik. Di sebagian besar lokasi, harga kopi berkisar antara ¥15-40 per cangkir, namun di gerai bandara harga secangkir kopi sangat mahal, bisa mencapai ¥70.

Ada banyak kedai kopi independen skala kecil atau jaringan lokal. Harganya mungkin juga mahal, namun seringkali harganya lebih murah daripada kedai kopi jaringan skala besar. Kualitasnya bervariasi, dari yang paling bagus sampai paling jelek.

Minuman non-alkohol lainnya

[sunting]
Botol minuman jus plum asam
  • Jus plum asam (酸梅汤, suānméitāng) – Rasanya manis asam, dan sedikit lebih lezat. Terbuat dari sari buah plum. Sering disajikan di restoran.
  • Susu kedelai (豆浆, dòujiāng) – Minuman ini dapat ditemukan di beberapa warung kaki lima dan restoran. Pelayan mungkin akan bertanya apakah Anda ingin minuman panas (热, ) atau dingin (冷, lěng). Jika tidak, minuman standarnya adalah panas. Namun, para vegan dan orang yang intoleran laktosa perlu berhati-hati, sebab ada dua jenis minuman susu kedelai yang berbeda di Tiongkok, yaitu dòujiāng (豆浆) yang artinya susu kedelai namun bebas susu, sedangkan dòunǎi (豆奶) adalah susu kedelai yang mengandung susu.
  • Minuman cuka apel (苹果酸饮, píngguǒ cù yǐnliào) – Minuman berkarbonasi manis yang terbuat dari cuka.
  • Teh herbal (凉茶, liáng chá) – minuman khas Guangdong. Anda bisa menemukan minuman teh herbal manis di supermarket dan minimarket. Selain itu, Anda bisa mendapatkan teh herbal tradisional yang rasanya sangat pahit di warung kecil, minuman tersebut dijadikan sebagai obat flu.
  • Teh melon musim dingin (冬瓜茶, dōngguā chá) – minuman sangat manis yang berasal dari Taiwan, tetapi juga telah menyebar ke sebagian besar Tiongkok selatan dan komunitas Tionghoa perantauan di Asia Tenggara.
  • Air panas (热水, rè shuǐ) – secara tradisional di Tiongkok, air putih diminum hangat, alih-alih dingin. Mungkin terdengar berlawanan dengan intuisi, tetapi minum air panas membantu badan berkeringat dan menyejukkan diri selama musim panas. Saat ini, banyak orang di Tiongkok juga minum air dingin, tetapi jika Anda terkena flu atau merasa sakit selama perjalanan, Anda pasti akan mendengar banyak orang menasihatimu yang mengatakan "minumlah lebih banyak air panas."

Minuman beralkohol

[sunting]
  • Báijiǔ (白酒) adalah minuman keras dari biji-bijian yang sangat kuat dan bening, terbuat dari sorgum dan terkadang biji-bijian lain, tergantung daerahnya. Kata " jiǔ " dapat digunakan untuk minuman beralkohol apa pun, tetapi sering diterjemahkan sebagai "anggur". Oleh karena itu, orang Tionghoa mungkin menyebut baijiu sebagai "anggur putih" dalam obrolan, tetapi "kilat putih" akan menjadi terjemahan yang lebih tepat, karena umumnya mengandung kadar alkohol sebesar 40% hingga 65%.

Baijiu biasanya disajikan dalam gelas-gelas kecil di jamuan makan dan festival. Bersulang merupakan tradisi di jamuan makan atau makan malam pada acara-acara khusus.

    • Maotai (茅台, Máotái) atau Moutai, dibuat di Provinsi Guizhou, adalah minuman keras nasional Tiongkok dan merek baijiu paling terkenal. Terbuat dari sorgum, Maotai memiliki aromanya yang kuat dan rasa lebih manis daripada minuman keras bening dari Barat, karena rasa sorgumnya tetap terjaga. Seri unggulannya, Feitian 53, dijual dalam botol putih dan merah dengan pita merah yang diikatkan di tutupnya, mengandung alkohol 53%.
    • Kaoliang (高粱酒, gāoliángjiǔ) adalah jenis minuman keras sorgum premium yang paling terkenal dibuat di Pulau Kinmen. Minuman ini dianggap sebagai minuman nasional Taiwan. Produk unggulan mereka adalah Kinmen Kaoliang 58°, dijual dalam botol kaca dengan label putih dan tulisan emas, mengandung alkohol 58%.
    • Wuliangye (五粮液, Wǔliángyè) dari Yibin, Sichuan, adalah jenis baijiu premium lainnya. Namanya secara harfiah berarti "minuman lima butir", merujuk pada lima jenis biji-bijian yang digunakan dalam produksinya, yaitu sorgum, beras ketan, beras, gandum, dan jagung. Beberapa varietas premiumnya termasuk minuman alkohol yang termahal di dunia.
    • Baijiu termurah adalah èrguōtóu (二锅头) buatan Beijing. Minuman ini paling sering ditemukan dalam botol saku 100 ml yang dijual dengan harga sekitar ¥5. Tersedia dalam dua varian, yaitu kadar alkohol 53% dan 56%.

Ada banyak merek baijiu, dan seperti halnya jenis minuman keras lainnya, kualitas dan harganya sangat bervariasi. Orang asing umumnya hanya mencoba baijiu kelas bawah atau menengah, dan mereka biasanya tidak terkesan, karena rasanya sering dibandingkan dengan bahan bakar diesel. Namun, penikmat minuman keras mungkin menganggap baijiu berkualitas tinggi dan mahal rasanya cukup enak.

Bir Tsingtao
  • Bir (啤酒, píjiǔ) merupakan minuman umum di Tiongkok, terutama di bagian Tiongkok utara. Bir disajikan di hampir setiap restoran dan dijual di banyak toko kelontong. Sebagian besar tempat di luar kota besar menyajikan bir pada suhu ruangan, terlepas dari musimnya, meskipun tempat-tempat yang melayani turis atau ekspatriat menyajikan minuman bir dalam keadaan dingin.
  • Anggur: minuman anggur buatan lokal (葡萄酒, pútáojiǔ) sangat mudah ditemukan dan sebagian besar harganya terjangkau, mulai dari ¥15 di toko swalayan, sekitar ¥100-150 di bar mewah. Orang Tiongkok menyukai anggur merah dan rasanya yang sangat manis, dan biasanya disajikan dengan es atau dicampur dengan minuman soda. Daerah penghasil anggur paling terkemuka di Tiongkok adalah Yantai, provinsi Shandong.
  • Anggur beras - Ada berbagai merek dan jenis anggur beras. Kebanyakan anggur beras menyerupai puding beras encer, biasanya rasanya manis, dan mengandung sedikit alkohol untuk menambah rasa.
  • Brendi (白兰地, báilándì) - Minuman alkohol dari anggur hasil distilasi.
  • Orang Tionghoa juga sangat menyukai berbagai minuman keras yang mengandung obat, biasanya mengandung herba eksotis dan/atau bagian tubuh hewan. Beberapa di antaranya memiliki harga yang wajar dan mengandung bahan-bahan seperti ginseng. Minuman ini cukup nikmat, meskipun cenderung manis. Minuman lain, dengan bahan-bahan yang aneh (ular, kura-kura, lebah, dll.) dan harga yang mahal, mungkin sebaiknya hanya dinikmati oleh mereka yang memang menyukainya.

Restoran

[sunting]

Banyak restoran di Tiongkok mengenakan biaya masuk beberapa yuan per orang.

Jika Anda tidak tahu harus makan di mana, salah satu kunci suksesnya adalah berkeliaran tanpa tujuan di luar kawasan wisata (tergolong aman), cari tempat yang ramai penduduk lokal, hindari tempat-tempat kosong, dan jika Anda tidak bisa berbahasa Mandarin atau dialek lokal, cari tempat makan dengan gambar makanan di dinding atau di menu yang bisa ditelusuri dengan mudah. Meskipun Anda mungkin tergoda untuk memesan makanan yang harga lebih mahal di menu, pada akhirnya Anda bebas memilih apa yang ingin Anda pesan, kemungkinan besar akan jauh lebih autentik dan lebih murah daripada makanan yang disajikan di tempat-tempat wisata populer.

Jenis-jenis restoran

[sunting]

Restoran hot pot populer di Tiongkok. Cara kerjanya agak bervariasi, tetapi umumnya Anda memilih sayuran, daging, tahu, mie, dan lainnya, secara prasmanan, dan mereka memasaknya menjadi sup atau semur. Di beberapa restoran, Anda memasaknya sendiri dengan gaya fondue. Restoran-restoran ini bisa menjadi pilihan yang baik bagi wisatawan yang tidak bisa berbahasa Mandarin, meskipun frasa (辣, "pedas"), bú là (不辣, "tidak pedas"), dan wēilà (微辣, "agak pedas") mungkin cocok. Anda dapat mengenali banyak restoran hot pot dari rak-rak sayuran dan daging yang menunggu di samping tumpukan mangkuk besar dan penjepit yang digunakan untuk memilihnya.

Hidangan Dim Sum di Hong Kong

Masakan Kanton dikenal secara internasional berkat hidangan dim sum (点心, diǎnxīn), sejenis hidangan yang disajikan saat sarapan atau makan siang dengan beberapa hidangan kecil yang disajikan dalam keranjang atau piring. Di restoran dim sum, pelayan mungkin akan membawakan hidangan dan menunjukkannya kepada Anda agar Anda dapat memilih hidangan yang Anda sukai, atau Anda mungkin akan diberikan daftar hidangan yang dapat dicentang dan pena atau pensil untuk menandai hidangan yang ingin Anda pesan. Umumnya, pengunjung Kanton selalu memesan pangsit udang (虾饺, xiājiǎo dalam bahasa Mandarin, hāgáau dalam bahasa Kanton), dan pangsit babi (烧卖, shāomài dalam bahasa Mandarin, sīumáai dalam bahasa Kanton) setiap kali menyantap dim sum, meskipun mereka mungkin akan memvariasikan hidangan lainnya. Hal ini karena kedua hidangan yang disebutkan di atas dianggap sangat mudah dibuat sehingga semua restoran seharusnya bisa membuatnya, dan restoran yang tidak bisa membuatnya dengan baik kemungkinan besar tidak akan bisa membuat hidangan lain yang lebih rumit dengan baik. Selain itu, karena bumbunya sedikit, diyakini bahwa menyantap kedua hidangan ini akan memungkinkan Anda untuk mengukur kesegaran hidangan laut dan daging restoran tersebut.

Kota-kota besar dan tempat-tempat dengan kuil Buddha besar sering kali memiliki restoran Buddha yang menyajikan makanan vegetarian yang unik dan lezat, tentu saja patut dicoba bahkan jika Anda menyukai daging. Banyak dari ini adalah prasmanan makan sepuasnya, di mana Anda membayar untuk mendapatkan nampan, piring, mangkuk, sendok, cangkir, dan sumpit, yang dapat diisi ulang sepuasnya. (Di tempat lain, terutama di Taiwan, Anda membayar berdasarkan berat.) Setelah selesai, Anda diharapkan untuk membersihkan meja sendiri. Prasmanan vegetarian termurah ini memiliki hidangan sayuran, tahu, dan pati biasa dengan harga kurang dari ¥20 per orang, tempat yang lebih mahal mungkin memiliki daging tiruan yang rumit dan rempah serta sayuran lokal yang unik. Cari restoran Buddha yang ada tulisan karakter 素 () atau 齋/斋 (zhāi), simbol 卍 (simbol Buddha), atau restoran yang terhubung dengan kuil Buddha.

Restoran berjaringan

[sunting]

Restoran cepat saji ala Barat telah menjadi populer. KFC (肯德基), McDonald's (麦当劳), Subway (赛百味), dan Pizza Hut (必胜客) tersebar luas, setidaknya di kota-kota kelas menengah ke atas. Beberapa di antaranya terpaksa mengubah atau mengadaptasi konsep mereka untuk pasar Tiongkok. Pizza Hut adalah jaringan restoran dengan layanan penuh di Tiongkok. Ada juga beberapa Burger King (汉堡王), Domino's, dan Papa John's (棒约翰), tetapi hanya tersedia di kota-kota besar. Menu hidangan tentu saja disesuaikan dengan selera Tiongkok. Selain itu, ada juga jaringan restoran lokal yang tersebar luas. Salah satunya Dicos (德克士), yang menjual burger ayam, kentang goreng, dan lain-lain, yang harganya lebih murah daripada KFC dan beberapa orang mengatakan rasanya lebih enak, dan Kung Fu (真功夫) yang memiliki lebih banyak menu hidangan Tiongkok.

Pemesanan

[sunting]

Restoran Tiongkok seringkali menawarkan beragam hidangan yang luar biasa. Untungnya, sebagian besar restoran memiliki menu bergambar dengan foto setiap hidangan, sehingga Anda terhindar dari kebingungan menghadapi banyaknya hidangan. Mulai dari restoran kelas menengah, kemungkinan besar juga terdapat menu berbahasa Inggris yang kurang lebih bermanfaat. Bahkan dengan foto-fotonya, banyaknya hidangan bisa membuatmu kewalahan dan sulit untuk memahaminya, jadi sering kali ada baiknya meminta pelayan untuk merekomendasikan sesuatu. Mereka sering kali akan melakukannya sendiri jika mendapati Anda sedang mencari selama beberapa menit. Pelayan sering kali akan tetap berdiri di samping meja Anda saat Anda membaca menu, jangan khawatir dengan hal ini.

Restoran kini semakin populer dengan menu berbasis kode QR. Anda cukup memindai kode QR di meja Anda dengan WeChat atau Alipay, dan menu restoran akan muncul di ponsel Anda, memungkinkan Anda memesan hidangan secara digital.

Sistem dua menu di mana menu yang berbeda disajikan berdasarkan warna kulit tamu masih jarang terdengar di Tiongkok. Kebanyakan restoran hanya memiliki satu menu — menu Tiongkok. Mempelajari beberapa aksara Tiongkok seperti daging sapi (牛), daging babi (猪), daging ayam (鸡), ikan (鱼), tumis (炒), goreng tepung (炸), rebus (烧), panggang (烤), sup (汤), nasi (饭), atau mie (面) akan sangat membantu. Karena babi adalah daging yang paling umum dalam hidangan Tiongkok, di mana sebuah hidangan hanya mencantumkan "daging" (肉), anggaplah itu adalah daging babi.

Hidangan yang dipesan di restoran memang ditujukan untuk dinikmati bersama. Jika satu orang mentraktir yang lain, biasanya mereka yang berinisiatif memesan untuk semua orang. Dalam situasi lain, setiap orang di pesta mungkin akan merekomendasikan hidangan tertentu. Jika Anda bersama orang Tionghoa, sebaiknya biarkan mereka memilih, namun beri tahu mereka pesananmu juga tidak masalah.

Saat memilih hidangan, pertanyaan pertama yang perlu dipertimbangkan adalah apakah Anda ingin nasi. Biasanya Anda ingin nasi, karena membantu menjaga tagihan tetap terkendali. Namun, kemewahan sesungguhnya terletak pada tidak adanya nasi, dan ini juga bisa menyenangkan jika Anda ingin mencicipi banyak hidangan. Nasi biasanya harus dipesan secara terpisah dan tidak akan disajikan jika Anda tidak memesannya. Nasi tidak gratis namun harganya sangat murah, hanya beberapa yuan per mangkuk.

Untuk hidangan, jika Anda makan nasi, aturan praktisnya adalah memesan hidangan setidaknya sebanyak jumlah orang. Ukuran porsi berbeda di setiap restoran. Anda tidak akan pernah salah dengan sepiring sayuran hijau tambahan, setelah itu, gunakan pertimbangan Anda, lihat apa yang dipesan orang lain, atau tanyakan kepada pelayan berapa porsinya. Jika Anda tidak makan nasi, tambahkan hidangan sesuai kebutuhan. Jika Anda tidak yakin, Anda dapat bertanya kepada pelayan apakah menurut mereka pesanan Anda sudah cukup? (你觉得够吗?, nǐ juéde gòu ma?).

Anda bisa memesan hidangan hanya dengan menunjuknya di menu sambil mengatakan "yang ini" (这个, zhè ge). Cara memesan nasi adalah dengan menyebutkan berapa mangkuk nasi yang Anda inginkan (biasanya satu mangkuk per orang): X碗米饭 (X wǎn mǐfàn), di mana X adalah penyebutan angka seperti yì (satu), liǎng (dua), sān (tiga), sì (empat), dan seterusnya. Pelayan akan mengulangi pesanan Anda untuk konfirmasi.

Jika Anda ingin pergi, panggil pelayan dengan berteriak 班职 (fúwùyuán), dan minta tagihan (买单, mǎidān).

Makan sendirian

[sunting]

Makan malam tradisional Tiongkok biasanya untuk rombongan, dengan banyak hidangan yang disajikan bersama. Hal ini bisa membuat suasana terasa sepi, dan beberapa restoran mungkin tidak tahu cara melayani satu pelanggan saja. Namun, hal ini bisa menjadi motivasi yang tepat untuk mencari teman makan lain (penduduk lokal atau sesama pelancong)! Namun, jika Anda merasa lapar dan sendirian, berikut beberapa tips:

Jaringan makanan cepat saji bergaya Tiongkok menyediakan pilihan yang baik bagi pelancong yang bepergian sendiri untuk merasa kenyang, dan tetap dapat menikmati burger gaya Tiongkok alih-alih burger Barat. Mereka biasanya memiliki menu bergambar atau pajangan gambar di atas meja, dan menawarkan paket makan (套餐, tàocān) yang dirancang untuk makan sendiri. Biasanya, Anda menerima nomor, yang dipanggil (dalam bahasa Cina) saat hidangan Anda siap. Tunggu saja di area tempat makanan dibagikan, akan ada struk atau sesuatu di nampan Anda yang mencantumkan nomor Anda. Harga yang harus dibayar untuk kenyamanan ini adalah bahan-bahannya yang tidak terlalu segar. Mustahil untuk mencantumkan semua jaringan, dan ada beberapa variasi regional, tetapi Anda biasanya akan mengenali toko dengan papan nama berwarna-warni yang bermerek. Jika Anda tidak dapat menemukannya, carilah di sekitar stasiun kereta api utama atau di area perbelanjaan. Pusat perbelanjaan juga umumnya memiliki restoran jaringan.

Cara makan sendiri yang lebih enak dan murah adalah makanan jalanan, tetapi berhati-hatilah dengan kebersihan, dan ketahuilah bahwa kualitas bahan-bahan (terutama daging) di beberapa kios mungkin diragukan. Namun, karena pecinta makanan Tiongkok menekankan kesegaran, ada juga kios yang hanya menggunakan bahan-bahan segar untuk menyiapkan hidangan mereka jika Anda tahu di mana menemukannya. Tanyakan kepada orang sekitar dan periksa halaman di internet untuk mencari tahu di mana mendapatkan makanan jalanan di kota, ada jalan makanan ringan atau pasar malam yang penuh dengan kios. Jika Anda dapat memahami bahasa Mandarin, vlog makanan sangat populer di media sosial Tiongkok, jadi itu adalah pilihan yang baik untuk menemukan makanan jalanan yang segar dan lezat. Makanan lain yang dapat dikonsumsi sendiri adalah sup mie seperti mie daging sapi (牛肉面, niúròumiàn), hidangan yang ada di manapun di Tiongkok.

Sekalipun mungkin tidak terbiasa untuk makan sendirian di restoran, Anda tidak akan diusir dan staf pasti akan mencoba menyarankan sesuatu untukmu.

Pembatasan diet

[sunting]

Semua tentang MSG

Hidangan Tionghoa terkadang dikaitkan secara negatif dengan penggunaan MSG. Perlukah Anda khawatir? Tidak sama sekali.

MSG, atau mononatrium glutamat, adalah turunan sederhana dari asam glutamat, asam amino yang melimpah dan digunakan hampir semua makhluk hidup. Sebagaimana menambahkan gula ke dalam masakan akan membuatnya lebih manis dan menambahkan garam akan membuatnya lebih asin, menambahkan MSG ke dalam masakan akan membuatnya lebih gurih. Banyak makanan alami mengandung asam glutamat dalam jumlah tinggi, terutama makanan kaya protein seperti daging, telur, unggas, keju tajam (terutama parmesan), dan ikan, serta jamur, tomat, dan rumput laut.

Dalam beberapa dekade sejak pertama kali diisolasi pada tahun 1908, MSG menjadi bahan tambahan dalam banyak makanan seperti kaldu daging dehidrasi (kubus kaldu), saus, ramen, dan camilan gurih, serta menjadi bahan umum di restoran Asia Timur dan dapur rumah.

Meskipun glutamat dan MSG tersebar luas dalam banyak makanan umum, beberapa orang Barat percaya bahwa mereka menderita apa yang mereka sebut "sindrom restoran Cina", sekumpulan gejala samar yang mencakup hal-hal aneh seperti "mati rasa di belakang leher, yang secara bertahap menjalar ke kedua lengan dan punggung", yang mereka salahkan pada MSG yang ditambahkan ke hidangan Tionghoa. Ini omong kosong. Bahkan tidak mungkin alergi terhadap glutamat atau MSG, dan tidak ada penelitian yang menemukan sedikit pun bukti yang menghubungkan konsumsi MSG atau hidangan Tionghoa dengan gejala-gejala tersebut. Jika ada yang mengalami gejala-gejala ini, kemungkinan besar penyebabnya adalah psikologis.

Seperti yang dikatakan kritikus makanan Jeffrey Steingarten, "Jika MSG merupakan masalah, mengapa tidak semua orang di Tiongkok mengalami sakit kepala?" Singkirkan semua pikiran tentang MSG dari benakmu, dan nikmatilah hidangannya.

Orang-orang dengan pantangan makan akan mengalami kesulitan di Tiongkok.

Makanan halal sulit ditemukan di luar daerah dengan populasi Muslim yang signifikan, tetapi carilah restoran mie Lanzhou (兰州拉面, Lánzhōu lāmiàn), yang mungkin memiliki tanda "halal" dalam bahasa Arab (حلال) atau Mandarin (清真, qīngzhēn). Kuliner Uighur juga semakin populer di kota-kota besar Tiongkok, jadi pilihan alternatifnya adalah mencari kedai makanan Uighur yang menjual kebab domba (羊肉串, yáng ròu chuàn) dan roti naan (馕, náng). Jika kuliah di Tiongkok, universitas-universitas besar di Tiongkok biasanya memiliki kantin halal untuk melayani para mahasiswa Muslim mereka, menjadikannya pilihan yang baik di daerah-daerah dengan populasi Muslim yang relatif kecil.

Makanan kosher hampir tidak dikenali, dan daging babi banyak digunakan dalam hidangan Tionghoa (meskipun restoran terkadang tidak menggunakannya atau menggantinya dengan daging sapi). Beberapa kota besar memiliki Chabad atau pusat Yahudi lainnya yang dapat menyediakan makanan kosher atau setidaknya saran untuk menemukannya, meskipun untuk kasus pertama, Anda mungkin harus membuat janji sejak jauh-jauh hari.

Restoran Hindu secara khusus nyaris tidak ada, meskipun menghindari daging sapi adalah hal yang mudah, terutama jika Anda bisa berbicara sedikit bahasa Mandarin, dan ada banyak pilihan daging lainnya untuk dipilih.

Bagi para vegetarian ketat, Tiongkok mungkin menjadi tantangan, terutama jika tidak bisa berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Mandarin. Anda mungkin menemukan bahwa sup mie dibuat dengan kaldu daging, hot pot dimasak dalam kaldu yang sama dengan punya orang lain, atau terong goreng tercampur potongan-potongan kecil daging. Namun, jika Anda sedikit fleksibel atau bisa berbicara sedikit bahasa Mandarin, itu sangat berarti. Kaldu dan saus berbahan dasar daging atau sedikit daging babi giling adalah hal yang biasa, bahkan dalam hidangan vegetarian, jadi selalu tanyakan. Hidangan sayur dan tahu banyak terdapat dalam hidangan Tionghoa, dan mie dan nasi adalah makanan pokok yang penting. Sebagian besar restoran memiliki hidangan sayur, tantangannya adalah mengatasi kendala bahasa untuk memastikan bahwa tidak ada daging yang tercampur dengan sayuran. Carilah karakter (素), yang secara kasar berarti "vegetarian", terutama dalam kombinasi seperti hidangan sayur (素菜, sùcài), makanan vegetarian (素食, sùshí), dan mie dengan sayuran (素面, sōmen). Restoran Buddha adalah pilihan yang lezat. Satu hal yang perlu diperhatikan, terutama di hot pot, adalah "tahu ikan" (鱼豆腐, yúdòufǔ), yang mungkin sulit dibedakan dari tahu asli (豆腐, dòufǔ) tanpa bertanya. Karena masakan tradisional Tiongkok tidak menggunakan produk susu, makanan vegetarian non-makanan penutup hampir selalu vegan. Namun, pastikan hidangan Anda tidak mengandung telur. Jika Anda mencari restoran vegetarian dan vegan di Tiongkok, situs web "Vegetarian Radar" (素食雷达, Sùshí Léidá) menyediakan peta yang bermanfaat, juga tersedia sebagai aplikasi WeChat. Makanan vegetarian Tiongkok juga menghindari "lima sayuran busuk", yaitu daun bawang, kucai, bawang bombai, bawang putih, dan bawang merah, karena dianggap oleh umat Buddha Mahayana memiliki efek afrodisiak yang menghambat kemampuan seseorang untuk bermeditasi dan berpikir jernih. Jadi, perhatikan hal ini jika Anda mengundang teman vegetarian Tiongkok untuk makan.

Berhati-hatilah juga saat memesan makanan dari toko roti, karena lemak babi sering digunakan untuk membuat kue tradisional Tiongkok.

Kesadaran akan alergi makanan (食物过敏, shíwù guòmǐn) sangat sedikit di Tiongkok. Jika Anda bisa berbicara sedikit bahasa Mandarin, staf biasanya dapat menjawab apakah makanan mengandung bahan-bahan seperti kacang tanah atau minyak kacang tanah, tetapi meminta hidangan untuk disiapkan tanpa bahan tersebut kemungkinan besar tidak akan berhasil. Jika ragu, pesanlah hidangan yang lain. Lada Szechuan (花椒, huājiāo), digunakan dalam hidangan Szechuan untuk menghasilkan rasa khas málà (麻辣), menyebabkan sensasi kesemutan yang dapat menutupi timbulnya alergi, jadi Anda mungkin ingin menghindarinya, atau menunggu lebih lama setelah mencicipinya pertama kali untuk memutuskan apakah suatu hidangan aman. Makanan kemasan harus diberi label jika mengandung susu, telur, ikan, kerang, kacang tanah, kacang pohon, gandum, atau kedelai.

Alergi kedelai (大豆, dàdòu) yang serius, sebagian besar tidak cocok dengan hidangan Tionghoa, karena kecap (酱油, jiàngyóu) digunakan dalam banyak hidangan. Menjaga diet bebas gluten (不含麸质的, bùhán fūzhì de) yang ketat saat makan di luar juga hampir mustahil, karena sebagian besar merek kecap mengandung gandum. Produk bebas gluten tidak tersedia kecuali di supermarket mahal yang ditujukan untuk ekspatriat Barat. Jika Anda dapat mentoleransi sedikit gluten, Anda seharusnya bisa mengatasinya, terutama di bagian wilayah Tiongkok selatan di mana ada lebih banyak penekanan pada nasi dan lebih sedikit pada gandum. Kacang tanah (花生, huāshēng) dan kacang-kacangan lainnya mudah terlihat di beberapa makanan, tetapi mungkin tersembunyi di dalam roti, kue, dan makanan penutup. Minyak kacang tanah (花生油, huāshēngyóu) dan minyak wijen (麻油, máyóu atau 芝麻油, zhīmayóu) banyak digunakan untuk memasak, membumbui, dan membuat minyak beraroma seperti minyak cabai, meskipun biasanya sangat halus dan mungkin aman tergantung pada tingkat keparahan alergimu. Kecuali untuk masakan beberapa etnis minoritas seperti Uighur, Tibet, dan Mongol, produk susu jarang ditemukan dalam hidangan Tiongkok, jadi orang yang intoleran laktosa seharusnya tidak mengalami masalah, kecuali bepergian ke daerah etnis minoritas.

Hormati

[sunting]

Ada stereotip bahwa hidangan Tiongkok tidak memiliki tabu, dan orang Tiongkok akan memakan apa pun yang bergerak. Namun, deskripsi yang lebih akurat adalah bahwa tabu makanan bervariasi di setiap wilayah, dan orang-orang dari satu wilayah Tiongkok mungkin merasa jijik dengan sesuatu yang dimakan orang di provinsi lain. Masakan Kanton khususnya memiliki reputasi mencakup semua jenis spesies hewan, termasuk yang dianggap eksotis di sebagian besar negara lain atau wilayah Tiongkok lainnya. Namun, hidangan Hongkong dan Makau, meskipun juga Kanton, memiliki lebih banyak tabu dibandingkan hidangan Tiongkok daratan akibat pengaruh budaya Barat yang lebih kuat, misalnya daging anjing dan kucing dianggap ilegal di Hongkong dan Makau.

Di masyarakat Muslim, daging babi dianggap tabu, sementara sikap terhadap alkohol sangat bervariasi.

Etika

[sunting]
Menikmati jajanan jalanan di Yuanyang.

Tata krama di meja makan sangatlah bervariasi tergantung kelas sosialnya. Umumnya meskipun berbicara lantang merupakan hal yang lumrah di restoran murah pinggir jalan, tamu umumnya diharapkan bersikap lebih sopan saat makan di tempat yang lebih mewah. Saat makan bersama, umumnya tidak sopan untuk mengambil peralatan makan sebelum orang tertua atau yang paling senior di meja mulai bersantap.

Tiongkok adalah tempat kelahiran sumpit, dan tak heran, banyak etiket penting berkaitan dengan penggunaan sumpit. Meskipun orang Tiongkok umumnya toleran terhadap tata krama di meja makan, Anda kemungkinan besar akan dianggap tidak sopan, mengganggu, atau menyinggung jika menggunakan sumpit dengan cara yang tidak tepat. Patuhi aturan berikut:

  • Sumpit bersama (公筷) tidak selalu disediakan, sehingga pengunjung biasanya menggunakan sumpit mereka sendiri untuk memindahkan makanan ke mangkuk. Meskipun banyak orang asing menganggap hal ini tidak higienis, biasanya aman. Meminta sumpit bersama dari restoran diperbolehkan, meskipun Anda mungkin menyinggung tuan rumah jika diundang. Pengecualian utamanya adalah Taiwan, di mana sumpit bersama merupakan norma, dan menggunakan sumpit sendiri untuk mengambil makanan dari piring bersama tidak disukai.
  • Setelah mengambil sepotong, hidangan harus diambil. Jangan mengembalikannya. Konfusius berkata, jangan pernah meninggalkan seseorang dengan apa yang tidak diinginkan.
  • Saat seseorang sedang mengambil makanan dari piring, jangan mencoba melewati atau berada di bawah lengannya untuk mengambil makanan dari piring yang lebih jauh. Tunggu sampai dia selesai mengambil makanan.
  • Biasanya, satu hidangan tidak boleh diambil secara bersamaan lebih dari satu orang. Jangan mencoba merebut dengan siapa pun untuk mengambil sepotong dari hidangan yang sama.
  • Jangan letakkan sumpit secara vertikal di dalam mangkuk nasi, karena mengingatkan pada dupa yang dibakar di kuil dan mengandung konotasi mendoakan kematian bagi orang-orang di sekitar Anda. Sebaiknya, letakkan sumpit di atas mangkuk atau di atas dudukan sumpit, jika tersedia.
  • Jangan memukul mangkuk atau peralatan makan lainnya dengan sumpit. Perbuatan seperti ini hanya pengemis yang boleh melakukannya.

Aturan makan lainnya yang seringkali dianggap kurang penting meliputi:

  • Mengukir sumpit sekali pakai menunjukkan Anda menganggap restoran itu murahan. Hindari hal ini kecuali di tempat-tempat yang tergolong murahan, dan bahkan di sana, bersikaplah bijaksana.
  • Menjilati sumpit dianggap tidak berkelas. Sebagai gantinya, gigitlah nasi.
  • Semua hidangan disajikan bersama, mirip dengan gaya makan "keluarga" di Amerika Utara. Ketika Anda memesan sesuatu, itu bukan hanya untukmu, tetapi untuk semua orang. Tanyakan dengan orang lain sebelum memesan hidangan. Biasanya Anda akan ditanya apakah ada yang tidak dimakan, meskipun terlalu pilih-pilih makanan dianggap menjengkelkan.
  • Utamakan orang lain sebelum diri sendiri, terutama untuk hal-hal seperti nasi dan minuman yang perlu disajikan kepada semua orang. Misalnya, jika Anda ingin memesan nasi tambahan untuk diri sendiri, periksa dulu apakah ada yang kehabisan dan tawarkan untuk memesannya terlebih dahulu.
  • Menyeruput saat makan memang biasa, tetapi bisa dianggap tidak pantas, terutama di kalangan keluarga berpendidikan tinggi. Namun, menyeruput saat minum teh, dianggap oleh beberapa pencinta kuliner sebagai cara untuk meningkatkan rasa.
  • Merupakan hal yang wajar bagi tuan rumah atau nyonya rumah untuk meletakkan makanan di piring Anda. Itu merupakan gestur kebaikan dan keramahan. Jika Anda ingin menolak, lakukanlah dengan cara yang tidak menyinggung. Misalnya, Anda harus memaksa mereka untuk makan dan Anda sendiri yang melayani.
  • Banyak buku perjalanan mengatakan bahwa menghabiskan makanan menunjukkan bahwa tuan rumah tidak memberimu makanan yang layak dan akan merasa tertekan untuk memesan lebih banyak makanan. Sebenarnya, hal ini bervariasi di setiap wilayah, dan secara umum, menghabiskan makanan membutuhkan keseimbangan yang rumit. Menghabiskan makanan biasanya akan mengundang lebih banyak makanan untuk disajikan, sementara menyisakan terlalu banyak makanan bisa menjadi tanda bahwa Anda tidak suka.
  • Sendok digunakan saat minum sup atau makan hidangan encer atau berair seperti bubur, dan terkadang untuk menyajikan sup dari piring saji. Jika tidak ada sendok, bisa langsung minum sup dari mangkuk.
  • Makanan jari jarang tersedia di restoran, biasanya Anda diharapkan makan dengan sumpit dan/atau sendok. Untuk makanan langka yang harus dimakan dengan tangan, sarung tangan plastik sekali pakai mungkin disediakan.
  • Jika sepotong terlalu licin untuk diambil, lakukan dengan bantuan sendok, jangan menusuknya dengan ujung sumpit yang tajam.
  • Kepala ikan dianggap sebagai hidangan lezat dan mungkin dipersembahkan kepada tamu kehormatan. Sebenarnya, daging pipi pada beberapa spesies ikan terasa sangat gurih.
  • Jika meja makan memiliki nampan putar, pastikan tidak ada yang mengambil makanan sebelum memutar nampan putar. Selain itu, sebelum memutar nampan putar, pastikan piring-piring tidak menjatuhkan cangkir teh atau sumpit orang lain yang mungkin meletakkannya terlalu dekat dengan nampan putar.
  • Di Guangdong dan Hongkong , masyarakat biasanya membilas peralatan makan sebelum hidangan disajikan dengan air mendidih atau teh, dan restoran biasanya menyediakan mangkuk untuk menampung air bilasan.

Kebanyakan orang Tionghoa tidak menambahkan kecap asin ke semangkuk nasi putih. Bahkan, kecap asin seringkali tidak tersedia untuk digunakan oleh pengunjung, karena kecap asin utamanya merupakan bahan masakan, dan terkadang hanya sebagai bumbu. Nasi disajikan sebagai lauk tawar untuk kontras dengan hidangan gurih yang lezat, dan untuk memperkaya hidangan dengan pati.

Siapa yang bayar tagihannya?

[sunting]

Di Tiongkok, restoran dan kedai bir merupakan tempat hiburan yang sangat umum dan traktiran memainkan peran penting dalam bersosialisasi.

Meskipun membagi tagihan mulai diterima oleh kaum muda, mentraktir masih menjadi aturan, terutama ketika pihak-pihak yang terlibat berasal dari kelas sosial yang jelas berbeda. Laki-laki diharapkan mentraktir perempuan, yang lebih tua kepada yang lebih muda, yang kaya kepada yang miskin, tuan rumah kepada tamu, kelas pekerja kepada kelas pengangguran. Teman-teman dari kelas yang sama biasanya lebih suka membagi kesempatan membayar, daripada membagi tagihan, misalnya, "Ini giliranku, lain kali Anda yang mentraktir."

Melihat orang Tiongho berlomba-lomba membayar tagihan adalah hal yang lumrah. Anda diharapkan untuk melawan dan berkata, "Giliran saya, lain kali Anda yang traktir saya." Si pecundang yang tersenyum akan menuduh si pemenang terlalu sopan. Semua drama ini, meskipun masih umum di antara semua generasi dan biasanya dimainkan dengan sepenuh hati, kini mulai jarang dilakukan di kalangan anak muda Tionghoa perkotaan. Setiap kali Anda makan bersama orang Tionghoa, Anda akan memiliki peluang yang cukup besar untuk ditraktir. Bagi wisatawan dengan anggaran terbatas, kabar baiknya adalah orang Tionghoa cenderung senang mentraktir orang asing, meskipun Anda tidak boleh berharap banyak dari mahasiswa dan kelas pekerja biasa.

Meskipun demikian, orang Tionghoa cenderung sangat toleran terhadap orang asing. Jika ingin pergi ke negara lain, cobalah. Mereka cenderung percaya bahwa orang asing lebih suka pergi ke negara lain. Jika mereka mencoba membantah, biasanya itu berarti mereka bersikeras untuk membayar tagihanmu juga, bukan sebaliknya.

Memberi tip tidak lazim di Tiongkok, meskipun beberapa restoran menambahkan biaya masuk, biaya layanan, atau "biaya teh" ke dalam tagihan. Jika mencoba memberi tip, pelayan mungkin akan mengejar Anda untuk mengembalikan uang yang Anda "lupakan".

Lihat juga

[sunting]