Lompat ke isi

Reset GPX untuk halaman ini
Dari Wikiwisata

Hidangan di Asia dan Oseania
AustraliaKambojaTionghoaFilipinaIndonesiaJepangKoreaMalaysia, Singapura, dan BruneiTimur TengahAsia SelatanThailandVietnam

Meskipun Asia Selatan adalah subbenua yang luas dengan iklim dan budaya yang beragam, beberapa tradisi kuliner dapat ditemukan di seluruh wilayah tersebut.

Dengan diaspora India, Pakistan, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka, terutama di bekas penjajahan Kekaisaran Inggris, masakan Asia Selatan telah menyebar ke seluruh dunia.

Pahami

[sunting]
Saag dan Korma, hidangan kari populer di India dan diaspora.

Dengan 1,75 miliar penduduk, wilayah daratan lebih besar dari Uni Eropa, bahasa dan dialek yang tak terhitung jumlahnya, dan ribuan tahun sejarah tertulis, Asia Selatan sulit untuk dikonseptualisasikan. Namun, wilayah tersebut memiliki beberapa faktor budaya yang menyatukan. Sementara agama-agama Dharmik (terutama Hinduisme , Sikhisme, Buddhisme, dan Jainisme) berakar di wilayah tersebut, sedangkan Islam, Kristen, dan komunitas Yahudi kecil juga memiliki sejarah panjang, bersama dengan komunitas Zoroaster (disebut Parsees atau Iranis tergantung pada kapan mereka berpindah dari Persia/Iran ke India). Semua agama ini telah berkontribusi pada kaleidoskop rasa yang sekarang secara umum disebut "hidangan India". Misalnya, umat Hindu menghindari daging sapi dan dikenal dengan beragam hidangan vegetarian, cenderung memanfaatkan produk susu seperti yogurt dan keju (paneer), dan telah berkontribusi pada thali di antara umat Muslim di India Utara dan wilayah tetangga Pakistan, kari kambing dan hidangan berbahan dasar daging merupakan hidangan populer. Orang Yahudi menghindari campuran daging dan susu karena aturan kashrut dan mengembangkan hidangan menggunakan telur dengan daging sebagai gantinya, dan orang Parsi di Gujarat menyumbangkan hidangan dum pukht yang lezat, yang dibuat dengan menyegel bagian atas wadah masak dengan roti.

Sepanjang sejarahnya, anak benua India sering kali memiliki pemerintahan yang dominan, seperti Kekaisaran Maurya, Kekaisaran Gupta, Kekaisaran Mughal, Raj Britania Raya, dan India saat ini. Semua kerajaan tersebut, termasuk Inggris, juga berkontribusi pada masakan India seperti yang kita kenal sekarang. Negara-negara tetangga juga turut memberikan pengaruhnya. Misalnya, terdapat beragam hidangan Tionghoa India yang merupakan masakan yang dibawa oleh imigran Tionghoa era kolonial dan diadaptasi dengan selera India.

Komunitas diaspora Asia Selatan seringkali memiliki hidangan yang diadaptasi atau diciptakan secara lokal, sehingga tidak dapat ditemukan di subbenua ini. Saat berkunjung ke daerah-daerah tersebut, ada baiknya mencoba beberapa hidangan ini. Contoh hidangan terkenal antara lain ayam tikka masala dari Inggris, roti prata/roti canai dari Singapura dan Malaysia, dan bunny chow dari Afrika Selatan. Pengaruh Asia Selatan juga telah diadopsi ke dalam berbagai masakan non-Asia Selatan, misalnya Hong Kong dan Jepang memiliki versi kari mereka sendiri yang diadaptasi dari kari India agar sesuai dengan selera lokal.

Makanan di Asia Selatan secara tradisional dimakan menggunakan tangan, meskipun garpu dan sendok dapat digunakan di tempat makan yang lebih mewah. Jika makan dengan tangan, penting untuk hanya menggunakan tangan kanan saat memegang makanan, karena tangan kiri secara tradisional digunakan untuk hal-hal kotor seperti membersihkan diri setelah menggunakan toilet.

Negara dan wilayah

[sunting]
  • Di Pakistan dan India utara, gandum merupakan tanaman pangan utama, dan roti (umumnya roti pipih), yang tersedia dalam berbagai jenis termasuk naan, roti, paratha, kulcha, puri, dan pappadam, merupakan makanan pokok yang umum. Roti bisa polos atau diisi dengan berbagai macam isian, biasanya gurih. Roti di wilayah barat Subbenua memiliki kemiripan dengan roti di Iran, Asia Tengah, dan Timur Tengah.
  • Hidangan India Selatan, India Timur, dan Bangladesh berbahan dasar nasi dan kacang-kacangan, dengan sesekali makanan laut .
  • Udupi terutama terkenal dengan masakan vegetariannya.

Bahan-bahan

[sunting]
Roti naan merupakan hidangan yang lezat

Beras

[sunting]

Beras merupakan makanan pokok di wilayah selatan dan timur Asia Selatan. Tepung beras digunakan untuk membuat kue dadar gurih yang disebut dosa dan utthapam, yang merupakan ciri khas makanan India Selatan. Berbagai jenis beras dikonsumsi. Beras basmati yang berbutir panjang dan aromatik biasanya digunakan dalam hidangan kari India Utara dan Pakistan. Beras merah, yang memiliki rasa seperti kacang dan tekstur kenyal, merupakan satu-satunya jenis beras yang dapat tumbuh di dataran tinggi dan karenanya merupakan varietas utama yang dikonsumsi di Bhutan, Himalaya dan sebagian Nepal.

Roti

[sunting]

Roti pipih adalah makanan pokok di wilayah barat laut Asia Selatan. Variasi roti pipih sangat beragam, tergantung pada tepung yang digunakan dan metode memasaknya. Roti adalah istilah umum untuk roti dalam banyak bahasa di Asia Selatan dan Asia Tenggara, tetapi di sebagian besar India dan Pakistan, roti juga digunakan secara sehari-hari sebagai sinonim untuk chapati.

  • Naan : Roti pipih tebal, kenyal, dan beragi yang dipanggang dalam oven atau tandoor (oven tanah liat tradisional), biasanya dikaitkan dengan hidangan India Utara dan Pakistan. Jenis yang paling umum adalah roti naan polos, roti naan dengan bawang putih, roti naan mentega, roti naan keju (diisi dengan paneer atau keju leleh seperti cheddar dan mozzarella), dan roti naan Peshawari yang berisi kacang dan kismis.
  • Chapati: Roti pipih tipis, kasar, dan tidak beragi yang dimasak di atas tava (wajan dangkal). Chapati biasanya terbuat dari tepung gandum utuh. Chapati dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat.
  • Paratha : Roti pipih berlapis dari India Utara dan Pakistan, dibuat dengan uleni dan melipat adonan beberapa kali, menggunakan minyak samin untuk memisahkan lapisan-lapisan adonan, lalu menggorengnya dengan minyak samin di atas wajan datar. Paratha juga bisa diisi, sehingga biasanya tidak berlapis-lapis.
  • Parotta adalah padanan paratha dari India Selatan, meskipun dengan metode penyajian yang sedikit berbeda. Adonan yang digunakan untuk membuat parotta diratakan tipis-tipis dengan cara dibalik beberapa kali di atas permukaan yang halus dan rata, sebelum dilipat, lalu digoreng dengan ghee di atas tava. Varian parotta, yang dikenal sebagai roti prata di Singapura, dan roti canai di Malaysia, merupakan hidangan sarapan populer yang dibuat oleh diaspora Muslim Tamil di negara-negara tersebut.

Roti juga bisa dibuat dari biji-bijian lain. Khususnya di wilayah Punjab, makki di roti yang terbuat dari tepung jagung utuh merupakan hidangan lokal yang lezat dan disajikan dengan sarson da saag (kari sawi) atau shalgam (lobak).

Roti pipih lainnya termasuk pudis dan bhatura goreng, poodas (kue dadar kacang arab gurih) dan malpuas manis.

Roti beragi bergaya Eropa diperkenalkan ke wilayah ini selama era kolonial. Roti gulung lembut kecil yang disebut pav (dari bahasa Portugis pão) umum di seluruh India Barat dan merupakan komponen penting dari hidangan seperti pav bhaji, vada pav, dan misal pav. Roti iris dapat ditemukan dan biasanya digoreng, bukan dipanggang. Hidangan populer yang terbuat dari roti antara lain pakora roti, di mana irisan roti berbentuk segitiga dilapisi tepung gram pedas dan digoreng, serta roti panggang Prancis versi gurih, keduanya disantap dengan saus atau catni.

Kacang-kacangan dan lentil

[sunting]

Kacang-kacangan dan lentil sama pentingnya dengan biji-bijian dalam hidangan Asia Selatan. Kari yang terbuat dari kacang-kacangan giling, yang disebut dal, biasa ditemukan di seluruh anak benua India dan disantap dengan nasi atau roti sebagai lauk. Tepung lentil juga cukup sering digunakan dalam memanggang hidangan gurih maupun manis.

Susu

[sunting]

Sumber utama susu di Asia Selatan adalah kerbau, diikuti oleh sapi yang menempati posisi kedua. Sumber susu yang kurang umum antara lain kambing, domba, yak, dan unta. India memiliki lebih banyak sapi daripada negara lain di dunia. Susu dan produk turunannya digunakan dalam berbagai hidangan gurih, camilan, minuman, dan hidangan penutup.

  • Susu kultur (yogurt) umumnya digunakan sebagai bumbu dan sebagai bahan dalam kari India Utara.
  • Keju asam segar yang disebut paneer sering digunakan dalam masakan India Utara.
  • Chhena merupakan keju lunak dan berair dari India Timur dan Bangladesh yang digunakan untuk membuat manisan seperti rasgulla dan sandesh.
  • Chhurpi merupakan keju yang sangat keras, kenyal dan berasap yang dimakan di India (terutama wilayah Himalaya), Nepal, Tibet dan Bhutan yang terbuat dari susu yak dan/atau sapi.
  • Susu rendah lemak yang disebut khoya atau mawa sangat biasa digunakan dalam penganan manis seperti barfi .
  • Malai adalah sejenis krim kental yang digunakan terutama pada manisan, tetapi juga pada beberapa makanan ringan dan hidangan gurih.
  • Ghee (mentega murni) banyak digunakan sebagai lemak untuk memasak dan dapat juga diteteskan atau dibalurkan pada makanan tertentu untuk menambah cita rasa.
  • Mentega digunakan sebagai topping paratha (roti pipih isi) dan ditambahkan ke beberapa kari di India Utara dan Pakistan. Tanda bahwa mentega merupakan bahan utama dalam suatu hidangan adalah ketika namanya mengandung kata makhan atau makhani (berasal dari kata Hindi untuk mentega).

Rempah-rempah

[sunting]

Masakan Asia Selatan mungkin lebih terkenal karena rempah-rempahnya. Beberapa hidangan sangat pedas (terutama di Andhra Pradesh), dan restoran India di dunia Barat terkadang memiliki sistem penilaian tingkat kepedasan. Namun, pedas tidak selalu berarti banyak lada merah atau hitam, melainkan keragaman jenis rempah-rempah aromatik yang menjadi ciri khas hidangan India. Campuran atau kombinasi rempah-rempah disebut masala. Garam masala (harfiahnya "campuran rempah pedas") mungkin yang paling terkenal, meskipun ada juga yang lain seperti chaat masala, yang lebih tajam, dan tandoori masala, yang dibaluri daging seperti ayam.

Buah dan sayur

[sunting]

Beragamnya iklim di Asia Selatan memungkinkan orang dapat menemukan beragam buah dan sayur. Buah-buahan biasanya diberi bumbu garam atau masala untuk meningkatkan rasa dan melancarkan pencernaan.

  • Mangga Alphonso sangat terkenal dan dihargai di antara buah-buahan India.
  • Syzygium cumini, dikenal dengan banyak nama seperti jamblang, jambu keling, atau arbei hitam India, adalah buah berwarna ungu tua dan asam yang ditemukan di seluruh anak benua dan paling sering digunakan dalam sirup, selai, minuman dingin, dan sorbet.
  • Malaka (Phyllanthus emblica) adalah buah bulat berwarna hijau kekuningan dengan rasa asam dan pahit. Meskipun dapat dimakan mentah, sebagai acar, atau jus, buah ini biasanya disantap dalam bentuk sirup atau manisan yang disebut amla murabba.
  • Sawo, yang disebut chiku atau sapota, tergantung daerahnya, tersedia hampir sepanjang tahun. Sawo dimakan mentah begitu saja, juga ditambahkan ke berbagai minuman, shake, dan dijadikan sebagai rasa es krim.

Kacang-kacangan

[sunting]

Tingginya tingkat vegetarianisme di Subbenua India menjadikan kacang-kacangan sebagai sumber protein yang berharga. Almond sangat sering dikonsumsi di wilayah Asia Selatan bagian utara, sementara kelapa sering dipakai dalam hidangan India Selatan, Sri Lanka, dan Maladewa. Badam hijau atau Pistasio juga sangat dihargai, dan kulfi pistasio adalah salah satu rasa paling umum dari es krim yang dijual di India.

Kacang mete digunakan sebagai hiasan manisan dan kari, dan juga digiling menjadi pasta yang digunakan untuk mengentalkan saus. Wilayah Goa terkenal dengan kacang mete berukuran besarnya, yang juga diolah menjadi minuman beralkohol.

Daging dan hidangan laut

[sunting]
Ayam adalah salah satu daging paling populer di Asia Selatan. Salah satu hidangan daging ayam yang paling populer yaitu Ayam Tandoori

Karena babi dianggap diharamkan dalam Islam, dan sapi diharamkan dalam agama Hindu, maka daging kambing, domba, dan ayam adalah jenis daging yang paling populer di Asia Selatan. Perlu diketahui bahwa setiap kali melihat hidangan yang mengandung "mutton" di Asia Selatan, itu terutama merujuk pada daging kambing, bukan daging domba tua seperti di negara-negara berbahasa Inggris. Di restoran India dan Asia Selatan di luar negeri, kemungkinan besar akan disebut sebagai daging kambing untuk menghindari kesalahpahaman.

Karena banyak gerakan keagamaan yang mengajarkan etika hewan, banyak hidangan bersifat vegetarian atau vegan. Pengecualian penting dari kebiasaan menghindari daging babi dalam makanan India adalah di wilayah Goa, di mana hidangan bernana vindaloo diperkenalkan oleh penjajah Portugal, sebagai hidangan daging babi dan bawang putih dalam anggur atau cuka, dan kemudian dipadukan dengan cita rasa lokal menjadi hidangan pedas yang dikenal di seluruh dunia saat ini. Daging babi juga merupakan daging pokok di India Timur Laut.

Makanan laut dan ikan umum ditemukan di wilayah pesisir dan beberapa wilayah riparian. Ilish, juga dikenal sebagai hilsa, adalah ikan yang berkerabat dekat dengan ikan haring dan merupakan makanan pokok hidangan Bengali, yang konon dimasak dengan lebih dari 50 cara berbeda.

Hidangan

[sunting]

Asia Selatan memiliki beragam hidangan, banyak di antaranya telah dikenal dan disantap di seluruh wilayah dan mancanegara, sementara yang lainnya tetap menjadi hidangan lokal. Bagian ini akan berfokus pada hidangan gurih. Untuk hidangan manis, lihat bagian "Kue Manis dan Hidangan Penutup" di bawah.

Kari

[sunting]
Berbagai jenis hidangan kari

Kari adalah hidangan berbahan dasar herba dan rempah-rempah, bersama daging atau sayuran. Kari bisa "kering" atau "basah" tergantung jumlah cairannya. Di wilayah pedalaman India Utara dan Pakistan, yogurt atau saus kacang mete biasanya digunakan dalam kari untuk memberikan tekstur yang lembut, sedangkan di India Selatan dan beberapa wilayah pesisir lainnya di anak benua India, paling sering menggunakan santan.

Kari berbahan dasar daging yang terkenal meliputi:

  • Ayam mentega – hidangan yang relatif modern yang diciptakan pada tahun 1950-an oleh restoran Moti Mahal di Delhi, hidangan yang terdiri dari ayam yang dimasak dalam saus tomat dan mentega berbumbu ringan ini bisa dibilang merupakan kari India paling terkenal di dunia. Cocok dipadukan dengan roti naan dan/atau nasi basmati.
  • Rogan josh – kari Kashmir yang harum, di mana daging domba atau kambing yang direbus diberi bumbu dan warna dengan bunga alkanet, cabai Kashmir, dan rempah-rempah yang lebih menekankan aroma daripada rasa pedas, seperti cengkeh, kayu manis, dan kapulaga.
  • Vindaloo – kari pedas dari Goa di mana daging (biasanya babi) direndam dan dimasak dengan cuka, cabai, dan beragam rempah lainnya. Terkadang kentang potong dadu ditambahkan.
  • Laal Maas – yang secara harfiah berarti "Daging Merah", dimasak menggunakan yogurt, bawang putih, dan cabai Mathania dalam jumlah banyak, yang menjadi asal nama dan warna merah tua hidangan ini. Awalnya, daging yang digunakan adalah daging buruan liar seperti babi hutan atau rusa, dan hidangan ini dibuat untuk keluarga kerajaan di Kerajaan Mewar di Rajasthan Selatan. Saat ini, daging kambing atau domba juga digunakan.
  • Nihari – semur kental tepung yang terdiri dari betis sapi, kambing, atau domba, dan sumsum tulang, direndam dalam bumbu dan dimasak perlahan selama enam hingga delapan jam. Berasal dari dapur kerajaan Mughal di Delhi dan Lucknow, hidangan ini telah menjadi sangat terkait dengan hidangan Pakistan, meskipun juga tersedia di seluruh India Utara.
  • Jalfrezi – hidangan perpaduan India-Tiongkok yang berasal dari Benggala di mana daging (biasanya ayam), cabai hijau, paprika, dan bawang bombai ditumis dan dimasukkan ke dalam kari.

Ada berbagai macam kari makanan laut yang ditemukan di seluruh wilayah pesisir Asia Selatan.

  • Chingri malai – hidangan Bengali yang terbuat dari udang yang dimasak dalam saus santan yang dibumbui kunyit, mustard (moster), cabai, dan rempah-rempah lainnya. Hidangan ini disajikan dengan nasi dan sangat populer di acara pernikahan Bengali.

Kacang-kacangan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan protein komunitas vegetarian dan semi-vegetarian di Asia Selatan. Beberapa kari berbahan dasar kacang-kacangan yang paling terkenal yaitu:

  • Rajma – kacang merah yang dicampur dengan tomat, bawang bombai, dan beragam rempah. Rajma merupakan hidangan khas Punjab. Biasanya dipadukan dengan nasi basmati, meskipun tetap lezat jika disantap dengan roti pipih apa pun.
  • Channa masala – kari buncis (kacang arab) dengan keseimbangan rasa pedas dan tajam, yang terakhir menggunakan bubuk delima kering atau bubuk mangga kering. Dapat dibuat dengan buncis putih, jenis yang ditemukan di seluruh dunia, atau dengan buncis hitam, jenis buncis yang lebih kecil, lebih gelap, dan lebih padat yang unik di anak benua India dan memiliki rasa yang lebih pedas. Di warung-warung kaki lima di India Utara dan Pakistan, channa masala biasanya disajikan dengan roti pipih bhatoora atau kulcha.
  • Lobia – hidangan kacang polong hitam yang menggunakan banyak jahe, bawang bombay, dan jus lemon.
  • Hara Dhaniya Cholia – hidangan dari Haryana yang berbahan dasar kacang arab hijau dan daun ketumbar. Hidangan ini secara tradisional disantap selama musim dingin.
  • Dal Makhani – hidangan yang dinikmati di seluruh India Utara, terbuat dari urad dal (kacang hitam) yang dimasak lambat, rempah-rempah, dan terkadang kacang merah. Hidangan ini sering disantap dengan roti naan atau nasi.

Kari dengan produk susu sebagai bahan utama lazim di India Utara dan Pakistan.

  • Palak paneer – potongan paneer berbentuk kubus yang dilapisi dengan saus bayam yang dihaluskan
  • Kadhi – kari yang terbuat dari yoghurt asam dan tepung gram, lalu dibumbui dengan rempah-rempah. Versi India Utara lebih kental, berwarna keemasan, dan biasanya berisi pakora (gorengan), sementara versi Gujarati lebih encer dan berwarna lebih putih.

Kari yang mengutamakan sayuran dapat ditemukan di mana-mana di Asia Selatan dan dapat juga dimakan sebagai makanan utama oleh non-vegetarian.

  • Aloo gobi – kari kering yang biasanya menggabungkan kentang dan kembang kol, diberi banyak rasa jintan dan berubah warna menjadi keemasan dengan kunyit.

Hidangan nasi

[sunting]
  • Biryani – hidangan gurih dari daging (secara tradisional kambing, meskipun ayam, domba dan sapi juga digunakan sebagai alternatif), nasi dan rempah-rempah yang populer di sebagian besar Subbenua dan sekitarnya. Dibawa oleh Mughal, hidangan ini dikaitkan dengan komunitas Muslim dan hadir dalam berbagai gaya di seluruh Asia Selatan dan di antara komunitas India di luar negeri, tetapi gaya yang paling terkenal adalah versi yang disajikan di Hyderabad. Ini mirip dengan beberapa hidangan nasi Timur Tengah seperti kabsa, mandi dan mansaf. Hidangan yang terkait tetapi berbeda adalah pulao. Perbedaan utama antara keduanya adalah nasi dalam biryani direbus terlebih dahulu dan kemudian ditiriskan airnya, sementara pulao nasi menyerap air atau kaldu, selain itu bahan biryani (daging, nasi dan sayuran) dimasak secara terpisah dan kemudian disatukan dalam beberapa lapisan, sedangkan pulao bahan ditumis bersama tanpa pelapisan yang terlibat.
  • Nasi lemon atau Chitranna – hidangan India Selatan yang populer di Karnataka, dibuat dengan membumbui nasi dengan kacang arab, kacang hitam, kacang tanah, biji sawi, kunyit, dan air perasan lemon dalam jumlah banyak, yang memberikan rasa asam khasnya. Bahan-bahan lain seperti kacang mete, buncis, cabai, dan bawang bombai bersifat opsional. Hidangan ini dapat disantap kapan saja, meskipun biasanya disantap saat sarapan. Dapat disantap begitu saja atau disajikan dengan chutney atau raita (bumbu yoghurt).
  • Bhuga chawal – hidangan khas Sindhi berupa nasi panggang dan kecokelatan yang direndam dalam bumbu dan bawang goreng. Sering disantap dengan Sai Bhaji (kari yang terdiri dari lentil, bayam, dan sayuran hijau lainnya seperti dill, fenugreek, dan sorrel).
  • Chivda – hidangan renyah dan lezat dengan nasi pipih atau poha sebagai bahan utamanya. Chivda dapat dibuat dengan berbagai cara, tetapi biasanya berisi berbagai macam kacang, kismis, serpihan kelapa, dan daun kari.

Kue gurih

[sunting]
  • Appam (juga disebut Appa) – kue crepes berbentuk mangkuk yang terbuat dari adonan beras fermentasi dan santan. Hidangan ini merupakan hidangan sarapan populer di India Selatan, terutama Kerala, dan Sri Lanka. Variasi yang umum adalah muttai appam , yaitu telur yang dipecahkan ke tengah appam saat dimasak.
  • Dosa (disebut thosai dalam bahasa Tamil) – kue crepes gurih berbahan nasi dan lentil yang merupakan makanan pokok India Selatan, seperti di Tamil Nadu dan Karnataka. Dosa ini sering diisi, misalnya dengan campuran kentang, bawang bombai, dan rempah-rempah (jenis dosa ini disebut masala dosa), tetapi ada banyak jenis isian yang tersedia. Masala dosa "rava" (semolina) dari Mysore sangat terkenal.
  • Dhokla – camilan gurih kukus beragi yang berasal dari Gujarat , bertekstur seperti kue dan terbuat dari adonan beras, kacang arab, dan/atau lentil. Jenis yang paling populer adalah khaman dhokla yang terbuat dari tepung kacang arab, dihiasi biji sawi, daun kari, dan cabai hijau, dan biasanya disajikan dengan catni merah atau hijau. Dhokla disantap sebagai menu sarapan, hidangan pembuka, atau sebagai camilan dengan teh.
  • Handvo – terkadang disebut sebagai sepupu dhokla yang kompleks, handvo adalah kue gurih khas Gujarati yang dibuat dengan adonan beras, lentil, dan yoghurt serta diisi dengan labu botol, meskipun sayuran lain juga dapat digunakan dalam isiannya.
  • Idli – kue gurih kukus berbentuk patty yang berasal dari India Selatan dan terbuat dari kacang hitam dan adonan beras yang difermentasi. Populer sebagai menu sarapan dan terasa hambar begitu saja, idli disajikan dengan catni kelapa, sambar (semur lentil dan sayuran), atau rasam (sup asam jawa). Variasi lainnya termasuk idli yang terbuat dari rava (semolina) atau ragi (milet).
  • Utthapam – panekuk gurih. Seperti masala dosa, panekuk ini merupakan makanan pokok India Selatan dan tersedia dalam berbagai variasi. Tidak seperti masala dosa, panekuk ini lebih tebal dan tidak digulung di atas isian, melainkan berisi bahan-bahan yang diolah menjadi adonan.

Kebab

[sunting]
Kebab seekh daging kambing dengan irisan tomat, bawang bombay dan catni.

Dalam konteks Asia Selatan, kebab merujuk pada berbagai hidangan daging panggang, yang seringkali dimasak dengan tusuk sate, tetapi tidak sering. Kebab diperkenalkan ke wilayah ini pada masa pemerintahan Kesultanan Delhi dan berkembang serta menjadi lebih kaya rasa selama era Mughal. Di India, versi vegetarian kebab juga telah diciptakan. Kebab banyak ditemukan di jajanan kaki lima dan juga disajikan sebagai hidangan pembuka di restoran.

  • Kebab Seekh – daging giling atau cincang yang dicampur dengan bumbu, dibentuk seperti sosis pada tusuk sate, dan dipanggang di atas panggangan api. Kebab Seekh adalah hidangan kebab paling umum yang bisa Anda temukan di restoran.
  • Kebab Reshmi – potongan ayam tanpa tulang yang dilumuri bumbu halus yogurt, krim, dan pasta kacang mete, lalu dipanggang. Kebab ini renyah di luar, namun lembut dan lezat di dalam.

Makanan ringan

[sunting]

Minuman

[sunting]

Bumbu-bumbu

[sunting]

Manisan dan makanan penutup

[sunting]

Restoran

[sunting]

Lihat juga

[sunting]